News Ticker
  • Semarak Ramadan di Bojonegoro, Street Muslim Fashion Show Jadi Ajang Kreativitas Menunggu Berbuka
  • 2 Motor 'Adu Banteng' di Kanor, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, 3 Lainnya Luka-luka
  • Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro
  • Lebaran Tinggal Hitungan Hari Lagi, Perbaikan Jalan di Jatim Capai 100 Km
  • Mie Instan Saat Buka Puasa, Praktis tapi Perlu Waspada
  • Banjir Genangi Jalan Raya di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
  • Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan, PMI Bojonegoro Bagikan Paket Sembako Bagi Pendonor
  • Arus Kedatangan Penumpang Mulai Meningkat, 1.686 Orang Tiba di Stasiun Bojonegoro
  • BPJS Kesehatan Bojonegoro Pastikan Layanan JKN Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran 2026
  • Review Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Kiamat AI yang Liar dan Jenius
  • Bupati Bojonegoro Lantik Lima Kades PAW, Tekankan Jaga Kerukunan Warga di Tengah Masa Jabatan yang Terbatas
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Gelar FKP Bareng Santunan Anak yatim, Serap Masukan agar Layanan Makin Prima
  • Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Program DEFA, Perkuat Rantai Pasok MBG di Tingkat Desa
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Kelayakan Armada Angkutan Umum, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang
  • Memaknai Hadits Nabi tentang Bau Mulut Orang Berpuasa Secara Bijak Agar Tidak Menggangu
  • Polres Bojonegoro Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Pastikan Idul Fitri 1447 H Aman dan Nyaman
  • Warga Malo, Bojonegoro yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
  • Ditinggal Salat Taraweh, Laki-Laki Penderita Stroke di Balen, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Cari Ikan, Seorang Warga Malo Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Purwosari, Bojonegoro
  • Rumah Warga Kedungadem, Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta
  • Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Gondang, Bojonegoro, Warga Nganjuk Meninggal
  • Tips Atur Asupan Protein untuk Jaga Massa Otot Saat Puasa
  • Solidaritas dari Lapangan Minyak, Pekerja Blok Cepu di Bojonegoro Berbagi Berkah Ramadan
  • Dukung Peningkatan Lifting, Well Services Banyu Urip A07 Tingkatkan Produksi Hingga 12.300 BOPD
123 Atlet Popda Kontingen Blora Dilepas, Ini Pesan Bupati Arief

123 Atlet Popda Kontingen Blora Dilepas, Ini Pesan Bupati Arief

Blora - Bupati H Arief Rohman, pada Senin malam (17/06/2024) melepas para atlet yang akan bertanding pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jateng 2024, yang akal berlangsung mulai 20 Juni 2024 hingga 27 Juni 2024 di Semarang.
 
Pada gelaran ini akan dibagi dua tahap yaitu tahap pertama 20-23 Juni 2024 dan tahap kedua 24-27 Juni 2024.
 
 
Pada pelepasan kali ini ditandai secara simbolis penyerahan jaket dan ID Card kepada sejumlah atlet dan pelatih. Untuk kontingen Kabupaten Blora, ada sebanyak 123 atlet dan 43 official atau pelatih yang diberangkatkan.
 
Bupati Arief Rohman dalam sambutanya mengucapkan selamat dan semangat kepada 123 atlet yang terpilih sebagai kontingen Kabupaten Blora pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang nantinya akan bertanding mulai dari tanggal 20-27 Juni 2024 di Semarang.
 
"POPDA ini merupakan ajang kompetisi yang diadakan setahun sekali. Bukan hanya tentang kompetisi, POPDA ini juga mempunyai tujuan untuk menjaga kekompakan dalam kelompok. Jadi saya minta kepada adik-adik semua untuk saling support antar semua cabor, saling memperkuat dengan memberikan motivasi dan dukungan, karena kekompakan merupakan fondasi untuk meraih prestasi," ucap Bupati.
 
 
 
 
Tak hanya itu, Mas Arief sapaan akrab Bupati juga minta kepada seluruh atlet untuk tetap semangat, fokus, perkuat mental dalam bertanding, maksimalkan potensi yang ada, jangan minder melihat kemampuan orang lain.
 
"Buktikan bahwa atlet Blora bisa lebih unggul..!! Saya sangat yakin dan percaya bahwa atlet-atlet dari Blora merupakan putera-puteri terbaik yang telah siap berkompetisi, jadi saya harap POPDA kali ini bisa membawa prestasi yang lebih membanggakan lagi," tuturnya.
 
 
Bupati berharap pada gelaran POPDA ini bisa berprestasi seperti tahun lalu di mana Kontingen Blora masuk 5 besar. Bupati meminta agar prestasi tersebut minimal bisa dipertahankan.
 
"Semoga tahun ini bisa masuk 3 besar. Saya berharap kepada seluruh cabang olahraga (cabor) agar tidak berfokus pada ranking saja, namun bisa lebih fokus kepada capaian prestasi, sehingga dengan prestasi tersebut dapat memberikan kontribusi dan membawa harum nama Kabupaten Blora di tingkat provinsi maupun nasional," kata Bupati.
 
Bupati juga berpesan kepada para atlet agar Kontingen Kabupaten Blora bisa menjaga nama baik Kabupaten Blora, tidak hanya di arena pertandingan, tetapi juga dalam pergaulan dengan saudara-saudara se-Jawa Tengah.
 
"Saya sampaikan, bertandinglah dengan penuh semangat, tetaplah rendah hati dalam kemenangan dan lapang dada dalam kekalahan. Selalu panjatkan doa kepada Allah SWT. Saling mendukung dan memperkuat satu sama lain, karena yang terpenting dalam olahraga tidak hanya urusan keahlian, stamina, kecepatan dan kekuatan, tetapi juga spirit yang menjadi obor semangat kebersamaan," kata Bupati.
 
 
 
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, Iwan Setiyarso mengatakan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah akan dilaksanakan Pada dua tahap. Pada Tahap Pertama tanggal 20-23 Juni 2024 dipertandingkan 10 cabang olahraga antara lain Bulu Tangkis, Menembak, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Senam, Taekwondo, Tenis meja, Tinju, dan Sepak Takraw.
 
"Sedangkan Tahap Kedua dilaksanakan pada tanggal 24-27 Juni 2024 yang dipertandingkan 9 cabang olahraga yaitu Angkat Besi, Atletik, Bola Voli Pasir, Dayung, Gulat, Judo, Renang, Tenis Lapangan, dan Wushu," tuturnya.
 
 
Iwan menjelaskan dari 26 cabang olahraga yang dipertandingkan, Kabupaten Blora mengikuti sertakan 19 cabang olahraga. Hal ini karena ada beberapa cabor yang belum punya atlet dan induk organisasi.
 
"Jadi ada beberapa cabor yang sudah ada induk organisasi tapi tak punya atlet dan belum ada induk organisasi tapi punya atlet. Jadi cabor yang tak diikuti diantara balap sepeda, kempo, dan anggar. Sedangkan sejumlah permainan yang dikualifikasi karesidenan tidak lolos di antaranya sepak bola, bola volly indoor, bola basket, dan karate," ucap Iwan Setiyarso. (teg/imm)
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1773933974.559 at start, 1773933977.1945 at end, 2.6354730129242 sec elapsed