News Ticker
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Insiden di Bekasi Timur Ganggu Perjalanan KA, Daop 8 Surabaya Lakukan Penyesuaian Operasi
  • Gubernur Khofifah Targetkan Jawa Timur Jadi Pusat Substitusi Impor Infus Nasional
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Bimtek Kearsipan, Upaya Menuju Standar Nasional
  • Petani Bojonegoro Peringkat Kedua Nasional Serap Pupuk Organik di Tengah Krisis Regenerasi
  • Integritas Aparatur Menjadi Kunci Perbaikan Sistem Pengendalian Korupsi di Bojonegoro
  • Angkutan Pelajar Gratis di Bojoneogro Mulai Aktif Kembali
  • Pemprov Jatim Borong Penghargaan Nasional di Peringatan Hari Otonomi Daerah
  • Perkuat Ketahanan Pangan, Program KOLEGA Bojonegoro Sasar 335 Keluarga Penerima Manfaat Tahun 2026
  • Optimalkan Pencegahan Korupsi, BPKP Pusat Jadikan Bojonegoro Percontohan Nasional
  • Perkuat Tata Kelola, 430 Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Ikuti Bimtek Laporan Keuangan
Jalan Getas-Randublatung-Ngawi Mulus, Warga Getas Gelar Tumpengan

Jalan Getas-Randublatung-Ngawi Mulus, Warga Getas Gelar Tumpengan

Blora – Warga Desa Getas, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora menggelar tumpengan dan potong pita di perempatan desa setempat. Selasa malam (11/03/2025).
 
Agenda ini digelar dalam rangka tasyakuran jalan Getas-Randublatung hingga tembus Ngawi yang selesai dibangun dan mulus.
 
Dalam acara ini, seluruh masyarakat berkumpul di satu titik berbondong bondong membawa nasi bercampur bumbu yang dikumpulkan di satu tempat dan di gelar doa bersama.
 
 
 
 
Bupati Blora Arief Rohman juga dalam sambutanya mengaku senang bisa hadir di Desa Getas.
 
“Alhamdulillah berkat inpres dari Pak Presiden jalan Getas-Randublatung tembus Ngawi dibangun mulus. Getas sekarang seperti kota nggeh. Jalannya mulus. Mau ke Randublatung cepat. Ke Ngawi juga cepat, semoga bermanfaat dan berkah untuk semuanya," tutur Bupati.
 
 
Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Blora telah menganggarkan untuk membangun dua ruas jalan kabupaten penghubung Getas-Tlogotuwung-Gempol.
 
"Kita sudah anggarkan Getas menuju Gempol tahun ini nanti dibangun," ujar Bupati Arief.
 
Menurut Bupati, ini menjadi komitmen Pemkab Blora untuk meneruskan program pembangunan infrastruktur daerah.
 
"Pengennya ya dibangun semua. Tapi Blora itu luas, jadi harus dibagi bagi dengan wilayah Kecamatan lainnya juga. Kita optimis dalam lima tahun ke depan seluruh jalan kabupaten akan mulus tuntas," kata Bupati Arief.
 
 
 
 
Anggota DPRD Kabupaten Blora, Warsit yang hadir dalam acara tersebut juga mengapresiasi atas kegigihan Bupati Blora bersama jajarannya yang telah berhasil membangun jalan dari Randublatung-Getas hingga tembus Ngawi dengan mulus.
 
"Selama ini jalan getas ini tidak pernah baik, berkat Pak Bupati lobi pusat terus Alhamdulillah jalan getas bagus," tutur Warsit.
 
 
 
Kepala Desa Getas Subowo mengaku senang atas dibangunnya jalan Randublatung-Getas hingga tembus Ngawi ini.
Menurut Subowoi, sekarang kalau mau ke Randublatung atau ke kota lebih cepat. Dulu kalau ke Randublatung butuh waktu 30 menit hingga satu jam, sekarang hanya 15 menitan.
 
"Alhamdulillah dengan dibangunnya jalan ini sekarang getas ramai, aksesnya sekarang juga bagus semoga ke depannya tentu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat getas dan sekitarnya," tutur Subowo. (teg/imm)
 
Penulis: Priyo
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia modern bergerak seperti kereta tanpa rem, sangat cepat, bising, dan sering kali membingungkan. Setiap hari kita disuguhi informasi yang ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1778257426.129 at start, 1778257426.617 at end, 0.48796892166138 sec elapsed