News Ticker
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro16 September 2026
  • Tidur di Kamar Terang Berdampak Buruk bagi Jantung, Studi Temukan Risiko Penebalan Otot Jantung
  • Hadiri Forum Bersama Menko AHY, Gubernur Khofifah Paparkan Inovasi Permata Jatim dan Sikawanku Penanganan Kawasan Kumuh
  • RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Hadirkan Layanan MRI 3 Tesla dan MSCT 256 Slice
  • Bupati Blora Sambangi ID FOOD demi Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan
  • Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Disperinaker Bojonegoro Fasilitasi Pendaftaran Merek Gratis bagi Pelaku IKM
  • Hadiri Rakor Bersama Menko IPK AHY, Bupati Blora Siap Perluas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu
  • Tingkatkan Resapan Air, DLH Bojonegoro dan EMCL Gelar Kampanye Biopori di Padangan
  • 15 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 September 2026
  • Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB
  • Seni Memimpin di Zona Tak Diketahui: Panduan Penting Bagi Pemimpin Perusahaan
  • Mata Kedutan, Ini Penjelasan Dokter Mata Soal Penyebabnya
  • 14 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 September 2026
  • Karnaval HUT Kemerdekaan RI Desa Wadang, Ngasem, Bojonegoro Tampilkan Keragaman Budaya
  • Wakil Kepala BGN Copot Kepala Dapur dan Suspend Permanen SPPG Sukorejo 2 Blora Buntut Keracunan Siswa,
  • Cegah Pencemaran Sungai, Warga di Kecamatan Gayam, Bojonegoro Gelar Aksi Jaga Bumi Kita
  • Tutup Pelatihan PKA Angkatan III, Wabup Nurul Azizah Minta 30 Pejabat Bojonegoro Jadi Penggerak Perubahan
  • 12 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 12 September 2026
  • Buka Pameran Temporer di Museum Rajekwesi, Wabup Nurul Azizah Tekankan Pentingnya Merawat Sejarah dan Kebudayaan Daerah
  • Resmikan Pusat Riset Pesantren, Gubernur Khofifah Salurkan Beasiswa untuk 1.100 Santri Jatim
  • Tingkatkan Tertib Administrasi Digital, DWP Bojonegoro Gelar Bimtek Updating E-Reporting
Pedagang Pasar Temayang, Bojonegoro, Terima Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu

Pedagang Pasar Temayang, Bojonegoro, Terima Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu

Bojonegoro - Dua orang pedagang di Pasar Desa Temayang, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, masing-masing bernama Kasih (65) dan Jaminten (60) mengaku menjadi korban perdaran uang palsu dari pembeli di pasar tersebut.
 
Setelah menyadari bahwa uang yang diterima tersebut palsu, kedua pedagang tersebut segera melaporkan kepada petugas kepolisian setempat.
 
Saat ini, kasus peredaran uang palsu tersebut dalam penyelidikan aparat kepolisian dari Polsek Temayang dan Polres Bojonegoro.
 
 
Jaminten, salah satu pedangang yang magaku menerima satu lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu, menuturkan bahwa kejadian tersebut ia ketahui setelah menghitung uang hasil jualannya.
 
"Pas saya hitung ada uang pecahan seratus ribu yang agak aneh. Uangnya kusam dan potongan tidak sama dengan uang asli." kata Jaminten.
 
Hal senada juga disampaikan Kasih (65) yang sehari-hari bejualan bumbu dapur di Pasar Temayang mengaku juga mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dari pembeli yang tidak dikenal.
 
"Tidak tahu dari pembeli yang mana yang memberikan uang palsu, karena tadi itu yang belanja banyak jadi tidak mengenali satu persatu yang belanja." kata Kasih.
 
 
 

Petugas saat terima laporan adanya peredaran uang palsu dri pedagang di Pasar Desa Temayang, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Senin (10/05/2021) (foto: dan beritabojonegoro)

 
Sementara itu salah satu Anggota Polsek Temayang, Aiptu Sukisno, yang menerima laporan dari kedua pedagang pasar tersebut membenarkan ada dua pedagang yang melaporkan karena menerima uang palsdu dari pembeli.
 
"Pada saat kita melakukan operasi yustisi protokol kesehatan COVID-19, tiba-tiba ada warga yang melaporkan bahwa telah menerima hasil jual beli berupa uang palsu pecahan Rp 100 ribu." tutur Aiptu Sukisno.
 
Untuk pihak kepolisian mengimbau kepada para pedagang yang yada di Pasar Temayang, untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli karena telah ditemukan indikasi adanya peredaran uang palsu dan dimungkinkan masih ada yang beredar ke pedagang lainya.
 
"Kita imbah para pedagang agar lebih berhati-hati. Yang terpenting kenali alat transaksi agar seandainya jiga terjadi lagi bia segera melaporkan ke petugas pasar atau kepolisian. Mudah-mudahan tidak bertambah lagi peredarannya." kata Aiptu Sukisno.
 
 
Terpisah, Kapolsek Temayang AKP Jadmiko SH, kepada awak media ini menyampaikan bahwa saat ini uang yang diduga palsu tersebut untuk sementara disita petugas untuk dilaksanakan penyelidikan dan pengembangan. Menurutnya pihaknya akan meminta keterangan kepada kedua pedagang yang menerima uang palsu tersebut.
 
"Kita lakukan penyelidikan dan sudah kita laporkan ke Polres Bojonegoro." tutur AKP Jadmiko. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Dari Peserta Magang Menjadi Operator, Kisah Anak Bojonegoro di Lapangan Gas JTB

Bojonegoro - Delapan tahun lalu, sebanyak 108 putra-putri terbaik Bojonegoro memulai langkah kecil sebagai peserta Program Apprentice SKK Migas bersama ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1789521633.3793 at start, 1789521633.7392 at end, 0.35989499092102 sec elapsed