News Ticker
  • Gelar Rakerda II dan Workshop Menulis Buku, HIMPAUDI Bojonegoro Perkuat Sinergi Dukung Literasi dan Adminduk Anak
  • 26 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro 26 Juli 2026
  • Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini
  • Bahas Isu Strategis Jatim, Komisi VII DPR RI dan Pemprov Soroti Industri, Pariwisata, hingga UMKM
  • Delapan Makanan Penurun Risiko Stroke Menurut Ahli Kesehatan
  • Truk Molen Tak Kuat Menanjak di Kedewan Bojonegoro, Sopir Meninggal Dunia Tergencet
  • FJTB Desak Presiden Prabowo Minta Maaf ke Insan Pers Buntut Sebutan Londo Ireng
  • Pemkab Bojonegoro Bekali KPM Gayatri Lewat Bimtek Budi Daya Ayam Petelur
  • Kisah Singkat Sosok Mbah Singonoyo, Tokoh Penyebar Islam di Desa Sukorejo
  • Pemdes Sukorejo Gelar Haul Eyang Singonoyo Selama Tiga Hari, Dorong Pelestarian Sejarah dan Gelar Bazar UMKM
  • 25 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Sabtu 25 Juli 2026
  • Perkuat Tata Kelola Informasi Publik, Pemkab Bojonegoro dan KI Jatim Gelar SIPINTER Desa
  • Lulusan Bootcamp MC Dinpora Bojonegoro Sukses Unjuk Gigi di Berbagai Event Nasional
  • Kabar Baik bagi Penikmat Kopi, Peneliti Ungkap Minum Kopi Aman dan Sehat untuk Jantung
  • Sedekah Bumi Warga Kelurahan Sumbang, Gelar Pengajian Umum dan Bazar UMKM
  • BAZNAS RI dan Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan
  • Petani Bojonegoro Terima Bantuan Alsintan hingga Asuransi Tani
  • 24 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Media Gathering, Ajak Jurnalis Kenalkan Potensi Daerah
  • Kenalkan Nilai Integritas Sejak Dini, 320 Siswa Baru SMPN 1 Baureno Ikuti Edukasi Anti Korupsi Saat MPLS
  • Polres Blora Tangkap Pengoplos Elpiji Bersubsidi di Kunduran
EMCL Beri Pelatihan Relawan Keselamatan Jalur Pipa di Bojonegoro dan Tuban

EMCL Beri Pelatihan Relawan Keselamatan Jalur Pipa di Bojonegoro dan Tuban

Bojonegoro - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP), Kamis (08/04/2021) menggelar pelatihan relawan keselamatan program pengelolaan aspek sosial ekonomi masyarakat, melalui peningkatan kesadaran keselamatan di jalur pipa minyak Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, kepada relawan dari Bojonegoro dan Tuban.
 
Pelatihan yang berlangsung di Hotel & Resto Griya MCM Bojonegoro tersebut melibatkan 38 relawan dan dihadiri Perwakilan EMCL, Slamet Riyadi dan Almiliki Ukay Sukaya Subqy, Ketua YSP Nur Muharrom, Manajer Program Muslimin. Bergabung pula secara daring Land Team EMCL, Sugi Santoso.
 
#adsense
 
Ketua YSP, Nur Muharrom menjelaskan pelatihan keselamatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada relawan di sepanjang jalur pipa dalam memperhatikan keselamatan jalur pipa minyak EMCL. Dilibatkannya satu relawan satu desa penting untuk kemudian mentransformasi pengetahuan kepada masyarakat di sekitar jalur pipa.
 
"Begitu pentingnya dan rawannya jalur pipa maka dibutuhkan bantuan partisipasi relawan dari Bojonegoro dan Tuban. Harapan YSP semoga kerjasama ini terus terjalin dan program ini bisa sukses dan maksimal dari tahun sebelumnya," tutur Nur Muharrom.
 
 

Pelatihan relawan keselamatan jalur pipa minyak Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, kepada relawan dari Bojonegoro dan Tuban, yang digelar EMCL. (foto: istimewa)

 
Sementara itu perwakilan EMCL, Slamet Riyadi mengucapkan terimakasih yang sangat luar biasa atas kehadiran para relawan. Melalui pelatihan ini, EMCL dan relawan serta masyarakat sekitar jalur pipa yang difasilitasi tim YSP bisa bersinergi agar keamanan dan keselamatan pipa terjaga.
 
"Kami harapkan antara penggarap lahan dan EMCL bisa saling memberikan manfaat. Artinya minyak tetap berjalan dan negara bisa melakukan aktifitas Migas. Eks pemilik lahan bisa mendapatkan keuntungan dengan tidak melakukan kegiatan yang berbahaya," kata Slamet Riyadi.
 
Adapun yang perlu diperhatikan soal keselamatan jalur pipa oleh petani maupun masyarakat sekitar, yakni bekas pembakaran sampah yang biasanya didominasi oleh limbah pertanian, dibakar dan dilakukan berulang, akan membahayakan keamanan jalur pipa.
 
Selain itu pohon keras yang tumbuh liar, maupun sengaja ditanam dekat area jalur pipa, diharapkan dapat dikoordinasikan dengan baik. Yang tertanam dengan sengaja, diharapkan tak lagi ditanam. Sedangkan keberadaan pohon liar, kiranya dari Pemdes bisa menginformasikan pihak keselamatan jalur pipa. Baik kepada security penjaga, humas EMCL, maupun lainnya.
 
Perlu dipahami kenapa harus 12 meter dan ada gundukan jalur pipa. Fungsinya untuk memudahkan pemantauan dan pemeliharaan hingga penanganan darurat. Itulah aturan kenapa koridor 12 meter harus kosong.
 
"Sebagai upaya memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat dan minyak, security berjalan kaki setiap hari di atas jalur pipa. Ada juga memakai drone untuk pemantauan udara," tutur Slamet Riyadi.
 
#adsense
 
 
Pipa minyak Lapangan Banyuurip sendiri ditanam di kedalaman bervariasi antara 1,8 sampai 2 meter di bawah permukaan tanah. Untuk wilayah sungai dan jalan raya memakai kontruksi bor di bawah jalan.
 
Terkait keselamatan jalur pipa diharapkan terus ada komunikasi. Bisa tentang pengolahan lahan jalur pipa, antisipasi, maupun koordinasi. Mengingat panjang jalur pipa di Tuban dan Bojonegoro itu lebih panjang di Tuban. 42 Km di Tuban, dan 30 Km di Bojonegoro.
 
Fasilitas pipa minyak yang dikelola EMCL membentang dari Lapangan Banyu Urip di Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro sampai Tuban. Keberadaan Lapangan Banyu Urip beserta fasilitas pipa pendukungnya merupakan tanggungjawab bersama.
 
Materi penutup disampaikan oleh Ahmad Taufiq, terkait kerelawanan danKomunikasi (campaign practice) dan penggalian informasi dan praktik penyusunan pelaporan. (adv/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785040272.7094 at start, 1785040273.6713 at end, 0.96193194389343 sec elapsed