News Ticker
  • Jalan Kaki 10 Menit Setelah Makan Efektif Turunkan Gula Darah dan Atasi Kembung
  • Sebelum Nonton Spider-Man Brand New Day, Film-film Ini Perlu Ditonton
  • Optimalkan Kinerja Pemerintahan Digital, Pemkab Bojonegoro Matangkan Data Dukung Evaluasi 2026
  • Pemkab Bojonegoro Optimistis Masuk UNESCO Global Geopark
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ruko Makanan Cepat Saji di Baureno Bojonegoro Ludes Terbakar
  • 1 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 1 Agustus 2026
  • Pemotor Meninggal Dihantam Pikap Setelah Tabrak Gerobak Bakso di Sugihwaras Bojonegoro
  • Wabup Bojonegoro Sidak Warung Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Sukosewu
  • Tekan Angka Kekeringan dan Perluas Ruang Hijau, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Suka Menanam di Sukosewu
  • Perkuat Kolaborasi Pembangunan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Hibah dan Gelar Pembinaan untuk Ratusan Ormas
  • 31 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Segera Lakukan Pelebaran Jalan Poros Purwosari-Tambakrejo, Anggaran Rp 20 M
  • Ini Batas Aman Harian Konsumsi Micin Menurut Pakar Kesehatan
  • DPRD dan Pemkab Bojonegoro Sahkan Dua Raperda Strategis Bidang Pariwisata dan Perlindungan Anak
  • Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Perisai Anak Jatim, Perkuat Ekosistem Digital Ramah Anak
  • Asesmen Hari Kedua UNESCO Global Geopark, Tim Asesor Kagumi Kekayaan Alam dan Budaya Bojonegoro
  • 30 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Warga Leran dan Sukoharjo Kalitidu Bersama-sama Bangun Infrastruktur Publik
  • DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Bersama OPD, Fokus pada Efektivitas Program dan Kesejahteraan Masyarakat
  • Penyaluran Dana Desa Tahap II di Bojonegoro Baru Jangkau 130 Desa, Ratusan Desa Belum Ajukan Pencairan
  • Pemkab Bojonegoro Sambut Tim Asesor UNESCO, Geopark Bojonegoro Jalani Validasi Menuju UNESCO Global Geopark
Rumah Masa Kecil Pramoedya Ananta Toer Akan Jadi Rumah Sastra Blora

Rumah Masa Kecil Pramoedya Ananta Toer Akan Jadi Rumah Sastra Blora

Oleh Priyo spd

Blora - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan merevitalisasi rumah masa kecil sastrawan terkemuka, Pramoedya Ananta Toer di Blora. Pengerjaannya ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan.  Direktur Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia Dra Triana Wulandari MSi mengatakan, rumah masa kecil sastrawan Pramoedya Ananta Toer nantinya akan dijadikan sebagai Rumah Sastra.

“Seorang tokoh besar, sastrawan yang hebat. Apabila membaca karya-karya Pram, pasti ingin Pram itu hadir dan hidup kembali. Dan ketika kita membaca karya-karyanya, cerpennya, semua itu hampir berdekatan dengan sejarah pada masa itu,” kata Direktur Sejarah Kemendikbud Dra Triana Wulandari MSi.

 

Selaku Direktur Sejarah, kata dia, bangga bahwa karya-karya Pram bisa dinikmati dan dibaca. Yang paling penting rumah masa kecil sastrawan Pramoedya Ananta Toer akan dijadikan sebagai rumah sastra. Hal itu disampaikan saat memberi sambutan pada pembukaan program Indonesiana 2018 bertajuk Cerita dari Blora, di rumah masa kecil sastrawan Pramoedya Ananta Toer, Rabu (12/09/2018).

“Karya-karya Pram tidak hanya dinikmati sebagai perpustakaan, tetapi sekaligus sebagai rumah belajar dan menulis bagi seluruh warga masyarakat di Blora, Indonesia dan luar negeri. Karena Pramoedya dikenal seluruh dunia,” jelasnya. 

Tujuannya, bahwa kepiawaian dari Pramoedya dan seluruh keluarganya bisa diteruskan oleh seluruh masyarakat. Khususnya generasi muda, anak-anak sekolah.

Anak-anak yang masih kecil, menurut dia, agar mau untuk menyadari bersastra, mau belajar bagaimana menghasilkan karya, menulis, menyampaikan ide dan karyanya minimal 60 hingga 70 persen hampir seperti Pram dinilai luar biasa.

“Karena Pram sangat menginspirasi, memberikan spirit, motivasi. Khususnya kami di sejarah yang paham tentang Blora, sekitar Jawa Tengah salah satunya melalui karya sastra Pram,” kata dia.

Jadi, lanjut dia, rupanya belajar sejarah tidak harus laterlek melalui pelajaran sejarah, tetapi melalui sastra, melalui karya yang maha hebat ini dengan kata-kata yang indah. 

“Ketika kita membaca satu karya Pram, saya yakin. Semua ingin mengulang. Nah, sekarang bagaimana anak-anak di Blora ini bisa termotivasi membuat karya-karya yang indah seperti Pram ini. Saya yakin Indonesiana akan ke arah itu,” jelasnya.   

 

Wakil Bupati Blora H Arif Rohman MSi pada kesempatan tersebut menyampaikan, melalui pengenalan rumah sejarah yang telah diinisiasi dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud menunjukkan Blora punya tokoh internasional, tokoh dunia.

"Lewat event ini diharapkan anak anak Blora bisa  mengenang sejarah kejayaan Pram, yang merupakan sastrawan luar biasa," ungkapnya .

Tak hanya itu , dirinya juga  sudah koordinasi dengan sejumlah BUMN, bahwa dirinya punya mimpi, yang saat ini sudah diawali oleh Dirjen Kebudayaan, nanti kalau diijinkan oleh keluarga, akan di bangun pendopo atau joglo dari kayu jati.

“Nanti akan disiapkan kamar-kamar untuk pengunjung. Setiap hari Minggu atau libur diadakan lomba penulisan bagi anak-anak pelajar,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut diawali dengan dilakukan doa dan pemotongan tumpeng, kemudian dilanjutkan pembukaan pameran Memorabilla Pram.

Pada hari pertama kegiatan digelar talk show Cerita dari Blora. Kemudian bedah buku Cerita dari Blora di rumah masa kecil Pram. Dan opening ceremony Cerita dari Blora di Landscape Kunden yang di adakan nanti malam (teg/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785570161.5108 at start, 1785570162.2172 at end, 0.70638108253479 sec elapsed