News Ticker
  • Perluas Gerakan Lingkungan, Desa di Bojonegoro Ini Bentuk Pengurus Bank Sampah di 3 Dusun
  • Komisi C DPRD Bojonegoro Desak Pembentukan Satgas Kebencanaan Terpadu Lintas Sektor
  • Sambut HUT ke-81, Pemprov Jatim Gelar Servis Gratis untuk 8.100 Motor di 38 Kabupaten/Kota
  • Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit, Pemkab Bojonegoro Gelar Program Cek Kesehatan Gratis Bagi ASN
  • Sering Mengantuk Padahal Tidur Sudah Cukup? Ini 4 Faktor Pemicunya yang Sering Tak Disadari
  • Program Domba Kesejahteraan Pemkab Bojonegoro Bawa Manfaat Nyata bagi Warga Desa Begadon Gayam
  • DPRD Bojonegoro Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi dan Pembentukan Pansus
  • 07 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Rabu 07 Oktober 2026
  • SIMBAK KADES, Aplikasi Digital Milik Pemdes Sukorejo untuk Keamanan Lingkungan
  • Bantu 1.549 UMKM Naik Kelas, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Bansos Usaha Ekonomi Produktif di Pendopo Malowopati
  • Masuk 10 Besar Jaga Jatim, Siskamling Desa Sukorejo Bertransformasi Jadi Pusat Ketahanan Sosial dan Dilindungi BPJS Ganda
  • Perkuat Pemberdayaan Desa, TP PKK Bojonegoro Serahkan Bantuan dan Dorong Pengelolaan Sampah bernilai Ekonomi
  • 06 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Selasa 06 Oktober 2026
  • Blora Jadi Salah Satu Piloting MBG Prasmanan, Bupati-Wabup Pantau Antusiasme Siswa
  • Terlindas Truk di Jalan Raya Dander, Bojonegoro, Pelajar Asal Blora Meninggal Dunia
  • Sabet 9 Medali di Jatim Open Pandaan, Atlet Renang Taman Tirta Aquatic Bojonegoro Tampil Impresif
  • Kaya Nutrisi dan Terjangkau, Ini Manfaat Ikan Lele Bagi Kesehatan Beserta Risiko Pengolahannya
  • Hasilkan 12 Komitmen Investasi Rp2,4 Triliun, BI Jatim dan Pemprov Sukses Gelar EJIF 2026
  • 05 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Senin 05 Oktober 2026
  • Tegaskan Tata Kelola Bersih, Bupati Bojonegoro Terbitkan SE Pencegahan Pungli dan Korupsi Pelayanan Publik
  • Irjen Pol Dekananto Eko Purnomo, Jenderal Asal Bojonegoro yang Diangkat Jadi Kapolda Jatim
Seorang Nenek 70 Tahun Tewas Gantung Diri

Seorang Nenek 70 Tahun Tewas Gantung Diri

Oleh Erina Nur Fikriyah dan Sindi Fatika Sari

Ngraho - Peristiwa memilukan terjadi di Desa Tapelan, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (22/03) pagi tadi sekira pukul 05.30 WIB. Seorang nenek bernama Sarpi (70), warga RT 013 RW 007 Desa Tapelan, yang diketahui menderita tumor usus, nekat mengakhiri hidupnnya dengan cara gantung diri.

Menurut keterangan Simin (55), anak korban yang tinggal serumah dengan korban, pada sekira pukul 04.30 WIB, saat bangun dan hendak salat Subuh, dirinya masih melihat korban tidur di ruang tangah. "Saat saya bangun, saya masih melihat ibu tidur di depan TV," ujarnya.

Tanpa pikir macam-macam, Simin lalu menunaikan salat Subuh. Usai salat, sekira pukul 05.30 WIB dia melangkah menuju rumah bagian belakang atau dapur. Begitu masuk dapur, dia langsung terkejut. Untuk beberapa saat aliran darahnya seakan berhenti. Dia melihat ibunya, Sarpi, sudah tergantung di  bahu danyang dapur (tuwoh) yang terbuat dari kayu jati dengan menggunakan tali plastik warna biru.

Melihat peristiwa itu, Simin segera memanggil-manggil bibinya, Darmi (60), adik kandung korban yang tinggal di sebelah rumah korban. Selanjutnya mereka berdua mencoba menolong ibunya, Sarpi. Tetapi setelah diperiksa nadinya, ternyata ibunya itu sudah meninggal dunia.

Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Kepala Desa Tapelan, yang diteruskan laporan kepada Polsek Ngraho. Turut mendatangi tempat kejadian musibah, di antaranya Kapolsek Ngraho bersama 5 orang anggota Polsek Ngraho, Danramil Ngraho, Kepala Trantib Kecamatan Ngraho, Kepala Desa berikut perangkat Desa Tapelan, serta dokter dari Puskesmas Ngraho.

Kapolsek Ngraho AKP H Purwanto S SH yang datang langsung ke rumah korban, kepada beritabojonegoro.com, menjelaskan, kondisi korban dalam keadaan sakit tumor usus dan tiap hari mengeluh sakit. Diduga kuat korban mengalami putus asa karena sakit yang dialaminya tak kunjung sembuh.

Lebih lanjut AKP Purwanto mengatakan, berdasarkan visum luar yang dilakukan oleh dr Nova Setya dari Puskesmas Ngraho, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. "Keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan otopsi dan telah membuat pernyataan untuk tidak melakukan penuntutan. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Ngraho juga menuturkan, dalam bulan Maret ini sudah ada dua peristiwa gantung diri dengan korban meninggal di wilayah tugasnya.  Pertama adalah seorang kakek bernama Karni (64), warga Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, yang ditemukan meninggal gantung diri pada 10 Maret lalu. "Kedua, gantung diri yang dilakukan Sarpi (70) pagi tadi di Desa Tapelan," ucapnya.

Para korban kebanyakan tidak hanya sekali melakukan upaya percobaan bunuh diri. Untuk itu, melalui media ini AKP Purwanto berpesan kepada masyarakat yang memiliki keluarga pernah melakukan upaya percobaan bunuh diri, hendaknya jangan sampai lengah mengawasi aktivitas sehari-hari anggota keluarga tersebut. (rin/fat/tap)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1791405826.7746 at start, 1791405827.1231 at end, 0.3485209941864 sec elapsed