News Ticker
  • Terlindas Truk di Kasiman, Bojonegoro, Seorang Pemotor asal Senori, Tuban Meninggal Dunia
  • Tabrakan Toyota Rush dengan Truk di Bawah Flyover Gayam, Bojonegoro, 5 Orang Luka-luka
  • Spekta Bumi Fun Run 2026 Siap Digelar di Bojonegoro 3 Mei 2026
  • Bupati Blora Ingatkan Jajaran OPD Perkuat Tata Kelola Bersih dan Cegah Korupsi
  • Ratusan Guru Raudhatul Athfal Bojonegoro Pererat Silaturahmi Melalui Momentum Halal Bihalal
  • Pemkab Bojonegoro Susun Strategi Edukasi Pengelolaan Sampah Menuju Adipura 2026
  • Ratusan Aparatur Sipil Negara Terima SK Pensiun, Bupati Bojonegoro Tekankan Pengabdian Masyarakat
  • Pentol Legend Depan BRI Bojonegoro, Kuliner Ndaging dan Empuk Tepi Jalan
  • Bupati Blora Ambil Sumpah Ratusan PNS, Tekankan Dedikasi dan Pelayanan Santun kepada Masyarakat
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 01 April 2026
  • 01 April dalam Sejarah
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Aturan ASN Berangkat Kerja Naik Sepeda Tiap Senin
  • Diduga Akibat Lilin, Kakek Penderita Sakit Lumpuh di Dander, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Balen, Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Rembesan Air Berbau Gas Muncul di Dalam Rumah Warga Ngasem, Bojonegoro
  • Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu
  • Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi
  • Tim Gabungan Ungkap Sederet Pemicu Kelangkaan LPG 3 Kg di Bojonegoro, Tindak Tegas Pangkalan Nakal
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Kembali CFD Minggu 29 Maret 2026
  • Ikon Lampu Mliwis Putih Percantik Jembatan TBT, Tim PJU Bojonegoro Siaga Penuh Selama Cuti Lebaran
  • Pemprov Jatim Berlakukan WFH bagi ASN Setiap Rabu Mulai 1 April 2026
  • Meninggal Malam Jumat Wage, Makam Warga Dander, Bojonegoro Dibongkar Orang Tak Dikenal
  • 3.378 Penumpang Naik-Turun di Stasiun Bojonegoro Hari Ini
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kepohbaru, Bojonegoro, Meninggal di Sawah
Gelar Ritual, Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal Dunia di Petilasan Empu Supo, Grabagan, Tuban

Penemuan Mayat

Gelar Ritual, Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal Dunia di Petilasan Empu Supo, Grabagan, Tuban

Tuban - Warga Desa Dermawuharjo, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Selasa (22/03/2022), dihebohkan dengan penemuan mayat seorang ibu dan anaknya.
 
Kedua korban diketahui bernama Marsih (66) dan anaknya Mariyanto (45), yang ditemukan meninggal dunia di lokasi Petilasan Pengapen Empu Supo, yang tidak jauh dari rumah kedua korban.
 
 
Sebelumnya, korban Marsih berkunjung ke Petilasan Empu Supo untuk melakukan ritual, namun karena tak kunjung pulang sehingga disusul oleh anaknya yang bernama Marianto. Dan saat mengetahui ibunya tergeletak di petilasan tersebut, Marianto berusaha menolong, namun ia justru ikut tewas bersama ibunya.
 
Diduga, keduan korban meninggal dunia akibat keracunan gas belerang atau sulfur yang berada di Petilasan Empu Supo yang tidak jauh dari rumah korban.
 
Gas belerang yang sangat tinggi, membuat korban ibu dan anak tidak mampu bertahan dan mengakibatkan korban sesak nafas dan meninggal dunia.
 
 

Korban Marsih (66) dan Mariyanto (45), warga Desa Dermawuharjo, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, yang meninggal dunia di lokasi Petilasan Pengapen Empu Supo, di desa setempat. Selasa (22/03/2022) (foto: dok istimewa)

 
Kapolsek Grabagan, Polres Tuban, Iptu Darwanto, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, jika dua orang yang meninggal tersebut merupakan ibu dan anak yang hendak menggelar ritual.
 
Menurut Kapolsek, Petilasan Empu Supo dipercaya oleh warga setempat sebagai tempat yang dikeramatkan dan sering dijadikan tempat ritual.
 
"Iya, korban ini hendak ritual di Petilasan Empu Supo, karena ini dipercaya sebagai tradisi warga di sini yang akan melaksanakan panen padi," ucap Kapolsek Grabagan Iptu Darwanto.
 
 
Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan para saksi dan dari hasil olah TKP, kronologi kejadian tersebut bermula pada Selasa (22/03/2022) sekira pukul 05.30 WIB, korban Marsih berkunjung ke Petilasan Empu Supo yang tidak jauh dari rumah, untuk melakukan ritual.
 
Hingga sekitar pukul 05.00 WIB, korban Marsih tak kunjung pulang sehingga anaknya yang bernama Marianto berupaya mencari ibunya.
 
"Lalu, sang anak curiga karena ibunya tak kunjung pulang, Marianto kemudian menyusul ke lokasi Petilasan Empu Supo," ucap Kapolsek.
 
Saat tiba di lokasi kejadian, Marianto melihat ibu kandungnya tergeletak di dasar kolam di area Petilasan Empu Supo, sehingga Marianto bergegas mendatangi ibunya untuk memberikan pertolongan.
 
Saat itu, Marianto berupaya mengangkat tubuh ibunya, namun naas, Marianto justru ikut tewas bersama ibu kandungnya.
 
"Jadi anaknya juga hendak menolong ibunya, tapi bau yang menyengat mengakibatkan keduanya meninggal di lokasi kejadian," kata Iptu Darwanto.
 
 
Kapolsek Iptu Darwanto menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang bernama Sutrisno (47) yang saat itu hendak pergi ke sawah, dan melihat kedua korban tergeletak di lokasi petilasan tersebut.
 
"Sekitar pukul 05.30 WIB, seorang saksi bernama Sutrisno yang hendak pergi ke sawah, melihat ada dua orang yang tergeletak di lokasi petilasan." kata Kapolsek
 
Mengetahui kejadian tersebut, saksi Sutrisno segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat dan dilanjutkan kepada Polsek Grabagan.
 
 
Setelah menerima laporan, Kapolse bersama anggota langsung bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi dan mengevakuasi korban.
 
"Setelah dilakukan pengecekan, detak jantung kedua korban sudah tidak ada, dan pihak keluarga meminta agar dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan," tutur Kapolsek Grabagan, Iptu Darwanto Darwanto. (ayu/imm)
 
 
Reporter: Ayu FAdillah SIKom
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1775161852.8772 at start, 1775161853.3613 at end, 0.48413181304932 sec elapsed