News Ticker
  • Polisi Buru Dua Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Depan Balai Desa Trenggulunan Ngasem Bojonegoro
  • Bayar PBB Pakai Sampah, Cantika Wahono: Bank Sampah Desa Sudu Bisa Jadi Percontohan Bojonegoro
  • Kebakaran Hutan di Kalitidu Bojonegoro Nyaris Ludeskan Bangunan Sekolah, Api Berjarak 10 Meter
  • Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Bojonegoro dan PT Shou Fong Lastindo Buka 3.000 Lowongan Kerja
  • Sepeda Motor Milik Warga Trucuk, Terbakar di Jalan Raya Margomulyo, Balen, Bojonegoro
  • Edukasi Jurnalistik Era Digital, RPS Gelar Mobil Jurnalisme di SMK Mambail Futuh Tuban
  • Angka Kasus Stroke Usia Muda Melonjak Hampir Dua Lipat, Begini Menurut Ahli
  • 30 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Optimalisasi Tata Kelola Keuangan Desa, Pemkab Bojonegoro Bekali Para Sekdes
  • Cuaca Bojonegoro Rabu 30 September 2026
  • Pemkab Bojonegoro Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pekerja Rentan, Ahli Waris Satlinmas Pacul Terima Santunan Kematian
  • 28 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 September 2026
  • Batik Obor Sewu Khas Bojonegoro, Refleksi Ajaran Luhur Masyarakat Samin
  • Seorang Pria asal Tuban Jadi Korban Pembacokan di Bojonegoro
  • Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim Bojonegoro dan ORADO Gelar Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI
  • 28 September dalam Catatan Sejarah
  • Cuaca Bojonegoro 28 September 2026
  • Nauval Rasyaad, Siswa Bojonegoro Peraih Medali Perunggu di OSN 2026
  • Pemprov Jatim Raih Terbaik I IHYA 2026, Khofifah Dorong UMKM Jadi Lokomotif Halal Global
  • 27 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 September 202
  • Ulasan Film Agensi Rumah Tangga, tentang Privilese dan Pemberdayaan Perempuan
  • Misi Dagang Pemprov Jatim dengan Arab Saudi Catat Potensi Transaksi Rp6,7 Triliun
Seorang Bocah di Ngraho, Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Peristiwa Orang Tenggelam

Seorang Bocah di Ngraho, Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro (Ngraho) - Lagi lagi, peristiwa orang meninggal dunia akibat tenggelam terjadi di Kecamatan Ngraho, kali ini korbannya seorang bocah bernama Moch Ulin Moha (9), warga Desa Tapelan RT 003 RW 002 Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (15/04/2018) sekira pukul 11.30 WIB siang tadi, dilaporkan meninggal dunia, akibat tenggelam di sungai Bengawan Solo yang berada di desa setempat.

Sebelum ditemukan tenggelam, korban bersama teman-temannya sedang berenang di sungai terpanjang di pula Jawa tersebut, namun tiba-tiba korban tenggelam sehingga teman-teman korban meminta bantuan pada warga yang berada di pinggir sungai tersebut.

Saat ditemukan, diduga korban masih hidup namun tak sadarkan diri, sehingga warga berupaya membawa korban ke puskesmas setempat, namun sesampai di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Menurut keterangan Kapolsek Ngraho, AKP H Purwanto S SH, yang dikutip dari keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi penemuan korban  bermula pada Minggu (15/04/2018), sekira pukul 11.00 WIB, teman-teman korban yang juga masih tetangga korban, yang bernama Dimas Aria Saputra (10), Rama (9) dan Rafi (11), berangkat bersama-sama hendak berenang di sungai Bengawan Solo. Sekira 30 menit berikutnya, korban datang menyusul dan lansung ikut berenang.

“Tak lama berselang, tiba-tiba teman-temannya melihat korban sudah tenggelam di tengah sungai Bengawan Solo,” jelas Kapolsek yang dikutip dari keterangan saksi.

Melihat korban tenggelam, selanjutnya teman-temannya tersebut berteriak minta tolong pada warga yang ada di pinggir sungai Bengawan Solo dan datanglah Saksi Sutikno (50) dan saksi Lamidi (36), keduanya juga masih tetangga korban, yang lansung berupaya melakukan pencarian terhadap korban.

“Tak lama berselang, korban diketemukan di dasar sungai, dalam keadaan tidak sadarkan diri,” lanjut Kapolsek.

Oleh kedua saksi, kemudian korban segera dibawa ke Puskesmas Ngraho dan setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Ngraho.” tutur Kapolsek.

Setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama anggota segera menuju ke Puskesmas Ngraho guna melakukan identifikasi serta ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP.

Dan berdasarkan hasil olah TKP, diduga penyebab tenggelamnya korban karena terseret arus sungai Bengawan Solo yang cukup deras, sehingga korban akhirnya tenggelam.

“Diduga korban tak kuasa melawan arus sungai Bengawan Solo yang cukup deras, sehingga korban tenggelam,” imbuh Kapolsek.

Sedangkan berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh dr Punita Surya dari Puskesmas Ngraho, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Penyebab kematian korban murni karena tenggelam.” jelas Kapolsek.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, orang tua korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi dengan dibuatkan surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi mayat.

“Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara yang diketahui dan disaksikan perangkat desa setempat, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.” lanjut Kapolsek

Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolsek tak lupa menghimbau kepada warga masyarakat khususnya para orang tua, agar melarang anak-anak untuk bermain atau berrenang di Sungai Bengawan solo, disaat arus airnya masih cukup besar.

“Semoga kejadian orang tenggelam di sungai Bengawan Solo tidak terjadi lagi,” harap Kapolsek. (red/imm)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1790783904.4524 at start, 1790783905.2467 at end, 0.79429888725281 sec elapsed