Okupansi Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak Drastis Sepanjang Awal Tahun 2026
Rabu, 15 April 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melaporkan pertumbuhan signifikan pada sektor angkutan penumpang di Stasiun Bojonegoro selama periode Triwulan I 2026. Berdasarkan data operasional, jumlah pengguna jasa kereta api di wilayah ini mengalami kenaikan hingga 37 persen jika dibandingkan dengan kurun waktu yang sama pada tahun sebelumnya.
Tercatat sebanyak 158.198 pelanggan memanfaatkan layanan kereta api di Bojonegoro sejak Januari hingga Maret 2026. Angka ini menunjukkan lompatan besar dari pencapaian tahun 2025 yang berada di angka 115.372 pelanggan. Perincian pergerakan penumpang tersebut meliputi 77.281 orang yang melakukan keberangkatan dan 80.917 orang yang tiba melalui stasiun kebanggaan warga Bumi Angling Dharma tersebut.
Data bulanan menunjukkan tren yang terus menanjak, di mana puncaknya terjadi pada Maret 2026 dengan total 66.175 pelanggan. Sementara itu, pada Januari dan Februari, angka penumpang masing-masing berada di level 49.020 dan 43.003 pelanggan. Fenomena ini membuktikan bahwa kereta api kian menjadi pilihan favorit bagi mobilitas masyarakat di tengah tuntutan ketepatan waktu dan kenyamanan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam mengedepankan kepuasan pelanggan di setiap aspek layanan.
“Peningkatan jumlah pelanggan di Stasiun Bojonegoro pada Triwulan I 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat. KAI secara konsisten mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama, serta menghadirkan kenyamanan melalui peningkatan fasilitas dan kualitas layanan yang berkelanjutan,” ujar Mahendro, Rabu (15/04/2026).
Sejauh ini, pihak Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai pembenahan, baik dari sisi keandalan sarana dan prasarana maupun penguatan integrasi antarmoda. Peningkatan ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pelaju di Bojonegoro dan sekitarnya.
Selain efisiensi waktu, kereta api juga dinilai sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Dengan tingginya animo masyarakat, KAI bertekad untuk terus menghadirkan inovasi yang mempermudah aksesibilitas bagi semua kalangan.
“KAI berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan layanan yang tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga nyaman dan memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut,” tutup Mahendro.(red/toh)




























.md.jpg)


