News Ticker
  • Rajut Tobat di Balik Jeruji, Polres Bojonegoro Gelar Khataman Al-Qur’an bagi Tahanan
  • Upaya Preventif Cegah Kanker Serviks, 500 Warga Blora Ikuti Vaksinasi HPV
  • Wujud Kepedulian Kesehatan Perempuan, DWP Bojonegoro Gelar Program Vaksinasi HPV
  • 09 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Jumat 09 Oktober 2026
  • Wabup Nurul Azizah Buka Festival Ledre 2026 di Purwosari, Ajak Kecamatan Lain Gali Inovasi
  • Para Perajin Unjuk Kebolehan Membuat Ledre di Area Festival
  • Tertemper Kereta Api Anggrek, Seorang Warga Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal
  • Kopi Ledre Kedai Deulleuda Hadir di Festival Ledre Bojonegoro 2026
  • Perkuat Kolaborasi Pemenuhan Hak Anak, Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek KHA
  • Baru Akan Resmi Dibuka Malam, Lokasi Festival Ledre Ramai Pengunjung
  • Semarak HUT ke-81 Jatim, 1.000 Guru Dapat Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
  • Tunggakan PBB-P2 Bojonegoro Tembus Rp8,2 Miliar, Warga Bebas Denda hingga 20 Oktober
  • Gayatri Bojonegoro Dorong Pendapatan Harian 5.400 KPM dari Beternak Ayam Petelur
  • Pekerja EMCL Kerja Bakti Bersama Masyarakat Sekitar Lapangan Kedung Keris
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 08 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 08 Oktober 2026
  • 08 Oktober dalam Sejarah
  • Festival Ledre 2026 Dorong Regenerasi Pengrajin dan Wirausaha Baru
  • Perluas Gerakan Lingkungan, Desa di Bojonegoro Ini Bentuk Pengurus Bank Sampah di 3 Dusun
  • Komisi C DPRD Bojonegoro Desak Pembentukan Satgas Kebencanaan Terpadu Lintas Sektor
  • Sambut HUT ke-81, Pemprov Jatim Gelar Servis Gratis untuk 8.100 Motor di 38 Kabupaten/Kota
  • Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit, Pemkab Bojonegoro Gelar Program Cek Kesehatan Gratis Bagi ASN
  • Sering Mengantuk Padahal Tidur Sudah Cukup? Ini 4 Faktor Pemicunya yang Sering Tak Disadari
Dulunya Rumah Sakit, Sekarang Rumah Walet

Melongok Rumah Pecinan Padangan

Dulunya Rumah Sakit, Sekarang Rumah Walet

Oleh Nasruli Chusna

Padangan - Menapaki situs kota tua Bojonegoro, Padangan, akan menjumpai beberapa bangunan kuno. Salah satunya adalah rumah Pecinan, yang usianya sudah sangat tua. Lokasinya berdekatan dengan masjid Kecamatan Padangan yang sudah berdiri sejak 1933. Dahulunya rumah Pecinan ini difungsikan sebagai rumah sakit.

Di depan rumah yang dulunya difungsikan sebagai rumah sakit tersebut, dibangun pagar besi setinggi 2 meter lebih. Berdasar dari informasi masyarakat setempat, kini bangunan berlantai tiga itu difungsikan sebagai rumah burung walet. Pemiliknya sendiri saat ini tinggal di Solo, dan hanya sesekali didatangi pemiliknya saat panen.

"Dahulunya kan di situ banyak tinggal orang tionghoa, makanya disebut rumah Pecinan. Orang sini yang masih menangi, termasuk saya dulu bilangnya ya klinik, gitu aja. Karena rumah sakit Padangan itu dulunya di situ," terang Kaswah, warga sekitar.

Pria yang berprofesi sebagai tukang servis jok dan sofa itu mengaku  tidak tahu banyak mengenai sejarah rumah Pecinan tersebut. Menurutnya, dahulu penghuninya terkesan tertutup. Namun melihat kondisi bangunan yang bertekstur perpaduan antara China dan Eropa, ia menduga bangunannya memang berusia ratusan tahun.

Pada teras depan nampak ornamen dengan motif teratai dan burung merak berhadap-hadapan. Sementara pada sisi yang lain terdapat patung dan relief bidadari dengan sayap terentang di atas di atas teras bangunan.

"Nampak sekali bahwa teratai dan merak merupakan motif khas China. Sementara patung bidadarinya itu khas Eropa. Jadi memang benar-benar perpaduan antara China dan Eropa," jelas pendiri Museum 13, Hary Nugroho.

Hary menambahkan, dalam draft rancangan buku cagar budaya yang disusunnya bersama JFX Hoery, rumah tersebut milik Tan King Liong. Bangunan tersebut dijadikan rumah sakit sekitar tahun 1950 sampai tahun 1980-an, karena pemiliknya pindah ke Solo.
Setelah itu perawatan diserahkan kepada keluarga Yap Ghie Tjong. Klinik baru pindah setelah di Padangan berdiri Puskesmas.

Setelah Yap Ghie Tjong meninggal, rumah itu dikosongkan dan dijadikan rumah sarang burung walet sehingga bangunan ini sudah tidak terawat. (rul/tap)

*) Foto rumah pecinan di padangan

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1791568382.3503 at start, 1791568383.0155 at end, 0.66520094871521 sec elapsed