News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Lakukan Inventarisasi Data untuk Penguatan Tata Kelola Data Terpadu dan Berkelanjutan
  • Menaga di Al-Azhar Kairo: Merusak Lingkungan Menyimpang dari Tujuan Ibadah
  • Kisah di Balik Layar Agak Laen 2, Naskah Sempat Hilang Jelang Deadline
  • Mempersiapkan Generasi Muda Penuh Optimisme
  • Kenali Tanda Minum Air Putih Terlalu Banyak, Jangan Sampai Berujung Masalah Kesehatan
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Manfaatkan Alsintan Gratis untuk Dorong Produktivitas Pertanian
  • Bekatul Tak Lagi Terbuang, Kreasi Crepe Roll Cake Jadi Inovasi Pangan Lokal Bernilai Gizi dan Ekonomi
  • Bupati Bojonegoro Buka Langsung Operasi Pasar Murah Perdana di Tahun 2026
  • Cukupi Minum Air Putih, Langkah Sederhana Jaga Kesehatan Tubuh
  • Bupati Bojonegoro Hadirkan Semangat Petani Lewat Medhayoh di Balen, Dorong Produktivitas Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Penguatan Kompetensi CPNS, Tanamkan Integritas Anti Korupsi
  • Tenggelam di Sungai Pacal, 2 Anak Kembar di Temayang, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Jalan Cor Persawahan di Balen Indah Membentang
  • Turun Rp 48.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.120.000 per Gram
  • Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Bojonegoro Belum Terisi
  • Tenggelam di Kali Kening, Seorang Anak di Parengan, Tuban Ditemukan Meninggal
  • Percepat Pemerataan Ekonomi, Bupati dan Wabup Bojonegoro Pantau Proyek Jalan di Balen
  • Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Bojonegoro
  • Bukan Sekadar Hobi Rapi, OCD adalah Gangguan Mental yang Perlu Penanganan Serius
  • Gubernur Khofifah Resmikan Sarpras SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jatim di Bojonegoro
  • Terus Melambung, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 3.168.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor
  • 29 Januari dalam Sejarah
  • Sehari Naik 2 Kali, Harga Emas Antam Tembus Rp 3.003.000 per Gram, Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
  • Dengan Spirit Kayangan Api dan Obor Sewu, Bupati Setyo Wahono Lantik 201 Pejabat Pemkab Bojonegoro
Wakil Bupati Blora Hadiri Pembukaan Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi

Wakil Bupati Blora Hadiri Pembukaan Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi

Semarang - Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati ST MM, didampingi Plt Inspektur Daerah Kabupaten Blora, pada Jumat (20/05/2022), hadiri pembukaan Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi Seluruh Indonesia (PAKSI)- Ahli Pembangunan Integritas yang digelar di Plasa Kandri Waduk Jatibarang, Semarang.
 
 
Rencananya, kegiatan tersebut diselenggarakkan selama tiga hari mulai tanggal 20 hingga 23 Mei 2022 dengan berbagai kegiatan di antaranya Sarasehan Cegah Korupsi, PAKSI Goes to School SMP dan PAKSI Goes to School SMA, Gaung Pelajar tentang Integritas dan pendidikan anti korupsi, pertunjukan, dan sarasahean SPAK, dan sebagainya.
 
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Semarang Hendrar Prihadi.
 
 
 
 
Mengawali sambutannya, Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, menjelaskan beberapa peran yang dilakukan KPK.
 
"Tugas KPK bukan hanya nangkap orang, nangkap orang itu hanya satu dari enam tugas KPK, pecegahaan, koordinasi, monitoring, supervisi, penindakan, di undang undang baru tambah lagi eksekusi,"  tutur Wawan
 
Wawan Wardiana menambahkan bahwa KPK juga membuat strategi pemberantasan korupsi dengan menggunakan konsep trisula, di mana yang pertama adalah dengan pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi, integritas, dan pemahaman terkait korupsi dan dampaknya.
 
"Pendidikan anti korupsi ini harus diberikan dari PAUD hingga sebelum maut, karena tidak ada yang menjamin orang tidak korupsi," tutur Wawan Wardiana.
 
 
Yang kedua lewat pencegahan yakni dengan melakukan perbaikan sistem dan yang ketiga adalah dengan penindakan.
 
"Tiga ini strategi dari KPK lewat pendidikan pencegahan dan penindakan itu yang akan kita lakukan secara serentak, namanya teisula tiga-tiganya langsung dijalankan," tutur Wawan
 
Masih menurut Wawan, tiga strategi itu bisa efektif kalau peran  serta masyarakat juga ikut serta. Ia juga berharap kegiatan jambore tersebut berjalan lancar dan tujuannya dapat tercapai.
 
"Harapan kami adalah dengan kegiatan jambore di sini, kami berharap tentunya dalam waktu tiga hari ini ajang silatuarhmi dari teman-teman seluruh Indonesia yang berkumpul disini ajang sharing pengalaman apa yang sudah dilakukan ataupun apa yang akan dilakukan kedepan dengan teman-teman sesama penyuluh, sehingga nanti kedepan bisa lebih berkolaborasi antara satu penyuluh dengan penyuluh lainnya dalam melaksnaakan penyuluhan anti korupsi dan KPK juga akan terus mengadvokasi" kata Wawan Wardiana.
 
 
 
 
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, menggarisbawahi beberapa poin penting terkait gerakan anti korupsi diantaranya dengan keseriusan menangani hingga memberikan contoh.
 
"Keseriusan kita menangani, membangun sistem regulasi, dan contoh, kalau tidak ada contoh nggak akan terjadi," ucap Gubernur Ganjar Pranowo.
 
Menurut Gubernur Ganjar Pranowo, bahwa gerakan anti korupsi tidak hanya dari bottom-up saja tapi juga harus dimulai dari atas.
 
Gubernur,mengungkapkan bahwa data capaian MCP di Provinsi Jawa Tengah untuk 2021 sebesar 95, termasuk kabupaten dan kota
 
"Hal ini bagian yang mesti kita dorong, dan ada 5 kabupaten dan kota yang MCP-nya sangat bagus, yaitu Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Jepara,"  kata Gubernur Ganjar Pranowo.
 
Gubernur juga berharap agar adanya momen jambore ini dimanfaatkan dengan baik.
 
"Semoga jambore ini memberikan manfaat dan bapak ibu akan menjadi penyebar kebaikan untuk menjaga integritas," pungkasnya
 
 
Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati menyambut baik adanya kegiatan jambore tersebut. Berkaitan dengan  pesan yang disampaikan KPK dan Gubernur saat pembukaan jambore.
 
Wabup mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora akan terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
 
"Hari ini saya bersama dengan Inspektorat, menghadiri pembukaan kegiatan jambore nasional penyuluh anti korupsi seluruh Indonesia yang digelar di Semarang. Pada intinya kita siap dan akan terus mendukung apa yang menjadi pesan dan arahan dari KPK, Pak Gubernur, terkait upaya pencegahan maupun pemberantasan korupsi," tutur Wabup Tri Yuli Setyowati. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1769888821.7837 at start, 1769888822.9642 at end, 1.1804981231689 sec elapsed