News Ticker
  • Tim dari GGN Association Bakal Dampingi Geopark Bojonegoro Menuju UNESCO Global Geopark
  • Global Geoparks Network Association Lakukan Kunjungan di Sejumlah Geosite di Bojonegoro
  • Tersengat Listrik Saat Memancing, Seorang Anak di Kalitidu, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Bus Tabrak Motor di Sumberrejo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal
  • Jalan Raya Bojonegoro-Dander Dipenuhi Lumpur Proyek, Mengganggu Pengguna Jalan hingga Banyak yang Jatuh
  • Pemkab Bojonegoro Selesaikan 838 Unit Sanitasi Warga pada 2025
  • Sungai Gandong di Purwosari, Bojonegoro Alami Abrasi, Rumah Warga Terancam Longsor
  • Tertabrak Kereta Api Gumarang di Kalitidu, Bojonegoro, Warga Muara Enim, Sumatera Selatan Meninggal
  • Kembali Pecahkan Rekor, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.675.000 Per Gram
  • 3 Hari Berturut-Turut, Harga Emas Antam Pecahkan Rekor Baru, Hari Ini Rp 2.665.000 Per Gram
  • Petani di Kepohbaru, Bojonegoro Meninggal Dunia di Sawah
  • Rekor Baru, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 Per Gram
  • Indonesia Resmi Menjadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
  • Tenggelam di Waduk, Seorang Anak di Kedungadem, Bojonegoro Meninggal
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Proyek Trotoar dan Drainase Tahun 2025 Sesuai Aturan
  • 5 Rumah Warga Tambakrejo, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin, Kerugian Capai Rp 160 Juta
  • Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Ngraho, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Pemkab Blora Terus Dorong Perluasan Rute Trans Jateng
  • RSUD Bojonegoro Resmi Jadi Penyedia Layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos untuk Transparansi
  • Pengalaman Kulineran Bebek THR Surabaya yang Khas dan Unik
  • Tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek, Seorang Wartawan di Baureno, Bojonegoro Meninggal
  • Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang SDM dan Perdagangan
  • Pemasangan Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos Bojonegoro Hampir Tuntas
Pingsan saat Mancing di Bendung Gerak, Warga Trucuk, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit

Orang Meninggal Mendadak

Pingsan saat Mancing di Bendung Gerak, Warga Trucuk, Bojonegoro Meninggal di Rumah Sakit

 
Bojonegoro - Seorang laki-laki bernama Supirman (60), warga Desa Mori RT 001 RW 001, Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami pingsan dan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Senin malam (05/01/2026).
 
 
Sebelumnya, korban sedang memancing di Sungai Bengawan Solo tepatnya di jembatan Bendung Gerak turut ‎Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, namun tiba-tiba pingsan.
 
Dugaan sementara, penyakit jantung lemah yang diderita korban kambuh secara mendadak akibat kelelahan saat memancing.
 
saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
 
 
 
Kapolsek Kalitidu, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Saefudinuri SH, menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Senin (05/01/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, korban bersama seorang temannya berangkat memancing di Sungai Bengawan Solo tepatnya di jembatan Bendung Gerak turut ‎Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
 
“Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB korban pingsan atau tidak sadarkan diri,” tutur AKP Saefudinuri.
 
Mengetahui kejadian tersebut, rekan korban bersama warga yang ada di sekitar lokasi kejadian segera menolong korban sambil menghubungi Perangkat Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, untuk membawa korban ke rumah sakit menggunakan mobil siaga desa.
 
“Saat itu istri dan anak korban juga datang ke lokasi kejadian karena sebelumnya telah dikabari oleh warga,” tutur Kapolsek.
 
Selanjutnya dengan menggunakan mobil siaga desa korban di bawa menuju RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
 
“Setelah sampai di rumah sakit, korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia.” kata Kapolsek.
 
 
Kapolsek menjelaskan bahwa menurut keterangan anaknya, bahwa korban sebelumnya rawat inap di RSUD Bojonegoro selama 10 hari karena penyakit jantung lemah.
 
“Diduga penyebab kematian korban akibat penyakit yang dideritanya kambuh,” kata Kapolsek.
 
Atas kejadian tersebut keluarga korban menerima sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi yang dinyatakan dengan surat pernyataan.
 
“Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” kata Kapolsek AKP Saefudinuri SH. (red/imm)
 
 
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1768725847.9111 at start, 1768725848.4297 at end, 0.51864290237427 sec elapsed