News Ticker
  • Kabar Duka! Sesepuh Sedulur Sikep Blora, Mbah Pramugi, 'Ganti Sandangan'
  • Sejumlah Sopir Truk Diduga Dimintai Uang saat Melintas di Portal Jembatan TBB, Ngraho, Bojonegoro
  • Kakek 82 Tahun di Ngasem, Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan
  • Seorang Perempuan Penderita Sakit Lumpuh di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Kembali Naik Rp 68.000, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Tembus Rp 3 Juta per Gram
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Naik Rp 28.000 jadi Rp 2.944.000 per Gram
  • Check-out Sekarang, Pay Later, Film Komedi Tentang Potret Satir Jeratan Pinjol
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Rencana Jalan Lingkar Selatan Terintegrasi Flyover, Target Mulai Tahap Desain Detail 2026
  • Pegiat Lingkungan Bojonegoro Kolaborasi Ekspedisi Pencarian Anggrek Larat Hijau di Hutan
  • Naik Rp 38.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.916.000 per Gram
  • Harga Daging Ayam Ras dan Telur Masih Tinggi di Atas Acuan, Pemerintah Bantah Imbas Program MBG
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Upacara Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Lantas
  • Turun Rp 40.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.878.000 per Gram
  • Seorang Pemuda Terduga Pelaku Curanmor asal Lamongan Diamankan Warga Kepohbaru, Bojonegoro
  • Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit
  • Tabrakan Motor di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-Luka
  • Kemenhut Amankan Tersangka Pemilik Satwa Dilindungi di Sulawesi
  • Turun Rp 43.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.904.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Verifikasi dan Validasi DTSEN Serentak di Seluruh Desa
  • Usai Panen Jagung, Seorang Petani di Bubulan, Bojonegoro Ditemukan Meninggal Tenggelam
  • Kecelakaan di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pengendara Sepeda Listrik Meninggal
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis Rp 14.000 jadi Rp 2.954.000 per Gram
  • Pleret, Jajalan Tradisional Langka yang Gurih dan lembut
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Naik Rp 20.000 jadi Rp 2.940.000 per Gram
Ditinggal Pergi ke Luar Kota, Rumah Warga Kedungadem, Bojonegoro Terbakar

Peristiwa Kebakaran

Ditinggal Pergi ke Luar Kota, Rumah Warga Kedungadem, Bojonegoro Terbakar

Bojonegoro - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Senin malam (02/09/2024).
 
Kebakaran kali ini menghanguskan rumah milik Halimah Yahya (53) yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Drokilo RT 021 RW 001, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
 
 
Saat kejadian, korban sedang pergi ke luar kota untuk menghadiri acara wisuda anaknya dan rumah dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
 
Namun, seluruh bangunan rumah berikut isi dan perabotan yang ada di dalam rumah, serta surat-surat berharga, hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai sebesar Rp 300 juta.
 
Dugaan sementara, penyebab kebakaran atau sumber api berasal korsleting listrik. Api cepat membesar karena sebagian besar rumah terbuat dari kayu.
 
 
 
 
 
Kapolsek Kedungadem, Polres Bojonegoro Inspektur Satu (Iptu) M Sholeh, menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada awalnya saat tetangga korban lewat depan rumah korban melihat ada api yang berasal dari atap rumah korban.
 
“Mengetahui kejadian tersebut lalu saksi mencari warga sekitar untuk membantu memadamkan api, sambil meminta bantuan ke Dinas Kebakaran.” kata Kapolsek Iptu M Sholeh.
 
 
Tidak lama berselang, datang tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api.
 
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB, dengan dibantu Dinas Damkar Pos Kedungadem, Baureno, dan Temayang,” kata Kapolsek.
 
Kapolsek menjelaskan bahwa saat itu, korban atau pemilik rumah, Halimah Yahya, sedang pergi ke luar kota untuk menghadiri acara wisuda anaknya.
 
“Api diperkirakan berasal dari korsleting listrik lalu menjalar ke atap rumah,” kata Kapolsek.
 
 
Akibat kejadian tersebut bangunan rumah milik korban berukuran panjang 20 meter, lebar 7 meter, berikut perabotan dan barang-barang berharga milik korban hangus terbakar.
 
“ Kerugian material ditaksir mencapai 300 juta rupiah. Barang-barang milik korban yang masih tersisa disimpan di rumah tetangga dan di jaga oleh perangkat desa setempat,” kata Kapolsek.
 
 
 
 
Sebelumnya, sebuah gudang pengeringan tembakau (oven) milik Hasim (51), yang berlokasi di Desa Trate, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Senin (02/09/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.
 
Penyebab kebakaran atau sumber api berasal daun tembakau yang di-oven ada yang terjatuh di perapian, sehingga apinya membesar dan membakar daun tembakau yang berada di atas perapian hingga akhirnya membakar seluruh daun tembakau yang berada di dalam oven tersebut.
 
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun enam ton daun tembakau yang hampir kering yang ada di dalam oven tersebut hangus terbakar. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 45 juta. (red/imm)
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1771796681.3343 at start, 1771796681.8112 at end, 0.4769070148468 sec elapsed