News Ticker
  • 23 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Juli 2026
  • Olahraga Makin Kalcer Pakai On Headband Original dari Blibli
  • Bupati Bojonegoro Salurkan Bantuan Saprotan ke 99 Kelompok Tani
  • Penyebab Mengapa Warga RI Tak Banyak yang Berumur Panjang
  • Disnakkan Bojonegoro Gelar Bimtek GAYATRI Serentak untuk 242 KPM di Tiga Lokasi
  • Gelar Peralatan Kebencanaan Jatim 2026 Dipusatkan di Pantai Pancer Door Pacitan
  • Penerimaan DBH SDA Bojonegoro Tahap III Tahun 2026 Tembus Rp 377,16 Miliar
  • Dorong IKM Tembus Pasar Global, Dekranasda Bojonegoro Gelar Pembinaan dan Gandeng FEB UMM
  • 22 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 22 Juli 2026
  • Masyarakat Desa Sudu, Gayam, Bojonegoro Targetkan Bisa Kelola Sampah Se-Kecamatan
  • Tingkatkan Skill Wirausaha Muda, Dinpora Bojonegoro Gelar Workshop Video Promosi Berbasis Ponsel
  • Permintaan Batik Bojonegoro Meningkat
  • Slow Jogging vs Jogging Biasa, Mana Lebih Bermanfaat?
  • 21 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 21 Juli 2026
  • Peringati World Diabetes Day 2026, IDI Bojonegoro dan PERSADIA Edukasi Masyarakat Kendalikan Diabetes
  • 20 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 20 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Bahas Pembangunan Pasar Kota, Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Penuntasan Relokasi Pedagang ke Pasar Wisata
  • Diplomasi Kuliner Bupati Arief Rohman, Lontong Opor Pak Pangat Ngloram Pikat Sekjen Kementerian ESDM
  • Bahaya Mengonsumsi Mi Instan Mentah Bagi Pencernaan, Berisiko Picu Penyakit Kronis
  • Perkuat Swasembada Gula Nasional, Pemprov Jawa Timur Targetkan Pengembangan Puluhan Ribu Hektare Lahan Tebu
Mayat Perempuan yang Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Ngraho, Bojonegoro adalah Warga Magetan

Penemuan Mayat

Mayat Perempuan yang Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Ngraho, Bojonegoro adalah Warga Magetan

Bojonegoro - Sesosok mayat perempuan yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo turut wilayah, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada Minggu (11/05/2025) pukul 15.00 WIB, identitasnya telah diketahui.
 
Korban bernama Ilut Apriliani (15), warga Desa Lembeyan Wetan RT 002 RW 004, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang telah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Jumat (09/05/2025).
 
 
Identitas korban tersebut dipastikan setelah ibu kandung korban didampingi anggota keluarga dan perangkat desa setempat datang langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk mengenali atau mengidentifikasi mayat yang ditemukan tersebut.
 
Saat ini, jenazah korban telah diambil atau diserahkan kepada keluarganya untuk untuk dimakamkan.
 
 

Petugas, saat serahkan mayat warga Kabupaten Magetan yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, kepada pihak keluarga. Minggu (11/05/2025). (Aset: Istimewa)

 
Kapolsek Ngraho, Polres Bojonegoro Inspektur Satu (Iptu) Sutaryanto, membenarkan bahwa mayat yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo turut Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (11/05/2025) kemarin adalah warga Kabupaten Magetan.
 
“Korban bernama Ilut Apriliani, umur 15 tahun, warga Desa Lembeyan Wetan RT 002 RW 004, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan,” tutur Iptu Sutaryanto. Senin pagi (12/05/2025).
 
 
Menurut Iptu Sutaryanto, kepastian terkait identitas korban tersebut setelah ibu kandung korban, Lasmi (40), dengan didampingi anggota keluarga dan Perangkat Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, pada Minggu (11/05/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, datang langsung ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk mengenali atau mengidentifikasi mayat yang ditemukan tersebut.
 
“Hasil identifikasi oleh pihak keluarga, bahwa mayat tersebut sesuai dengan ciri-ciri korban (Ilut Apriliani) yang hilang pada hari Jumat, 09 Mei 2025,” tutur Iptu Sutaryanto.
 
Setelah didapati kesesuaian ciri-ciri mayat tersebut, selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses lebih lanjut.
 
“Jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga. Sudah diterima langsung oleh ibu kandungnya dengan didampingi keluarga dan perangkat desanya,” kata Iptu Iptu Sutaryanto.
 
 
 
 
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya (Mrs X), pada Minggu (11/05/2025) pukul 15.00 WIB ditemukan mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo turut wilayah, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
 
Selanjutnya mayat tersebut dievakuasi oleh Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.
 
Setelah dievakuasi, mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, setelah dilakukan identifikasi, mayat tersebut masih belum diketahui identitasnya.
 
 
Selanjutnya pada pada Minggu (11/05/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, ibu kandung korban dengan didampingi anggota keluarga dan Perangkat Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, datang langsung ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk mengenali atau mengidentifikasi mayat yang ditemukan tersebut.
 
Dan dari hasil identifikasi, dipastikan bahwa mayat tersebut sesuai dengan ciri-ciri korban, yaitu Ilut Apriliani (15), warga Desa Lembeyan Wetan RT 002 RW 004, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, yang telah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Jumat (09/05/2025) (red/imm)
 
 
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784772593.9997 at start, 1784772594.3422 at end, 0.34254503250122 sec elapsed