News Ticker
  • Pesawat Latih Jatuh dan Terbakar di Blora, Pilot dan Co-pilot Selamat
  • Dukung Swasembada Gula Nasional, Pemkab Bojonegoro Kejar Perluasan Lahan Tanam Tebu 2.597 Hektare
  • Sinergi Pemkab dan Ulama, Wabup Nurul Azizah Tekankan Pentingnya Peran MUI Kecamatan di Tengah Tantangan Daerah
  • Dorong Digitalisasi Pendidikan, PGRI Bojonegoro Luncurkan Program PGRI POWER dan Gerakan Guru Mahir Koding-AI
  • 06 September dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 September 2026
  • Sesosok Mayat Laki-Laki Ditemukan di Kalitidu, Bojonegoro
  • Kejar Integrasi Data Bansos, Pemcam Purwosari Bojonegoro Jemput Bola Pendaftaran IKD ke Desa-Desa
  • Pemprov Jatim Susun Raperda Transportasi Terintegrasi, Layanan Trans Jatim Bakal Terhubung ke Stasiun Hingga Pelabuhan
  • Inspiratif, Warga Kanor Bojonegoro Manfaatkan Lahan Belakang Rumah untuk Ternak Ayam Petelur Mandiri
  • Studi Ilmiah Ungkap Konsumsi Kopi Rutin Efektif Menekan Risiko Penyakit Kronis dan Perpanjang Usia Harapan Hidup
  • Pasar Kota Bojonegoro Bertransformasi Jadi Pasar Semi-Modern Tiga Lantai, Berfasilitas Eskalator Hingga Ramah Disabilitas
  • Film Operasi Pesta Copet, Sisi Gelap di Tengah Riuk Pesta Musik
  • 05 September dalam catatan Sejarah
  • Cuaca Bojonegoro 5 September 2026
  • Peringati HUT ke-28, IJTI Bojonegoro Bersama TNI dan BPBD Salurkan Air Bersih di Tlogohaji Sumberrejo
  • Cara Unik Sekolah Dasar di Bojonegoro Edukasi Pengelolaan Sampah
  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, DWP Bojonegoro Ikuti Bimtek Srikandi Tangguh Bencana secara Virtual
  • Luas Tanam Tembakau di Bojonegoro Tembus 15 Ribu Hektare, Harga Rajangan Kering Tembus Rp48 Ribu per Kg
  • Pemkab Bojonegoro Paparkan Rencana Revitalisasi Ruang Publik dan Pasar Kota dalam Dialog Sapa Bupati
  • Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, KPP Madya dan Pratama Gresik Gelar Sosialisasi di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1
  • Peringati HUT ke-28, IJTI Pantura Raya Bersama TNI-Polri Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih di Tuban
  • Revitalisasi Sejumlah Ruang Publik di Kota Bojonegoro, Upaya untuk Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Kerakyatan
  • Tembus Pasar Estetik, Perajin Anyaman Desa Gapluk Purwosari Kreasikan Keranjang Mini Telur Gayatri
Final Turnamen Voly di Soko Sempat Diwarnai Kericuhan

Final Turnamen Voly di Soko Sempat Diwarnai Kericuhan

Oleh Piping Dian Permadi

Tuban - Final Turnamen Bola Voly dalam rangka peringatan HUT RI Ke 71 di Desa Sokosari Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Rabu (14/09/2016) malam ini sempat diwarnai kericuhan oleh penonton. Ratusan penonton yang kecewa terhadap pertandingan melemparkan botol minuman ke tengah lapangan. Mereka juga membakar spanduk gambar Anggota DPR RI di lapangan yang menjadi sponsor kegiatan.

Keributan dari para penonton tersebut bermula saat permainan final putra antara tim RSM Kalitidu (Kabupaten Bojonegoro) melawan tim Bulu Gede Kecamatan Grabagan (Tuban) baru dimulai set pertama sekitar pukul 21.30 WIB. 

Meski babak final, namun permainan berjalan tidak seimbang. Penonton menengarai karena para pemain tim RSM Kalitidu adalah hasil bon atau sewa pemain - pemain berkualitas. Sedangkan pemain tim Bulu Gede Grabagan adalah pemain lokal. Sehingga terjadi ketidak seimbangan yang menguntungkan RSM Kalitidu dan merugikan Bulu Gede.

“Iya, yang dari Bojonegoro pemainnya ngebon, sedangkan dari Bulu (pemainnya) lokalan. Jadi penonton tidak puas," ujar Asrul, salah satu penonton.

Kekecewaan penonton memuncak saat skor pertandingan berbeda jauh, yakni 18 - 6 untuk keunggulan RSM Kalitidu Bojonegoro. Akhirnya penonton saling lempar botol ke tengah lapangan. Bahkan karena saking kesalnya, mereka sampai membakar spanduk bergambar anggota DPR RI yang ada di dalam lapangan.

"Baru mulai satu set, lha kita kira kedua - duanya pemain bon. Lha ini nggak, skor sampai 18-6. Padahal sudah bayar mahal ini tiketnya," lanjut Asrul.

Hal senada diungkapkan penonton lain, Mustakim. Menurutnya para penonton kecewa karena di partai final permainan salah satu tim kurang memuaskan.

“Penonton kecewa karena pemain Bulu Gede mainnya kurang enak. Lha sedangkan musuhnya (RSM Kalitidu)  ini atlet - atlet," jelasnya.

Selanjutnya para penonton yang berbuat keributan di lapangan berhasil diredam oleh jajaran keamanan dari Koramil, Polsek serta Panitia penyelenggara. Setelah keadaan kondusif permainan akhirnya kembali dilanjutkan pada sekitar pukul 22.15 WIB.

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad SH memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC) mengenai kronologi kericuhan tersebut. Kapolres membenarkan bahwa keributan terjadi karena kekecewaan penonton. Sebab, sebagaimana saat di pertandingan sebelumnya, semestinya kedua tim yang bertanding dalam laga final tersebut rencananya menerjunkan atlet sewaan dari pemain Pro Liga tingkat nasional. Nah, ternyata pemain sewaan Bulu Gede tidak datang hingga waktu permainan dimulai. Sementara dari RSM Kalitidu sudah datang, Akhirnya tim Bulu Gede terpaksa menerjunkan pemain lokal yang akhirnya terjadi ketidakseimbangan dalam pertandingan.

“Pemain Pro Liga sewaan Bulu Gede ini terlambat datang karena terjebak macet. Sehingga saat tiba waktu pertandingan, mereka belum datang, Tim Bulugede terpaksa menerjunkan pemain lokal. Penonton kecewa karena permainan tim Bulugede tidak memuaskan,” kata Kapolres AKBP Fadly Samad.

Saat berita ini ditulis, pertandingan sudah dimulai kembali, sebab pemain sewaan tim Bulu Gede sudah tiba. Puluhan ribu penonton duduk tenang menyaksikan pertandingan yang sudah mereka nanti-nantikan. “Pertandingan sudah berjalan kembali dengan aman dan kondusif,” terang AKBP Samad. (pin/moha)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1788713109.4759 at start, 1788713110.6649 at end, 1.1890151500702 sec elapsed