News Ticker
  • Remaja di Kapas, Bojonegoro Tertangkap Curi 8 Bungkus Rokok, Polisi Tempuh 'Restorative Justice'
  • Tabrak Truk Parkir, Pemotor di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal di TKP
  • Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Lebaran, Larang ASN Terima Gratifikasi dan Gunakan Fasilitas Dinas
  • Bupati Bojonegoro Sapa Awak Media di Acara Bukber, Tekankan Sinergi yang Baik
  • Gubernur Khofifah Tegaskan THR di Jatim Wajib Dicairkan Paling Lambat H-7 Lebaran
  • Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Kota Ditemukan Meninggal
  • BGN Luruskan Anggaran MBG, Bahan Baku Hanya Rp8.000–Rp10.000 per Porsi
  • Sambut Ramadan 2026, Indeks Kepercayaan Industri Capai Titik Tertinggi Kedua Sepanjang Sejarah
  • Review Film Iron Lung, Teror dalam Ruang Sempit Berdarah
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Forum Satu Data Lintas Sektor, Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Arah Pembangunan yang Inklusif dengan Perkuat Peran Pokja PUG
  • Pemprov Jatim Siarkan Langsung Tadarus Quran dari Grahadi, Libatkan ASN Lintas Instansi
  • ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026
  • Bahaya Ngabuburit di Jalur Kereta Api, KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Sanksi Denda Rp15 Juta
  • Dalam FGD Raperda BMD, DPRD Bojonegoro Soroti Pentingnya Penataan Aset Daerah yang Terintegrasi
  • Peringati HPSN 2026, Pemkab Blora Lakukan Aksi Nyata Bersih-Bersih Lingkungan Kota
  • Turun Rp 45.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.023.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro Meriahkan Safari Ramadan di Sumberrejo dengan Pasar Murah
  • Review Film The Secret Agent, Kisah Ketidakpastian yang Mencekam
  • Tegaskan Bebas Pungutan di Jembatan TBB Ngraho, Pemkab Bojonegoro Pasang Portal Demi Lindungi Aset
  • Jatim Jadi Episentrum Mudik 2026, Menhub dan Khofifah Matangkan Kesiapan Angkutan Lebaran
  • Naik Rp 40.000, Harga Emas Antam Hari Ini jadi Rp 3.068.000 per Gram
  • Menjaga Lambung Tetap Nyaman, Inilah Waktu Terbaik Konsumsi Kopi Selama Jalankan Ibadah Puasa
  • Selama Bulan Ramadan, CFD di Alun-Alun Bojonegoro Sementara Ditiadakan
Tri Astutik dan Rumah Batik Sekar Rinambat Ciptakan Berbagai Motif Lokal

Tri Astutik dan Rumah Batik Sekar Rinambat Ciptakan Berbagai Motif Lokal

Bojonegoro -Tri Astutik nampak berbakat dalam membatik. Jari-jarinya dengan penuh kelembutan membentuk pola bunga indah pada sehelai kain putih polos. Ia tenang mengambil canting, mencelupkannya ke dalam malam panas, lalu menggoreskannya mengikuti sketsa pensil hingga motif itu tertutup lapisan lilin kekuningan yang melindungi warna asli kain.

Tri Astuti, atau yang akrab disapa Tutik, adalah Ketua Kelompok Batik Sekar Rinambat dari Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Membatik sudah menjadi bagian dari kesehariannya. Pada hari Kamis, (18/12/2025) lalu saat mengikuti Lomba Desain Motif Batik Bunga di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, ia dengan sabar memperagakan teknik nyanting yang dipelajarinya.

Perjalanan Tutik di dunia batik tak lepas dari dukungan yang ia terima. Pada tahun 2016, ia menjadi salah satu perempuan berdaya yang dibina oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) bersama ADEMOS. Beberapa bulan lalu, ia juga bergabung dengan DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bojonegoro, yang semakin memperluas jaringan dan peluang usahanya.

Kini, kelompok yang dipimpinnya menghasilkan berbagai motif khas Bojonegoro yang sarat makna, seperti Agni Amerta, Sewu Sendang, Mliwis Putih, Wonocolo, dan Waduk Pacal. Setiap motif mencerminkan keunikan dan keindahan daerah penghasil migas dan budaya kaya ini.

Soal harga, batik produksi Sekar Rinambat cukup beragam agar bisa dijangkau banyak kalangan. Batik cap yang lebih cepat prosesnya dibanderol mulai Rp70.000 hingga Rp250.000 dan menjadi favorit pembeli karena praktis serta terjangkau. Sementara batik tulis asli, yang membutuhkan ketelatenan ekstra, harganya mulai Rp300.000 hingga bisa mencapai Rp1 juta untuk kain bermotif penuh.

"Biasanya pembeli mencari yang harga di kisaran Rp150.000–Rp160.000," jelas Tutik.

Ia berharap, dengan semakin sering mengikuti pameran dan lomba, semakin banyak orang yang jatuh cinta pada batik Bojonegoro. Tak hanya sebagai produk usaha, tapi juga sebagai cara mengajak masyarakat bangga mengenakan karya anak bangsa.(red/toh)

 

Reporter: Tim Redaksi 
Editor: Mohamad Tohir 
Publisher: Mohamad Tohir 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1772620701.3169 at start, 1772620702.0561 at end, 0.73923516273499 sec elapsed