News Ticker
  • Ulasan Film Agensi Rumah Tangga, tentang Privilese dan Pemberdayaan Perempuan
  • Misi Dagang Pemprov Jatim dengan Arab Saudi Catat Potensi Transaksi Rp6,7 Triliun
  • Dinamika Perubahan Iklim Melonjak, BPBD Bojonegoro Dorong Tata Kelola Kebencanaan Responsif dan Kolaboratif
  • Tekan Risiko Kematian Pasien Darurat, Bupati Setyo Wahono Terbitkan SE Donor Darah Bagi ASN dan Pelajar
  • 26 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Cuaca Bojonegoro 26 September 2026
  • Jangan Lewatkan Keseruan Festival Ledre 2026 di Purwosari Bojonegoro
  • DPRD Bojonegoro Bahas 5 Raperda Strategis, Soroti Aturan Pilkades 2027 Hingga RPIK 2044
  • BPBD Bojonegoro Salurkan 3,1 Juta Liter Air Bersih ke 74 Desa Terdampak Kekeringan
  • Kebakaran Gudang Oven Tembakau di Sukosewu, Bojonegoro, Kerugian Capai Rp 60 Juta
  • Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda di DPRD, Bupati Setyo Wahono Minta RPIK Dorong Transformasi Ekonomi Non-Migas
  • Respon Cepat Laporan Warga, Dinsos Bojonegoro dan LMI Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas di Baureno
  • Tabrakan Motor di Sukosewu, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal di Rumah Sakit
  • 25 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiran Cuaca 25 September 2026
  • Ribuan Warga Bojonegoro Semarakkan Jalan Sehat Haornas 2026
  • Tingkatkan Kompetensi, Guru SD-SMP di Bojonegoro Dilatih Internet of Things Digital 5.0
  • Resmi Beroperasi, TPS 3R Srawung Makmur Desa Trucuk Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi Warga
  • Penyakit Jantung dan Stroke Serap Anggaran BPJS Hingga Rp23 Triliun, PERKI Dorong Penguatan Deteksi Dini
  • 6 ASN Purnatugas Bojonegoro Terima SK Pensiun
  • 24 Daerah di Jawa Timur Darurat Kekeringan
  • Jangan Lewatkan Besok! Pemkab Bojonegoro Gelar Jalan Sehat dan Senam Massal Peringati HAORNAS 2026
  • Bupati Setyo Wahono Minta Status Kabupaten Layak Anak Tak Sekadar Regulasi di Atas Kertas
  • 24 September dalam Catatan Sejarah
Kisah Keluarga Sugiono, Warga Blora Yang Berhasil Pulang dengan Selamat dari Wamena

Kisah Keluarga Sugiono, Warga Blora Yang Berhasil Pulang dengan Selamat dari Wamena

Blora - Keluarga Sugiono (42) akhirnya tiba di Kabupaten Blora, setelah dijemput Pemerintah Kabupaten Blroa di bandara Juanda Surabaya pada Rabu (09/10/2019). Mereka tiba di Bandara Juanda pukul 19.30 WIB dan disambut oleh Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Blora, Dra Indah Purwaningsih MSi, didampingi Kasubag Agama, Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Blora, Sunyoto tim dari Baznas Blora dan Dokter Kesehatan DKK Blora.
 
 
Sugiono, bersama empat anggota kelurganya yakni Kriswiastanti (36), M Faizal Rifai (20), Nabila (2), dan Alisa (1) tiba di kediaman orang tuanya pada Kamis (10/10/2019) dini hari dan kedatangannya langsung disambut kedua orang tuannya di depan Gang Koplakaan Keluarahan Mlangsen RT 001 RW 001 Kecamatan Blora.
 
 
 
 
 
 
 

Sugiono, bersama kelurganya saat berada di rumah orang tuannya, di depan Gang Koplakaan Keluarahan Mlangsen RT 001 RW 001 Kecamatan Blora. Kamis (10/10/2019)

 
Kriswiastanti (36), istri Sugiono menjelaskan kondisi disana mulai tidak kondusif sejak 23 September 2019 lalu, setelah kejadian itu, warga wamena baik yang pendatang maupun penduduk asli langsung mengungsi di Kodim 1702 Wamena selama satu minggu. Setelah seminggu di Kodim lalu dipindah ke Bataliyon 751 Jayapura, 8 hari di sana bersama dengan pengungsi lainnya.
 
"Setelah 8 hari di Batalyon, saya bersama suami dan anak-anak akhirnya diantar ke bandara untuk terbang ke Junada Surabaya dan diterima oleh Pemkab Blora." tutur Kriswiastanti
 
Kriswiastanti mengaku masih trauma dengan kejadian yang terjadi di Wamena tersebut, bahkan dirinya sudah tidak ada keinginian untuk lembali ke Wamena lagi.
 
"Melihat kejadian di sana, mulai pembakaran hingga pemerkosaan, rasanya masih merinding dan mau menenangkan diri dulu di rumah," katau Kriswiastanti menceritakan peristiwa yang terjadi di Wamena.
 
Sementara itu, Sugiono mengaku berterimakasih atas bantuan Pemkab Blora kepada keluarganya, yang telah mau menjemput dan mengantar kembali ke Blora.
 
"Kami sangat bersyukur bisa balik dengan selamat, di sana kejadiannya begitu cepat, mereka awalnya menyamar menjadi pelajar, ada tawuran dan pembakaran, seketika, hari itu juga saya dan keluarga mengungsi di Kodim Wamena" tutur Sugiono.
 
 
Sugiono juga belum tahu akan rencana ke depan, apakah akan kembali ke sana atau menetap kembali di Blora dan mencari pekerjaan di Blora.
 
"Lihat situasi di sana dulu, yang pasti untuk waktu dekat ini masih ingin di Blora dulu hingga situasi disana benar benar kondusif. Saya berharap pemerintah ke depan bisa menambah pasukan keamanan di wilayah Papua agar situasi di sana selalu aman," tuturnya.
 
 
Sementara itu Mardiono (60) orang tua Sugiono mengaku senang dan bersyukur, anaknya bersama cucunya bisa kembali dengan selamat dari kejadian di Wamena tersebut.
 
"Mendengar kejadian di sana, kami sempat panik, bahkan sempat tidak bisa komunikasi selama dua hari, namun sekarang sudah kembali dengan selamat semua, kami sangat bersyukur sekali," kata Mardiono.
 
 
 

Sugiono, bersama kelurganya saat berada di rumah orang tuannya, di depan Gang Koplakaan Keluarahan Mlangsen RT 001 RW 001 Kecamatan Blora. Kamis (10/10/2019)

 
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blora, Dra Indah Purwaningsih mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora berupaya mendata keberadaan warga Blora yang berada di Wamena untuk di pulangkan ke Blora.
 
"Kita akan terus koordinasi dengan pemkot dan pemprov sana, apakah masih ada warga Blora yang di sana apa tidak, jika masih ada nanti akan kami upayakan untuk penjemputan kembali." tutur Indah
 
Indah menambahkan, Pemkab Blora akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Papua untuk keberadaan warga Blora yang ada di sana hingga situasi kondusif.
 
"Nanti akan kami koordinasikan dan mendata, jika nanti mereka ingin pulang akan kami lakukan penjemputan kembali, tapi jika tetap ingin bertahan juga kami persilakan, namun untuk yang lima ini kemarin menghubungi Bagian Kesra terlebih dahulu," ujarnya.
 
 
Selanjutnya pemerintah juga akan berusaha membantu keluarga Sugiono agar bisa mendapatkan pekerjaan kembali.
 
"Kalau pak Sugiono di sana kerja di bengkel, mungkin nanti bisa kita ikutkan pelatihan program kementerian, di sana nanti difasilitasi oleh kementerian, sehingga bisa segera mendapatkan pekerjaan kembali," kata Indah
 
Saat kedatangan Sugiono bersama keluarganya, turut menyambut kedatangan mereka , Camat Blora, Dasiran SAg, jajaran Forkopimcam Blora, perwakilan Kesbangpol Blora dan tokoh masyarakat setempat. (teg/imm)
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1790449566.5727 at start, 1790449567.7975 at end, 1.2247860431671 sec elapsed