News Ticker
  • Tabrakan Vario Vs Smash di Jalan PUK Sugihwaras – Balen, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal
  • PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar
  • Industri Migas Berdampingan dengan Pertanian, Bojonegoro Kokohkan Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jatim
  • Band Ungu Bakal Tampil di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Sabtu 23 Mei 2026
  • 22 Mei dalam Sejarah
  • Avanza Tabrak Isuzu Elf dan Motor di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Sinergi PLN dan Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Omah Terapi-KU untuk Kelompok Rentan
  • Disperinaker Bojonegoro Gelar Kelas Karir Gratis untuk Sarjana Muda, Hadirkan Coach Priyo Lelaki
  • Pemkab Bojonegoro Kembali Salurkan Rp 13 M BLT Cukai Tembakau 2026 Bagi Belasan Ribu Buruh Rokok
  • Ditinggal Sopir Makan, Truk Parkir di Kalitidu, Bojonegoro Jalan Sendiri Tabrak 2 Motor dan Satu Mobil
  • Truk Boks vs Isuzu Panther di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Tabrakan Supra vs Tiger di Kedungadem, Bojonegoro, Pengendara Supra Meninggal Dunia
  • Belum Teridentifikasi, Mayat Perempuan yang Ditemukan di Hutan Ngasem, Bojonegoro Dimakamkan
  • Tinggal Sendirian, Warga Padangan, Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
  • Rumah Warga Kanor, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta
  • Hendak Mendahului, Truk Boks di Bubulan, Bojonegoro Oleng dan Masuk ke Hutan
  • Tabrak Truk Parkir, Seorang Pemotor di Ngraho, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Truk di Temayang, Bojonegoro ‘Nyemplung’ ke Jurang
  • Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggir Hutan Ngasem, Bojonegoro
  • Tabrak Bak Belakang Dump Truk, 3 Orang Pemotor di Padangan, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Blora, Bupati Arief Lantik 191 Pejabat
  • Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia
  • Polisi Gelar Rakor Pengamanan Konser Band Ungu di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro
  • Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai
Tersengat Listrik Jebakan Tikus Milik Sendiri, Petani di Kasiman, Bojonegoro Meninggal di Sawah

Peristiwa Orang Meninggal Tersengat Listrik

Tersengat Listrik Jebakan Tikus Milik Sendiri, Petani di Kasiman, Bojonegoro Meninggal di Sawah

Bojonegoro - Seorang laki-laki bernama Pastik Suhartono (53), warga Desa Sambeng RT 003 RW 001, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Senin pagi (02/06/2025) sekitar pukul 05.30 WIB, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawah miliknya sendiri.
 
 
 
Sebelumnya, korban hendak mematikan listrik jebakan tikus yang telah dipasang di sawah miliknya, namun ketika melintas di pematang sawah, korban terpeleset dan terjatuh ke sawah yang ada kawat listrik jebakan tikus yang masih menyala. Akibatnya, korban langsung meninggal dunia.
 
Atas kejadian tersebut, ahli waris korban menerima sebagai musibah dan tidak akan menuntut kepada pihak siapa pun juga serta tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi.
 
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
 
 
 
 
Kapolsek Kasiman, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jadmiko SH, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa orang tersengat listrik jebakan tikus, di Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
 
Kapolsek mengungkapkan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Senin (02/06/2025) sekitar pukul 05.30 WIB, tetangga korban melihat korban berjalan di pematang sawah miliknya sendiri dan berniat akan mematikan listrik jebakan tikus yang telah dipasang oleh korban sendiri satu minggu yang.
 
Namun ketika melintas di pematang sawah tersebut korban terpeleset dan terjatuh ke dalam sawah yang saat itu ada kabel atau kawat listrik jebakan tikus yang masih menyala.
 
“Akibat kejadian tersebut korban langsung meninggal dunia dan saksi berusaha memanggil bantuan tetangga sekitar. ” tutur Kapolsek AKP Jadmiko.
 
 
 
Selanjutnya istri korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasiman dan setelah mendapat laporan, petugas Polsek Kasiman segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu warga mengevakuasi korban ke rumah duka.
 
Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah TKP diketahui bahwa TKP merupakan sawah milik korban sendiri yang terdapat tanaman padi dan terdapat kawat penghantar listrik jebakan tikus, dan ditemukan meteran listrik yang terletak di tengah sawah milik korban, serta ditemukan kabel listrik dari meteran menuju sawah dengan panjang kurang lebih 100 meter.
 
Sementara berdasarkan hasil identifikasi diketahui ciri-ciri mayat panjang mayat 165 sentimeter, berat badan 85 kilogram, kulit sawo matang, rambut warna hitam, korban menggunakan kaus lengan panjang warna krem dan celana pendek warna hitam kombinasi biru.
 
Sedangkan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis dari Puskesmas Kasiman, ditemukan di bagian betis kaki sebelah kiri dengan panjang sekitar 10 sentimeter, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
 
“Kesimpulan medis korban meninggal dunia karena tersengat kawat penghantar listrik jebakan tikus di sawah.” kata Kapolsek.
 
 
 
Atas kejadian tersebut, keluarga korban tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta tidak akan menuntut kepada pihak siapa pun juga.
 
“Selanjutnya pihak keluarga korban membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi kepada jenazah korban.” kata Kapolsek.
 
Lebih lanjut melalui media ini Kapolsek berpesan kepada para petani khususnya di wilayah Kecamatan Kasiman agar berhati-hati dalam menggunakan listrik di area persawahan.
 
“Saat ini, jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.” kata Kapolsek Kasiman, AKP Jadmiko.
 
 
 
 
Sebelumnya, seorang laki-laki bernama Eri Wibowo (35), warga Dusun Sendangrejo, Desa Grebegan RT 009 RW 005, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat pagi (30/05/2025) sekitar pukul 05.300 WIB, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di area persawahan di Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
 
Korban pertama kali ditemukan oleh RP, selaku pemilik sawah, yang saat itu usai mematikan aliran listrik jebakan tikus. Selanjutnya RP berjalan menuju sawahnya dan melihat seseorang tergeletak di samping pematang sawah. Setelah dilakukan pengecekan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. (red/imm)
 
 
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1779559531.7482 at start, 1779559532.2354 at end, 0.48715996742249 sec elapsed