News Ticker
  • Warga Cepu, Blora Temukan Fosil Gading Gajah Purba di Bantaran Sungai Bengawan Solo
  • Petani di Kaltidu, Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik Pompa Air di Sawah
  • Bapaslon Perseorangan Nurul Azizah-Nafik Sahal Ajukan Gugatan ke Bawaslu Bojonegoro
  • KPU Bojonegoro Tidak Pernah Buat Pernyataan ‘Pilkada 2024 Tanpa Calon Perseorangan’
  • Berkas Dukungan Dikembalikan KPU Bojonegoro, Kubu Nurul Azizah-Nafik Sahal Ajukan Gugatan
  • BNN Jateng Serahkan Tersangka DPO Kasus Narkotika ke Kejaksaan Blora
  • KPU Bojonegoro Kembalikan Dokumen Persyaratan Calon Perseorangan Nurul Azizah-Nafik Sahal
  • Gudang milik Bank BTPN Bojonegoro Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 60 Juta
  • Ibu Kandung Pelaku Pembuang Bayi di Cepu, Ditangkap Polres Blora di Jepara
  • Tabrakan Motor dengan Truk di Pohwates, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
  • Sesosok Bayi Laki-laki Ditemukan di Cepu, Blora, 4 Orang Minat Mengadopsi
  • Sepuluh Kali Raih Predikat Opini WTP, Bupati Arief: Kami Persembahkan untuk Masyarakat Blora
  • Pasangan Nurul Azizah-Nafik Sahal Serahkan Dokumen Persyaratan Calon Perseorangan ke KPU Bojonegoro
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Balita Meninggal Dunia di TKP
  • Motif Pelaku Pembacokan di Bojonegoro akibat Faktor Ekonomi, Bukan Asmara
  • Polisi Bojonegoro Tangkap Terduga Pelaku Pembacokan Pria asal Demak
  • Seorang Pria asal Demak Jadi Korban Pembacokan di Bojonegoro
  • Polda Jatim Tetapkan 4 Kades di Padangan, Bojonegoro Jadi Tersangka Korupsi Dana BKK
  • Truk Tangki Tabrak Motor di Margomulyo, Bojonegoro, 3 Orang Pemotor Meninggal Dunia
  • Tabrakan Bus dan Motor di Baureno, Bojonegoro, Kernet Bus dan Pembonceng Motor Meninggal Dunia
  • Warga Kalitidu, Bojonegoro Dilaporkan Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
  • Kecelakaan Beruntun di Padangan, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
  • Genap Berusia 74 Tahun, RSUD dr Soetijono Blora Kini Miliki 6 Inovasi Layanan Kesehatan 
Hanya Tambal Sulam, Jalan Provinsi Ngawen-Kunduran, Blora, Rusak Parah Lagi

Hanya Tambal Sulam, Jalan Provinsi Ngawen-Kunduran, Blora, Rusak Parah Lagi

Blora - Kondisi ruas Jalan Provinsi dari Kecamatan Ngawen menuju Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) hingga saat ini rusak parah.
 
 
Hanya dilakukan tambal sulam untuk memperbaiki kerusakan, Jalan Provinsi penghubung Blora-Grobogan ini kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan sepanjang dua kilometer itu sering terjadi genangan jika turun hujan.
 
Para pengguna kendaraan, terutama pengemudi sepeda motor harus berhati-hati karena sering terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.
 
 

Kondisi Jalan Provinsi penghubung Blora-Grobogan, yang alami kerusakan. Kamis (26/01/2023) (Foto: Dok Istimewa)

 
Salah satu warga Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Sugeng Sulistyo, ditemui awak media ini mengeluh dengan kondisi jalan tersebut.
 
"Truk-truk besar sekarang lewat jalan sini. Harus hati-hati, banyak lubangnya, bisa merusak motor," ucapnya, Kamis (23/1/2023).
 
Menurutnya, banyak kendaraan yang jatuh akibat jalan yang rusak ini, bahkan beberapa waktu lalu ada dua kendaraan yang jatuh dalam kurun waktu yang berdekatan.
 
"Kerusakan jalan ada beberapa titik, kalau hujan dan ramai pasti merayap. Semoga segera diperbaiki, karena ini jalan alternatif lintas Semarang-Surabaya," kata Sugeng Sulistyo.
 
Selain itu, jalan tersebut juga merupakan jalan utama perekonomian masyarakat Ngawen. "Pak Gubernur, minta tolong jalan ini segera diperbaiki, ditambal sulam pun tetap sering rusak lagi karena tonase kendaraan yang lewat besar-besar," ," kata Sugeng Sulistyo.
 
 
Hal senada juga disampaikan Tegar, salah satu sopir truk yang mengaku sering telat saat mengantar pesanan pada pelanggannya.
 
Tegar berharap pemerintah segera membangun ruas jalan di wilayah Ngawen tersebut, mengingat jalan ini merupakan jalan utama dan akses perekonomian empat kecamatan di Kabupaten Blora.
 
"Parah sekali, kalau hujan becek sekali, berlubang. Sering telat saat mengantar barang ke arah Ngawen," kata Tegar.
 
 
Dari pantauan di lapangan, kerusakan jalan tersebut diperparah oleh banyaknya kendaraan besar yang melintas, sehingga konstruksi jalan tidak mampu menampung beban yang cukup berat, apalagi belum pernah ada pemeliharaan pada jalan tersebut.
 
Sementara, selama ini hanya dilakukan tambal sulam untuk memperbaiki kerusakan, seperti yang saat ini tampak dilakukan tambal sulam di depan Kantor Kelurahan Ngawen. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Masyarakat di Bojonegoro Rasakan Manfaat Pemasangan Lampu PJU

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) secara bertahap menambah jumlah lampu penerangan jalan ...

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Opini

Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

Perangkat Desa, adalah unsur penyelenggara pemerintahan desa yang bertugas membantu kepala desa atau yang disebut dengan nama lain dalam melaksanakan ...

Wisata

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Menengok Wisata Petik Buah Semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora

Blora Budi daya buah semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, memasuki masa panen. Momen tersebut dikemas oleh pemerintah ...

1716328013.1969 at start, 1716328013.4678 at end, 0.27091002464294 sec elapsed