Review Film The Secret Agent, Kisah Ketidakpastian yang Mencekam
Selasa, 24 Februari 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Berlatar di Recife, Brasil, pada tahun 1977, film ini mengikuti perjalanan misterius seorang pria bernama Armando (diperankan dengan subtil oleh Wagner Moura). Ia tiba di kota tersebut di tengah keriuhan karnaval yang anehnya bersimbah darah—berita menyatakan 91 orang tewas dan potongan kaki manusia ditemukan di dalam perut hiu macan.
Armando hidup dalam penyamaran dengan nama "Marcelo". Ia tinggal di apartemen pengungsian, bekerja di kantor pendataan penduduk, dan mencoba menjalin kembali hubungan dengan putranya yang tinggal bersama mertuanya sejak istrinya meninggal. Namun, di balik rutinitasnya, ada identitas dan rencana besar yang ia sembunyikan rapat-rapat.
Sutradara Kleber Mendonça Filho (yang sebelumnya sukses lewat Bacurau) tidak menyajikan film spy-thriller konvensional. Alih-alih aksi bombastis, ia membangun ketegangan lewat kesunyian, gerak kamera yang presisi, dan penyuntingan yang memupuk kecemasan penonton sejak adegan pembuka di SPBU.
Film ini mengambil inspirasi dari sinema grindhouse kelas B namun dengan pendekatan yang jauh lebih tenang dan artistik. Dengan durasi 161 menit, penonton diajak menyelami era di mana kebebasan berpesta liar berjalan beriringan dengan represi penguasa yang gemar membungkam suara-suara vokal melalui berita palsu dan pengalihan isu.
Wagner Moura memberikan penampilan yang luar biasa. Tatapan matanya yang sendu menggambarkan beban masa lalu dan ketidakpastian masa depan. Karakternya adalah representasi dari individu yang mencoba bertahan hidup di bawah radar otoritas yang korup.
Naskah film ini tergolong kompleks dan ambisius. Alurnya tidak linear, sering berpindah latar waktu (bahkan hingga ke masa sekarang), dan dipenuhi subplot yang mungkin terasa berantakan bagi sebagian orang. Namun, kerumitan ini justru menjadi kekayaan narasi yang menunjukkan bagaimana sejarah seringkali dikubur atau diputarbalikkan oleh mereka yang berkuasa.
The Secret Agent bukan sekadar hiburan eskapisme. Film ini adalah pengingat pahit tentang bagaimana kebenaran sering kali disembunyikan di balik pertumpahan darah dan "kunci" bernama lupa atau fitnah. Penutupnya yang senyap dan tidak bombastis justru memberikan kesan yang jauh lebih menyesakkan dan mendalam.
Sebuah karya yang menuntut kesabaran namun memberikan kepuasan emosional dan intelektual yang tinggi bagi penikmat sinema thriller yang kompleks. Sangat pantas film ini masuk jajaran nominasi Best Picture di Academy Awards (Oscar) 2026.
------------------------------------------------------------------------------
Sutradara: Kleber Mendonça Filho Pemeran Utama: Wagner Moura, Hermila Guedes, Gabriel Leone, Tahun Rilis: 2025/2026 (Latar cerita 1977), Genre: Thriller / Drama, Rating: Sangat Bagus





















.sm.jpg)
-dirut-bulog-21.sm.jpg)





.md.jpg)


