Sigit Kushariyanto di Reses Bojonegoro: Kawal Aspirasi Warga soal Pertanian hingga Kesehatan Lansia
Jumat, 06 Februari 2026 18:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Golkar, Sigit Kushariyanto, SE, MM, menegaskan komitmennya sebagai penyambung lidah rakyat melalui kegiatan reses masa sidang I tahun 2026. Acara yang digelar di Gedung Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) Bojonegoro di Jalan Diponegoro, Kepatihan, pada Jumat (06/02/2026) pagi ini dihadiri puluhan warga yang antusias menyampaikan langsung keluhan dan harapan mereka.
Sigit, yang juga menjabat di Komisi B DPRD, menjadikan dua isu krusial sebagai prioritas utama: infrastruktur dan pertanian. Namun, sorotan paling tajam tertuju pada masalah abrasi di bantaran sungai yang mengancam permukiman warga, khususnya di Desa Kauman dan Kelurahan Ledok Kulon. Banyak peserta reses mengeluhkan erosi tanah yang semakin parah, ditambah kondisi jalan lingkungan rusak, sistem pembuangan limbah yang minim, serta dampaknya terhadap kesehatan—terutama bagi lansia yang mendominasi kawasan tersebut.
Sejumlah warga lansia menyuarakan kekhawatiran serius soal kurangnya akses pelayanan kesehatan rutin dan asupan gizi yang layak. Mereka meminta program kesehatan khusus lansia diaktifkan kembali agar kesejahteraan kelompok rentan ini lebih terjamin. Sigit langsung merespons dengan menjanjikan akan mengawal isu ini hingga ke tingkat kebijakan, termasuk mendorong peningkatan fasilitas kesehatan dan program gizi bagi para manula. Sigit menekankan perlunya perbaikan segera, termasuk peningkatan pelayanan kesehatan rutin dan asupan gizi.
Di sektor pertanian, petani juga tak kalah vokal. Mereka mengeluhkan anjloknya harga hasil panen saat musim raya, minimnya alat pendukung seperti mesin potong padi dan combine harvester, serta kebutuhan irigasi yang lebih andal. Ada pula desakan agar harga pasca panen bisa lebih seragam sehingga petani tidak terus-terusan dirugikan.
Sigit menegaskan bahwa semua aspirasi ini bukan sekadar didengar, melainkan akan dibawa ke ruang sidang DPRD untuk diperjuangkan.
"Setiap keluhan dan harapan akan saya kawal agar menjadi kebijakan nyata yang pro-rakyat dan merata di Bojonegoro," katanya saat menutup sesi dialog.
Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi warga untuk berpartisipasi langsung dalam proses pembangunan daerah. BPBD dan instansi terkait diharapkan segera menindaklanjuti temuan lapangan, khususnya penanganan abrasi dan dukungan kesehatan lansia, demi mencegah dampak lebih luas.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir




























.md.jpg)


