News Ticker
  • Sinergi Dinsos Bojonegoro dan IZI Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Balen
  • Pemkab Bojonegoro Gandeng Universitas Brawijaya Dorong Inovasi Peternakan Berkelanjutan
  • 02 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 2 Agustus 2026 di Bojonegoro
  • Pemkab Bojonegoro Borong Lima Penghargaan pada Puncak Harganas ke-33 Jawa Timur
  • Jalan Kaki 10 Menit Setelah Makan Efektif Turunkan Gula Darah dan Atasi Kembung
  • Sebelum Nonton Spider-Man Brand New Day, Film-film Ini Perlu Ditonton
  • Optimalkan Kinerja Pemerintahan Digital, Pemkab Bojonegoro Matangkan Data Dukung Evaluasi 2026
  • Pemkab Bojonegoro Optimistis Masuk UNESCO Global Geopark
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ruko Makanan Cepat Saji di Baureno Bojonegoro Ludes Terbakar
  • 1 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Sabtu 1 Agustus 2026
  • Pemotor Meninggal Dihantam Pikap Setelah Tabrak Gerobak Bakso di Sugihwaras Bojonegoro
  • Wabup Bojonegoro Sidak Warung Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Sukosewu
  • Tekan Angka Kekeringan dan Perluas Ruang Hijau, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Suka Menanam di Sukosewu
  • Perkuat Kolaborasi Pembangunan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Hibah dan Gelar Pembinaan untuk Ratusan Ormas
  • 31 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Segera Lakukan Pelebaran Jalan Poros Purwosari-Tambakrejo, Anggaran Rp 20 M
  • Ini Batas Aman Harian Konsumsi Micin Menurut Pakar Kesehatan
  • DPRD dan Pemkab Bojonegoro Sahkan Dua Raperda Strategis Bidang Pariwisata dan Perlindungan Anak
  • Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Luncurkan Perisai Anak Jatim, Perkuat Ekosistem Digital Ramah Anak
  • Asesmen Hari Kedua UNESCO Global Geopark, Tim Asesor Kagumi Kekayaan Alam dan Budaya Bojonegoro
  • 30 Juli dalam Sejarah
Jatuh Dari Pohon Duren Setinggi 20 Meter, Warga Kecamatan Sekar Tewas Seketika

Jatuh Dari Pohon Duren Setinggi 20 Meter, Warga Kecamatan Sekar Tewas Seketika

Oleh Imam Nurcahyo

Sekar - Damri (55), warga Dusun Kedaton Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (08/08/2017) sekira pukul 10.30 WIB pagi tadi, dilaporkan ke Polsek Sekar oleh kepala desa setempat, meninggal dunia akibat jatuh dari pohon duren setinggi kurang lebih 20 meter yang berada di hutan Petak 156 RPH Klino BKPH Tulung KPH Saradan, turut wilayah Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro.

Saat sebelum peristiwa tersebut terjadi, korban usai mengambil rambanan atau pakan ternak berupa daun duren dan bermaksud turun dari pohon duren tersebut, namun korban terpelanting dan jatuh ke tanah. Akibatnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut saksi Maryono (40), Kepala Desa Klino Kecamatan sekar, bahwa pada hari Selasa (08/08/2017) sekira pukul 08.00 WIB tadi pagi, korban berangkat dari rumah ke hutan untuk mencari rambanan atau pakan ternak.  “Korban mengambil rambanan dengan memanjat pohon duren setinggi kurang lebih 20 meter,” terang Kepala Desa Klino, Maryono.

Masih menurut Kades Klino, tak jauh dari lokasi pohon yang dipanjat korban, ada saksi Minto (40), Dari (55) dan Sumarno (32), ketiganya tetangga korban, warga Dusun Krajan Desa Klino Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro.

“Setelah merasa cukup mengambil rambanan, korban bermaksud turun dari pohon duren tersebut, namun korban terpelanting dan jatuh ke tanah.” terang Kades Klino.

Selanjutnya, para saksi yang berada di dekat lokasi kejadian, langsung mendatangi korban untuk memberikan pertolongan, akan tetapi saat itu korban diketahui telah meninggal dunia.

“Selanjutnya oleh para saksi, korban dibawa ke Balai Desa Klino untuk dilaporkan pada perangkat desa setempat dan pihak kepolisian,” imbuh Kades Klino.

Kapolsek Sekar, AKP Supriyo, kepada media ini menjelaskan bahwa setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian, guna melakukan identifikasi dan olah TKP. Berdasarkan hasil identifikasi, ciri-ciri jenazah diketahui panjang mayat 155 centimeter, berat 50 kilogram, kulit sawo matang, rambut hitam pendek, korban memakai kaos kuning dan celana pendek.

“Terdapat luka gores pada kaki kiri, dada dan tangan. Selain itu, hidung, mulut dan telinga korban keluar darah,” terang AKP Supriyo.

Sedangkan menurut keterangan dokter Andik S dari Puskesmas Sekar, tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. “Menurut keterangan dokter, korban mengalami gegar otak saat terjatuh di tanah,” imbuh Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan musyawarah dengan keluarga dan istri korban, ahli waris korban menolak untuk dilakukan otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, tidak akan melakukan penuntutan kepada siapapun dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, yang diketahui dan disaksikan oleh kepala desa setempat.

“Ahli waris korban membuat surat pernyataan tidak akan melakukan penuntutan kepada siapapun dan memerima kejadian tersebut sebagai musibah,” lanjut Kapolsek.

Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman. (inc/imm).

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785645423.0441 at start, 1785645424.7937 at end, 1.749596118927 sec elapsed