News Ticker
  • Tingkatkan Kesadaran Pencegahan Kanker Serviks, DWP Bojonegoro Siapkan Program Vaksinasi HPV Terjangkau
  • Defisit Kalori Tanpa Karbohidrat Berisiko Pusing dan Lemas, Pakar Gizi Ingatkan Pentingnya Asupan Glukosa untuk Otak
  • Akses Jalan 11 Dusun Jadi Tumpuan, Pemdes Napis Harapkan Bantuan Jembatan dari Pemkab Bojonegoro
  • Bupati Setyo Wahono Dorong BUMDes Napis Jadi Off-Taker Hasil Tani dan Opsi Pemekaran Desa
  • TP PKK Bojonegoro Gelar Workshop Optimalisasi Kawasan Tanpa Rokok, Upaya Lindungi Keluarga dari Asap Rokok dan Vape
  • 2 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Jumat 2 Oktober 2026
  • 3 Rumah Warga Dander, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 170 Juta
  • 113 Pejabat ASN Pemkab Bojonegoro Dilantik, Bupati Setyo Wahono Tekankan Pentingnya Adab
  • KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Penataan Area Depan Stasiun Bojonegoro untuk Kenyamanan Pelanggan
  • Warga Kurang Mampu di Cengkir Kepohbaru Rasakan Manfaat Bantuan Listrik Gratis Pemkab Bojonegoro
  • Mtq Kabupaten Bojonegoro Diikuti 250 Peserta, Jadi Wadah Pembinaan Generasi Qurani
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 01 Oktober 2026
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 01 Oktober 2026
  • 01 Oktober dalam Sejarah
  • Polisi Buru Dua Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Depan Balai Desa Trenggulunan Ngasem Bojonegoro
  • Bayar PBB Pakai Sampah, Cantika Wahono: Bank Sampah Desa Sudu Bisa Jadi Percontohan Bojonegoro
  • Kebakaran Hutan di Kalitidu Bojonegoro Nyaris Ludeskan Bangunan Sekolah, Api Berjarak 10 Meter
  • Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Bojonegoro dan PT Shou Fong Lastindo Buka 3.000 Lowongan Kerja
  • Sepeda Motor Milik Warga Trucuk, Terbakar di Jalan Raya Margomulyo, Balen, Bojonegoro
  • Edukasi Jurnalistik Era Digital, RPS Gelar Mobil Jurnalisme di SMK Mambail Futuh Tuban
  • Angka Kasus Stroke Usia Muda Melonjak Hampir Dua Lipat, Begini Menurut Ahli
  • 30 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Optimalisasi Tata Kelola Keuangan Desa, Pemkab Bojonegoro Bekali Para Sekdes
Diduga Karena Depresi, Seorang Nenek di Ngambon Nekat Gantung Diri

Diduga Karena Depresi, Seorang Nenek di Ngambon Nekat Gantung Diri

Oleh Imam Nurcahyo

Ngambon - Diduga karena depresi akibat sakit yang tak kunjung sembuh dan merasa kurang diperhatikan, seorang nenek di Kecamatan Ngambon, nekat mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri, pada Sabtu (01/07/2017). Korban ditemukan tewas oleh keponakannya, sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi, tergantung di pohon blandar rumahnya.

Korban bernama Minah (75), warga Dusun Karang Desa Duri RT 016 RW 004 Kecamatan Ngambon Kabupaten  Bojonegoro.

Menurut keterangan saksi Winartik (35), keponakan korban, warga Desa Setren Kecamatan Ngasem, sebagaimana disampaikan Kapolsek Ngambon, AKP Pujiono,  bahwa pada Sabtu sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi, saksi berkunjung ke rumah korban, dengan maksud membawakan makanan berupa lontong untuk makan korban.

“Sesampai di rumah korban,  saksi mendapati rumah korban dalam keadaan tertutup dan dikunci dengan cara dicengkal menggunakan kayu dari dalam rumah.” ungkap Kapolsek Ngambon, mengutip keterangan saksi.

Selanjutnya, setelah saksi memanggil-manggil korban dan tidak ada jawaban, saksi meminta bantuan pada kepala dusun (kasun) setempat untuk membantu membuka rumah korban.

“Saksi bersama kasun dan warga sekitar membuka rumah dengan paksa dan mengetahui korban telah meninggal dunia tergantung di blandar rumahnya.” lanjut Kapolsek

Selanjutnya peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada kepala desa setempat lalu di teruskan ke Polsek Ngambon.

Mendapati laporan tersebut, Kapolsek bersama anggota dan dokter dari Puskesmas Ngambon, segera menuju lokasi kejadian, guna melakukan identifikasi dan olah TKP.

Dari hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, lidah menjulur tergigit dan berdarah, mengenakan celana dari bahan kaos (trining) warna hita, mengenakan baju gamis warna merah maroon motif kembang-kembang lengan warna hitam dan berkerudung.

 “Korban tinggal sendirian dirumahnya dan menderita sakit kaki akibat kecelakaan yang tidak kunjung sembuh. Diduga korban merasa depresi sehingga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” lanjut Kapolsek.

Sedangkan berdasarkan pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Ngambon, tidak di ketemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. “Korban dinyatakan meninggal akibat gantung diri,” imbuh Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, ahli waris korban sudah menerima dengan ikhlas dan menganggap sebagai musibah serta takdir dari Allah SWY. Atas permintaan ahli-warisnya, jenazah korban tidak di otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan yang diketahui dan disaksikan oleh kepala desa setempat. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk dimakamkan. (inc/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1790975451.7863 at start, 1790975459.0949 at end, 7.3086471557617 sec elapsed