News Ticker
  • Tabrak Bak Belakang Dump Truk, 3 Orang Pemotor di Padangan, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia
  • Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro
  • Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai
  • Tabrakan Truk Molen dan Motor di Malo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-luka
  • Pemprov Jatim dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset Strategis Wujudkan Hilirisasi Inovasi
  • ASN Blora Kumpulkan Rp 370 Juta Lewat Gerakan Kencleng untuk Santuni Anak Yatim
  • Mengenal Makanan Penurun Kortisol untuk Mengelola Hormon Stres dan Menjaga Keseimbangan Tubuh
  • Waspada Pencatutan Nama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah untuk Modus Penipuan
  • Sambut Peluncuran KA Anggrek, KAI Daop 8 Surabaya Manjakan Penumpang dengan Bingkisan Spesial
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
  • Kalender Jawa, Besok Tanggal 06 Mei 2026 Jatuh pada Hari Rabu Pon
  • Cermin Hijau: Saat Kita Bertemu Diri Sendiri di Bawah Rindang Pohon
  • Tabrakan Motor di Kalitidu, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, 2 Lainnya Luka Ringan
  • Memahami Diri Sendiri Lebih dari Sekadar Apa yang Terlihat
  • Tersengat Listrik, Seorang Pekerja Peternakan Ayam di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Dunia
Okupansi Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak Drastis Sepanjang Awal Tahun 2026

Okupansi Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Melonjak Drastis Sepanjang Awal Tahun 2026

Bojonegoro – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melaporkan pertumbuhan signifikan pada sektor angkutan penumpang di Stasiun Bojonegoro selama periode Triwulan I 2026. Berdasarkan data operasional, jumlah pengguna jasa kereta api di wilayah ini mengalami kenaikan hingga 37 persen jika dibandingkan dengan kurun waktu yang sama pada tahun sebelumnya.

Tercatat sebanyak 158.198 pelanggan memanfaatkan layanan kereta api di Bojonegoro sejak Januari hingga Maret 2026. Angka ini menunjukkan lompatan besar dari pencapaian tahun 2025 yang berada di angka 115.372 pelanggan. Perincian pergerakan penumpang tersebut meliputi 77.281 orang yang melakukan keberangkatan dan 80.917 orang yang tiba melalui stasiun kebanggaan warga Bumi Angling Dharma tersebut.

Data bulanan menunjukkan tren yang terus menanjak, di mana puncaknya terjadi pada Maret 2026 dengan total 66.175 pelanggan. Sementara itu, pada Januari dan Februari, angka penumpang masing-masing berada di level 49.020 dan 43.003 pelanggan. Fenomena ini membuktikan bahwa kereta api kian menjadi pilihan favorit bagi mobilitas masyarakat di tengah tuntutan ketepatan waktu dan kenyamanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam mengedepankan kepuasan pelanggan di setiap aspek layanan.

“Peningkatan jumlah pelanggan di Stasiun Bojonegoro pada Triwulan I 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat. KAI secara konsisten mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama, serta menghadirkan kenyamanan melalui peningkatan fasilitas dan kualitas layanan yang berkelanjutan,” ujar Mahendro, Rabu (15/04/2026).

Sejauh ini, pihak Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai pembenahan, baik dari sisi keandalan sarana dan prasarana maupun penguatan integrasi antarmoda. Peningkatan ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pelaju di Bojonegoro dan sekitarnya.

Selain efisiensi waktu, kereta api juga dinilai sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Dengan tingginya animo masyarakat, KAI bertekad untuk terus menghadirkan inovasi yang mempermudah aksesibilitas bagi semua kalangan.

“KAI berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan layanan yang tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga nyaman dan memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Kami optimistis tren positif ini akan terus berlanjut,” tutup Mahendro.(red/toh)

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1778873882.5662 at start, 1778873886.1336 at end, 3.5674531459808 sec elapsed