News Ticker
  • Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai
  • Tabrakan Truk Molen dan Motor di Malo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-luka
  • Pemprov Jatim dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset Strategis Wujudkan Hilirisasi Inovasi
  • ASN Blora Kumpulkan Rp 370 Juta Lewat Gerakan Kencleng untuk Santuni Anak Yatim
  • Mengenal Makanan Penurun Kortisol untuk Mengelola Hormon Stres dan Menjaga Keseimbangan Tubuh
  • Waspada Pencatutan Nama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah untuk Modus Penipuan
  • Sambut Peluncuran KA Anggrek, KAI Daop 8 Surabaya Manjakan Penumpang dengan Bingkisan Spesial
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Insiden di Bekasi Timur Ganggu Perjalanan KA, Daop 8 Surabaya Lakukan Penyesuaian Operasi
  • Gubernur Khofifah Targetkan Jawa Timur Jadi Pusat Substitusi Impor Infus Nasional
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Bimtek Kearsipan, Upaya Menuju Standar Nasional
Normatif Siap Rilis Album Terbaru 'Normatif II: Kejar Dunia 9-5'

Normatif Siap Rilis Album Terbaru 'Normatif II: Kejar Dunia 9-5'

Hiburan - Duo alternatif rock asal Jakarta, Normatif, akan merilis album penuh kedua mereka berjudul "Normatif II: Kejar Dunia 9-5" pada 30 Oktober 2025. Album ini akan berisi 10 lagu yang melanjutkan kisah dari EP "Kejar Dunia" (2024) dan membahas tentang fase kehidupan seorang fresh graduate yang baru menyadari konsekuensi dari pilihan hidupnya.

Album "Normatif II: Kejar Dunia 9-5" merupakan lanjutan dari kisah yang dimulai pada EP "Kejar Dunia". Duo ini, yang beranggotakan Adri (gitar) dan Ical (vokal), mengajak pendengar menelusuri narasi dua fase kehidupan yang saling berkelindan: masa mahasiswa semester akhir dan tahun pertama kehidupan sebagai pekerja kantoran. 

Adri mengatakan, melalui Normatif Kejar Dunia 9-5, Normatif mengajak pendengar menelusuri narasi dua fase kehidupan yang saling berkelindan: masa mahasiswa semester akhir dan tahun pertama kehidupan sebagai pekerja kantoran. Jika EP Kejar Dunia menggambarkan pergulatan seorang mahasiswa akhir yang mulai meninggalkan mimpi masa kecil demi stabilitas hidup, maka album Normatif II: Kejar Dunia 9-5 menghadirkan sudut pandang lanjutan seorang fresh graduate yang baru menyadari konsekuensi dari pilihan tersebut.

Proses penulisan berlangsung selama dua tahun, di mana tahun pertama dikerjakan saat mereka masih menjadi mahasiswa tingkat akhir, dan tahun kedua ketika keduanya mulai menjalani kehidupan baru sebagai fresh graduate dan karyawan penuh waktu.

Artwork cover album terbaru Normatif, 'Normatif II: Kejar Dunia 9-5'

 

Lima lagu dari EP sebelumnya (Menyembah Dunia, Ijazah di Lemari Berdebu, Alarm Berbunyi, Kelas Pekerja, dan Diantara Reruntuh) mewakili fase idealisme yang mulai memudar. Sementara lima lagu terbaru (Formatif, Balap Tikus, 9 Pagi, 3 Tahun Lalu, dan 5 Sore) merekam perasaan sesak, rutinitas monoton, serta penyesalan seorang pekerja muda yang terjebak dalam sistem kerja yang mengekang.

“Album ini adalah refleksi dari perjalanan kami dan banyak orang di usia dua puluhan: ketika realita pekerjaan ternyata tidak seindah yang dijanjikan,” ujar Adri. “Kami ingin mengarsipkan suara-suara lelah, kecewa, dan jujur dari mereka yang sedang berusaha berdamai dengan hidup 9-to-5.”

Lagu Balap Tikus dipilih sebagai focus track dari album ini. Lagu tersebut mengkritik sistem kapitalis perkantoran yang mendorong karyawan berlomba-lomba mengejar validasi, promosi, dan bonus tanpa batas yang jelas hingga tanpa sadar terjebak dalam lingkaran kompetisi tak berujung.

"Terinspirasi dari istilah rat race, lagu ini menggambarkan bagaimana budaya kerja modern mengaburkan batas antara benar dan salah, dan perlahan mengikis makna personal serta keseimbangan hidup," jelas Adri.

Istilah rat race sendiri berakar dari eksperimen laboratorium abad ke-20, di mana tikus berlari tanpa tujuan di roda berputar. Pada dekade 1940–1950-an, istilah ini berkembang menjadi metafora sosial bagi para pekerja kantoran yang hidup dalam rutinitas tak berujung sebuah refleksi yang masih relevan hingga hari ini.

Sebagai bagian dari kampanye perilisan Normatif II: Kejar Dunia 9-5, Normatif akan menghadirkan rilisan fisik dalam bentuk CD dan merchandise eksklusif (t-shirt), pada akhir tahun 2025. Duo ini juga tengah menyiapkan showcase perilisan album dan tur album di awal tahun 2026 untuk menyapa para pendengar di berbagai kota di Indonesia.

Melalui Normatif II: Kejar Dunia 9-5, Normatif tidak hanya melanjutkan kisah dari EP sebelumnya, tetapi juga memperdalam narasi tentang realitas dunia kerja tentang ambisi, penyesalan, dan pencarian makna di tengah rutinitas.

"Ini merupakan sebuah karya yang akan terasa personal bagi siapa pun yang pernah terjebak dalam balap tikus,” pungkas Andri. (red/toh)

Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menemukan Makna di Tengah Langkah yang  Belum Selesai

Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai

Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, banyak orang mulai mempertanyakan kembali arah perjalanan mereka. Target demi target dikejar, pencapaian ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1778529345.0362 at start, 1778529345.51 at end, 0.47372984886169 sec elapsed