Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pemkab Blora dan PT Agrinas Pangan Nusantara Sepakati Pengembangan Kawasan Sentra Produksi
Minggu, 08 November 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Blora – Pemerintah Kabupaten Blora resmi menandatangani Kesepakatan Bersama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) di Ruang Rapat Setda Kabupaten Blora pada Jumat (06/11/2026). Kerja sama strategis ini dilakukan untuk mendorong percepatan pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) di wilayah Blora.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bersama Direktur KSPP PT Agrinas Pangan Nusantara, Brigjend TNI Blasius Popylus. Agenda penting tersebut disaksikan oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, pimpinan OPD terkait, para Camat, serta rombongan Manajemen PT Agrinas Pangan Nusantara.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini—yang akrab disapa Budhe Rini—menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan langkah konkrit dalam mendukung Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Nomor 16 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional.
"Kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Instruksi Presiden. Kabupaten Blora memiliki potensi lahan dan sektor pertanian yang cukup besar. Melalui kerja sama ini, kita ingin mengoptimalkan potensi tersebut, termasuk pemanfaatan Barang Milik Daerah, untuk dikembangkan menjadi kawasan sentra produksi pangan yang produktif dan berkelanjutan," ujar Budhe Rini.
Ia menekankan agar seluruh Perangkat Daerah terkait memastikan pelibatan aktif petani lokal sebagai subjek utama pembangunan, sehingga kerja sama ini dapat mendongkrak kesejahteraan dan pendapatan petani di Blora.
Sementara itu, Direktur KSPP PT Agrinas Pangan Nusantara, Brigjend TNI Blasius Popylus, menjelaskan bahwa perusahaannya dibentuk atas arahan langsung Presiden RI sebagai bentuk transformasi dan penguatan ketahanan serta kemandirian pangan nasional.
Ia mengungkapkan bahwa untuk wilayah Pulau Jawa, Kabupaten Blora dipilih sebagai kawasan rintisan pengembangan sentra produksi pangan strategis sebelum dilanjutkan ke wilayah Nganjuk di Jawa Timur dan Cilacap di Jawa Tengah bagian selatan.
"Pemilihan Blora didasarkan pada potensi dan kesiapan kawasan. Di Kabupaten Blora, nantinya akan didorong optimalisasi kawasan pertanian agar mampu menjadi sentra produksi yang produktif guna memenuhi kebutuhan pangan Jawa Tengah. Melalui agrobisnis dan hilirisasi, hasil pertanian diproses agar memiliki nilai tambah ekonomi," jelas Brigjend TNI Blasius Popylus.
Usai prosesi penandatanganan Kesepakatan Bersama, acara dilanjutkan dengan penukaran cenderamata dan foto bersama. Pemkab Blora dan PT Agrinas Pangan Nusantara berkomitmen segera menindaklanjuti kesepakatan ini melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis secara transparan dan akuntabel.




























