News Ticker
  • Hendak Potong Pohon, Warga Balen, Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik
  • Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Gondang, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Polisi Amankan 9 Tersangka Penganiayaan yang Akibatkan Korban Meninggal di Kanor, Bojonegoro
  • Polisi Temukan Dugaan Pidana dalam Kecelakaan yang Akibatkan Korban Meninggal di Kanor, Bojonegoro
  • Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto Berikan Bonus ke Sejumlah Pemuda Berprestasi
  • Perkuat Komitmen, Sekretariat PPK di 16 Kecamatan di Blora Tandatangani Pakta Integritas
  • Pemkab Blora Telah Anggarkan Pembangunan Sejumlah Ruas Jalan di Tahun 2024
  • Usai Membela Timnas U-16, Pemain Sepak Bola asal Bojonegoro, Fadly Alberto Kembali ke Sekolah
  • Hadiah Rumah untuk Pemain Timnas U-16 asal Bojonegoro, Fadly Alberto, Diserahterimakan
  • Kecelakaan di Jembatan Glendeng Bojonegoro, Seorang Balita Meninggal Dunia Terlindas Truk
  • Polisi Selidiki Dugaan Pidana dalam Kecelakaan yang Akibatkan Korban Meninggal di Kanor, Bojonegoro
  • Tabrak Pembatas Jalan dan Terjatuh di Parit, Seorang Pemotor di Kanor, Bojonegoro Meninggal
  • Bagaimana Pertanian Ekologis Ramah Lingkungan Mengubah Nasib Petani di Kabupaten Bojonegoro
  • Gelar Konvoi, Ratusan Remaja Diamankan Polisi Bojonegoro
  • UNDIP Siap Bantu Pemkab Blora Tangani Stunting dan Kemiskinan
  • Bulan Muharam, Sejarah Awal Tahun Baru Islam
  • Bupati Ingin Petani Milenial di Blora Berkembang hingga ke Desa-desa
  • Truk Bermuatan Mie Instan Terbakar di Jalan Raya Ngulanan, Bojonegoro
  • Sekda Harap Finalis Duta Wisata Blora Bisa Jadi Entrepreneur Tourism
  • 16 Finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2024 Uji Talenta
  • Pembuka Festival Budaya Spiritual Kabupaten Blora 2024 Berlangsung Meriah
  • 4 Kesenian Asli Blora jadi Pembuka Festival Budaya Spiritual Kabupaten Blora 2024
  • Bermain Layang-layang, Seorang Anak di Bojonegoro Meninggal Tertabrak Kereta Api
  • Tabrakan Motor di Gayam, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka Ringan
Bermain Layang-layang, Seorang Anak di Bojonegoro Meninggal Tertabrak Kereta Api

Peristiwa Kecelakaan Kereta Api

Bermain Layang-layang, Seorang Anak di Bojonegoro Meninggal Tertabrak Kereta Api

Bojonegoro - Seorang anak laki-laki bernama M Bagaskara Arstiano (11), warga Kelurahan Sumbang RT 014 RW 004, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (07/07/2024) sekitar pukul 15.25 WIB meninggal dunia setelah tertabrak kereta api yang sedang melintas di rel kereta api bagian hulu (selatan) KM 124+200 turut Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
 
 
Dari data yang dihimpun, saat kejadian korban sedang bermain layang-layang di jalur kereta api, dan kereta api yang hendak melintas tersebut sudah membunyikan semboyan berkali-kali namun korban diduga kurang memperhatikan jalur kereta api karena terlalu fokus bermain layang-layang sehingga tertabrak kereta api tersebut.
 
Kereta api yang menabrak korban diketahui kereta api barang atau peti kemas (KA 2516) jurusan Jakarta-Surabaya yang melaju dari arah barat ke timur.
 
 
 

Petugas saat evakuasi korban tertabrak kereta api di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Minggu (07/07/2024) (Aset: dok istimewa)

 
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Supriyanto dikonfirmasi awak media ini membenarkan kejadian tersebut.
 
Menurutnya, kronologi kejadian tersebut bermula pada awalnya korban dan tiga temannya sedang bermain layang-layang di rel kereta api KM 124+200 turut Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.
 
 
Saat itu, dari arah timur ke barat ada kereta api Ambarawa dengan nomor loko 201 sedang melintas di rel bagian hilir (utara), dan saat bersamaan ada kereta api barang dengan nomor loko 2516 sedang melintas di rel bagian hulu (selatan).
 
“Karena korban sedang bermain layang-layang dan memperhatikan layang-layangnya sehingga korban tidak memperhatikan ada kereta api yang melintas, hingga akhirnya korban tertabrak kereta api barang tersebut,” kata Iptu Supriyanto.
 
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan terpental sekitar 20 meter dari titik lokasi kejadian.
 
 
Mengetahui kejadian tersebut, teman-teman korban langsung lari dan memberitahukan kepada warga sekitar, sehingga warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat terkait.
 
“Kemudian mayat korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.” kata Kasi Humas Iptu Supriyanto. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) secara bertahap menambah jumlah lampu penerangan jalan ...

Opini

Bulan Muharam, Sejarah Awal Tahun Baru Islam

Bulan Muharam, Sejarah Awal Tahun Baru Islam

Tanggal 07 Juli 2024, merupakan hari yang cukup istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, karena hari itu bertepatan dengan ...

Wisata

Masuk 50 Besar ADWI, Desa Wisata Bangowan, Blora Siapkan Diri Hadapi Visitasi

Masuk 50 Besar ADWI, Desa Wisata Bangowan, Blora Siapkan Diri Hadapi Visitasi

Blora Setelah dinyatakan masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, Desa Wisata Bangowan, Kecamatan Jiken Kabupaten Blora, ...

1721400269.1038 at start, 1721400269.4156 at end, 0.31178903579712 sec elapsed