News Ticker
  • Lantik Dua Kades PAW, Bupati Setyo Wahono Minta Segera Tancap Gas dan Rangkul Semua Elemen
  • Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Seorang Anak di Kasiman, Bojonegoro Ditemukan Meninggal
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Malo Meninggal saat Hendak Beli Elpiji di Kalitidu, Bojonegoro
  • Seorang Kakek Warga Kalitidu Ditemukan Meninggal di Tribun Alun-Alun Bojonegoro
  • Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa
  • Rumah Warga Sumberrejo, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 250 Juta
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
  • Kecelakaan di Padangan, Bojonegoro, Seorang Pemotor Anak Meninggal Dunia
  • Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Kalitidu Bojonegoro
  • Ratusan Anak TK Bojonegoro Ramaikan Festival Hari Anak Nasional
  • Stasiun Bojonegoro Layani Ribuan Penumpang Selama Libur Iduladha 2026
  • Gubernur Jatim Pimpin Tanam Tebu Serentak di Kediri demi Akselerasi Swasembada Gula
  • Komite Ekraf Siapkan Bojonegoro Art Circle Dua Hari, Panggung Teater dan Workshop Boneka Gratis
  • Jalan Kaki Sehat, Tapi Hindari 5 Kesalahan Ini agar Manfaatnya Maksimal
  • PNM Tebar Syukur, Salurkan Hewan Kurban ke Warga Desa
  • Mas Bambang, Sapi Kurban Banpres Prabowo untuk Warga Bojonegoro Disalurkan Melalui Ponpes Modern Al Fatimah
  • Bukan Hanya Kurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Alirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah Laundry
  • PLN Nusantara Power Tanjung Awar-Awar Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Lewat Program Perluasan UMKM Permata
  • Cara Cerdas Petani Bojonegoro Menguatkan Ekonomi Keluarga
  • Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu
  • Band Lokal Hangatkan Panggung Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro Sebelum Ungu Naik Panggung
  • Tabrakan Vario Vs Smash di Jalan PUK Sugihwaras – Balen, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Pangan Lokal, Pemkab Blora Gelar Workshop Pengolahan Hasil Pangan

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Pangan Lokal, Pemkab Blora Gelar Workshop Pengolahan Hasil Pangan

Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bersama dengan Santripreneur Indonesia menggelar Workshop Pengolahan Hasil Pangan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Minggu (06/07/2025).
 
Setidaknya 100 peserta dari IPNU, Ansor, pesantren, dan mahasiswa, antusias mengikuti Workshop yang diisi Narasumber dari Santripreneur Indonesia, KH Buchori, Dinas Pangan, Pertanian, Perternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Mut Hadiyanto.
 
 
Bupati Blora Dr H Arief Rohman dalam sambutannya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Santripreneur Indonesia atas inisiatif luar biasa ini.
 
"Workshop ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah produk hasil pertanian dan pangan lokal melalui proses pengolahan yang inovatif dan bernilai jual tinggi, juga dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan," tutur Bupati.
 
 
Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Blora memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan hasil bumi lainnya. Namun, tantangan yang kita hadapi adalah bagaimana mengolah hasil pangan tersebut agar tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
 
"Di sinilah peran kreativitas, teknologi, dan kewirausahaan sangat penting. Seperti kita tahu bahwa pengolahan hasil pangan adalah salah satu kunci dalam pembangunan ekonomi lokal, karena, Memberdayakan masyarakat (terutama petani, nelayan, santri, UMKM), mengurangi limbah pangan, dan mendorong kemandirian pangan dan ketahanan ekonomi daerah," kata Bupati.
 
 
Mas Arief sapaan Akrab Bupati berharap, melalui workshop ini, para peserta, baik itu pelaku UMKM, petani milenial, maupun masyarakat umum, dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang aplikatif. Lebih dari itu, semoga tumbuh semangat kewirausahaan yang berbasis pada kemandirian, dan keberlanjutan.
 
"Kepada para peserta, saya berpesan, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya! Serap ilmu dari para narasumber, bertukar gagasan, dan jadikan workshop ini sebagai titik awal untuk melangkah lebih jauh dalam dunia usaha, khususnya di bidang pengolahan hasil pangan," tuturnya.
 
 
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PKB Abdullah Aminuddin yang hadir dalam acara ini berharap kegiatan workshop kali ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan bagi masyarakat, sehingga kedepan kita dapat melakukan inovasi bagi UMKM di Kabupaten Blora.
 
"Workshop pengolahan pangan di Pendopo Kabupaten Blora selaras dengan Bidang yang kami tanganani di Komisi B DPR Provinsi Jateng, semoga dalam pertemuan ini menghasilkan sesuatu yang bisa menumbuh kembangkan kemandirian kita bersama," ucap Abdullah Aminuddin.
 
Abdullah Aminuddin menyampaikan, Kabupaten Blora mempunyai potensi yang sangat besar di bidang pertanian seperti contoh kacang mete, jagung, sawo dan potensi didaerah lain.
 
Menurutnya Pemerintah Indonesia saat ini sedang gencar gencarnya dalam ketahanan pangan, dimana Indonesia ingin kembali meraih kejayaan pangan, sehingga dalam kegiatan ini diharapkan ada hasil real yang bisa diimplementasikan.
 
"Kebanyakan selama ini yang keluar dari Kabupaten Blora masih dalam bentuk wujud aslinya maka adanya kegiatan ini mempunyai arti yang penting, dimana kita bisa berfikir hasil makanan di Blora bisa keluar Kabupaten Blora dg nilai yg lebih," tutur Abdullah Aminuddin. (red/imm)
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1781154449.358 at start, 1781154450.7675 at end, 1.4094829559326 sec elapsed