News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Borong Lima Penghargaan pada Puncak Harganas ke-33 Jawa Timur
  • Jalan Kaki 10 Menit Setelah Makan Efektif Turunkan Gula Darah dan Atasi Kembung
  • Sebelum Nonton Spider-Man Brand New Day, Film-film Ini Perlu Ditonton
  • Optimalkan Kinerja Pemerintahan Digital, Pemkab Bojonegoro Matangkan Data Dukung Evaluasi 2026
  • Pemkab Bojonegoro Optimistis Masuk UNESCO Global Geopark
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ruko Makanan Cepat Saji di Baureno Bojonegoro Ludes Terbakar
  • 1 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 1 Agustus 2026
  • Pemotor Meninggal Dihantam Pikap Setelah Tabrak Gerobak Bakso di Sugihwaras Bojonegoro
  • Wabup Bojonegoro Sidak Warung Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Sukosewu
  • Tekan Angka Kekeringan dan Perluas Ruang Hijau, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Suka Menanam di Sukosewu
  • Perkuat Kolaborasi Pembangunan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Hibah dan Gelar Pembinaan untuk Ratusan Ormas
  • 31 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Segera Lakukan Pelebaran Jalan Poros Purwosari-Tambakrejo, Anggaran Rp 20 M
  • Ini Batas Aman Harian Konsumsi Micin Menurut Pakar Kesehatan
  • DPRD dan Pemkab Bojonegoro Sahkan Dua Raperda Strategis Bidang Pariwisata dan Perlindungan Anak
  • Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Perisai Anak Jatim, Perkuat Ekosistem Digital Ramah Anak
  • Asesmen Hari Kedua UNESCO Global Geopark, Tim Asesor Kagumi Kekayaan Alam dan Budaya Bojonegoro
  • 30 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 30 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Warga Leran dan Sukoharjo Kalitidu Bersama-sama Bangun Infrastruktur Publik
  • DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Bersama OPD, Fokus pada Efektivitas Program dan Kesejahteraan Masyarakat
  • Penyaluran Dana Desa Tahap II di Bojonegoro Baru Jangkau 130 Desa, Ratusan Desa Belum Ajukan Pencairan
Diduga Akibat Serangan Jantung, Warga Kapas Meninggal Dunia di Sawah

Peristiwa Orang Meninggal Mendadak

Diduga Akibat Serangan Jantung, Warga Kapas Meninggal Dunia di Sawah

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Kapas) - Seorang petani bernama Radi (60), warga Desa Mojodeso RT 003  RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (25/04/2018) sekira pukul 09.00 WIB pagi tadi, meninggal dunia di area pesawahan desa setempat.

Saat peristiwa tersebut terjadi, korban bersama istrinya yang bernama Marfuatin (50), sedang melakukan penyemprotan hama padi di sawah miliknya, namun saat melakukan aktifitas tersebut, tiba-tiba korban terjatuh sehingga oleh warga sekitar, korban segera di bawa pulang ke rumahnya, namun sesampai di rumah, korban diketahui telah meninggal dunia. Diduga penyebab kematian korban diakibatkan penyakit jantung yang telah dideritanya kambuh.

 

Menurut keterangan Kapolsek Kapas, AKP Ngatimin SH, bahwa kronologi meninggalnya korban bermula pada Rabu (25/04/2018)  sekira pukul 07.00 WIB, korban bersama-sama dengan istrinya, Marfuatin (50),  berangkat ke sawah dengan tujuan untuk mengobati hama tanaman padi di sawah miliknya.

Pada saat korban sedang melaksanakan aktifitas tersebut, tiba-tiba korban jatuh ditengah sawah dengan kondisi tidak sadarkan diri, dengan posisi tengkurap ke timur dan tangki alat semprotnya masih melekat di punggung .

“Mengetahui kondisi suaminya yang jatuh tersebut kemudian istri korban berteriak minta tolong pada warga yang berada disekitar sawahnya,” jelas Kapolsek.

Selanjutnya datang saksi Suroto (63) dan saksi Wanijo (60), keduanya juga warga desa setempat, mendatangi korban dan berupaya menolong korban dengan melepas tangki alat semprot yang masih melekat di punggung korban.

“Selanjutnya saksi bersama-sama dengan warga yang lain mengangkat korban  untuk dipindahkan dari tengah sawah ke tepi jalan, selanjutnya korban dibawa pulang  ke rumahnya,” lanjut Kapolsek.

Sesampai di rumah, lanjut Kapolsek, selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter Rudi Eko Wibowo, dari Puskesmas Kapas. Dan dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Diduga korban sudah meninggal dunia sesaat setelah terjatuh di sawah,” imbuh Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama petugas langsung mendatangi lokasi kejadian dan rumah duka, guna melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.

Dari hasil olah TKP, ditemukan tangki berikut alat semprot dan obat hama padi merk Rufino, Daskon, Banrel, Wetcin, Spontan. Sementara berdasarkan hasil  identifikasi, diketahui korban mengenakan kaos lengan pendek warna merah dan celana pendek warna hitam. Sedangkan berdasarkan pemeriksaan medis, oleh dokter Rudi Eko Wibowo, dari Puskesmas Kapas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dan berdasarkan keterangan keluarganya, korban mempunya riwayat penyakit diabet dan jantung.

“Diduga, penyebab kematian korban akibat penyakit jantung yang dideritanya kambuh secara mendadak,” jelas Kapolsek.

 

Atas peristiwa ini, ahli waris korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan tidak akan menutut pihak manapun atas meninggalnya korban.

“Setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.“ pungkas Kapolsek. (red/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785628497.2875 at start, 1785628497.719 at end, 0.43147683143616 sec elapsed