News Ticker
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Revitalisasi Alun-Alun senilai Rp 28 Miliar, Pohon Rindang Dipastikan Tetap Dipertahankan
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 36,3 M untuk 65 Paket Jembatan Tahun 2026
  • Gelar Rakerda II dan Workshop Menulis Buku, HIMPAUDI Bojonegoro Perkuat Sinergi Dukung Literasi dan Adminduk Anak
  • 26 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro 26 Juli 2026
  • Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini
  • Bahas Isu Strategis Jatim, Komisi VII DPR RI dan Pemprov Soroti Industri, Pariwisata, hingga UMKM
  • Delapan Makanan Penurun Risiko Stroke Menurut Ahli Kesehatan
  • Truk Molen Tak Kuat Menanjak di Kedewan Bojonegoro, Sopir Meninggal Dunia Tergencet
  • FJTB Desak Presiden Prabowo Minta Maaf ke Insan Pers Buntut Sebutan Londo Ireng
  • Pemkab Bojonegoro Bekali KPM Gayatri Lewat Bimtek Budi Daya Ayam Petelur
  • Kisah Singkat Sosok Mbah Singonoyo, Tokoh Penyebar Islam di Desa Sukorejo
  • Pemdes Sukorejo Gelar Haul Eyang Singonoyo Selama Tiga Hari, Dorong Pelestarian Sejarah dan Gelar Bazar UMKM
  • 25 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Sabtu 25 Juli 2026
  • Perkuat Tata Kelola Informasi Publik, Pemkab Bojonegoro dan KI Jatim Gelar SIPINTER Desa
  • Lulusan Bootcamp MC Dinpora Bojonegoro Sukses Unjuk Gigi di Berbagai Event Nasional
  • Kabar Baik bagi Penikmat Kopi, Peneliti Ungkap Minum Kopi Aman dan Sehat untuk Jantung
  • Sedekah Bumi Warga Kelurahan Sumbang, Gelar Pengajian Umum dan Bazar UMKM
  • BAZNAS RI dan Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan
  • Petani Bojonegoro Terima Bantuan Alsintan hingga Asuransi Tani
  • 24 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Juli 2026
Panduan Menjadi Pintar Bergaul di Sekolah

Review Buku Cool In School karya Aprishi Allita

Panduan Menjadi Pintar Bergaul di Sekolah

Oleh Vera Astanti

Perubahan dari anak-anak menuju remaja, seringkali mengalami masalah. Bukan hanya bagi anak tersebut tetapi juga orang-orang di sekitarnya, termasuk orang tua. Bagaimana orangtua menyikapi perubahan - perubahan tersebut menjadi masalah penting bin serius.

Tetapi buku ini bukan tentang parenting, melainkan diramu khusus untuk mereka, anak-anak dan remaja. COOL IN SCHOOL terbitan Gagas Media tahun 2013 karya Apriashi Allita.

Aprishi Allita membutuhkan riset yang tidak sebentar dalam menyusun buku ini. Dia seorang aktivis anti bulliying, yang menaruh perhatian begitu mendalam terhadap anak-anak dan remaja. Bahkan Aprishi membuat sebuah tempat curhat online untuk mewujudkan sekolah anti bullying.

Kata Bulliying barangkali sudah akrab di telinga kita. Namun apakah sih bullying? Bagaimana mengenali gejala awal anak pelaku bullying dan korbannya? Dan bagaimana membantu mereka untuk terlepas dari bullying?

Buku Cool in School ini memang diperuntukan untuk remaja, namun bukan berarti yang sudah dewasa tidak bisa membacanya. Melalui buku ini kita akan diberi step by step untuk mengarahkan remaja mengenali diri dan lingkungannya. Bagaimana mereka seharusnya berkembang dengan energi yang sedang meledak-ledak itu. Para darah muda itu.

Aprishi membuat buku ini serasa sebuah perjalanan yang menyenangkan. Gaya bahasanya renyah dan tidak berkesan menggurui. Poin plus lagi ada beberapa permainan yang membuat buku ini tidak seperti buku motivasi lainnya. Buku ini benar-benar cocok untuk kamu yang merasa belum memahami diri sendiri, dan mengalami masalah di sekolah, kelompok atau di lingkungan.

Terkait bullying, Apriashi memberikan nasihat-nasihat yang bagus sekali untuk melawan bullying contoh-contoh bulliying yang terjadi di sekolah. Seperti  seorang junior yang dilabrak oleh kakak kelas. Ini memang terlihat seperti di sinetron, tetapi ada kejadian nyata di sekitar kita. Yang seringkali kita sepelekan, namun ternyata sangat membahayakan masa depan generasi muda. Karena korban bulliying dikhawatirkan akan menjadi pelaku bullying yang lebih kejam dari perlakuan yang diterimanya. Bulliying bisa menjadi mata rantai yang susah diputus.

Dampak bullying pada korban juga tidak sebentar, bisa membuat trauma yang besar pada korban seumur hidup. Bullying tidak hanya terjadi pada anak dan anak, tetapi juga guru dan orang lain.
 
"Apapun yang kamu lakukan sekarang, tidak hanya berpengaruh pada diri kamu saja, tetapi juga berpengaruh besar pada orang lain," tulis Aprishi dalam buku ini.

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785115946.6601 at start, 1785115951.5839 at end, 4.9238488674164 sec elapsed