News Ticker
  • Seorang Perempuan Penderita Sakit Lumpuh di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Kembali Naik Rp 68.000, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Tembus Rp 3 Juta per Gram
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Naik Rp 28.000 jadi Rp 2.944.000 per Gram
  • Check-out Sekarang, Pay Later, Film Komedi Tentang Potret Satir Jeratan Pinjol
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Rencana Jalan Lingkar Selatan Terintegrasi Flyover, Target Mulai Tahap Desain Detail 2026
  • Pegiat Lingkungan Bojonegoro Kolaborasi Ekspedisi Pencarian Anggrek Larat Hijau di Hutan
  • Naik Rp 38.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.916.000 per Gram
  • Harga Daging Ayam Ras dan Telur Masih Tinggi di Atas Acuan, Pemerintah Bantah Imbas Program MBG
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Upacara Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Lantas
  • Turun Rp 40.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.878.000 per Gram
  • Seorang Pemuda Terduga Pelaku Curanmor asal Lamongan Diamankan Warga Kepohbaru, Bojonegoro
  • Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit
  • Tabrakan Motor di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-Luka
  • Kemenhut Amankan Tersangka Pemilik Satwa Dilindungi di Sulawesi
  • Turun Rp 43.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.904.000 per Gram
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Verifikasi dan Validasi DTSEN Serentak di Seluruh Desa
  • Usai Panen Jagung, Seorang Petani di Bubulan, Bojonegoro Ditemukan Meninggal Tenggelam
  • Kecelakaan di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pengendara Sepeda Listrik Meninggal
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis Rp 14.000 jadi Rp 2.954.000 per Gram
  • Pleret, Jajalan Tradisional Langka yang Gurih dan lembut
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Naik Rp 20.000 jadi Rp 2.940.000 per Gram
  • Polres Bojonegoro Gelar Ramp Check Bus AKAP di Sembilan Pool, Persiapan Jelang Operasi Ketupat
  • Momentum Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Blora Gelar Jumat Berkah
  • Datang di Bojonegoro, Mahasiswa Perminyakan ITB Belajar dari Lapangan Banyu Urip
Seorang Pria di Trucuk, Bojonegoro Ditemukan Meninggal Akibat Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Peristiwa Orang Tenggelam

Seorang Pria di Trucuk, Bojonegoro Ditemukan Meninggal Akibat Tenggelam di Sungai Bengawan Solo

Bojonegoro - Seorang pria berinisial MJS (32), warga Desa Kandangan RT 015 RW 002, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis pagi (19/09/2024) sekitar pukul 07.30 WIB, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Bengawan Solo desa setempat.
 
Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya terapung di Sungai Bengawan Solo dan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
 
 
Dugaan sementara, saat korban sedang berada di tepi Sungai Bengawan Solo, penyakit epilepsi yang diderita sejak kecil kambuh dan tidak ada yang menolong, sehingga korban tenggelam dan meninggal dunia.
 
Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan pada tubuh korban. Dan saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
 
 
 
 
 
Kapolsek Trucuk, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Achmad Nurul Hidayat, dikonfirmasi awak media menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Kamis (19/09/2024) sekitar pukul 07.30 WIB, tetangga korban yang sedang berada di lokasi kejadian melihat pakaian atau baju korban berada di tepi Sungai Bengawan Solo, namun tidak melihat orangnya.
 
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberi tahu ayah korban dan selanjutnya melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian perkara (TKP)
 
“Keduanya melihat korban telah mengapung sekitar satu meter dari tepi Bengawan Solo,” tutur Kapolsek AKP Achmad Nurul Hidayat.
 
Selanjutnya, korban diangkat atau dievakuasi ke daratan dan setelah dilakukan pengecekan, korban telah meninggal dunia,” kata Kapolsek.
 
Kapolsek menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban.
 
 
Berdasarkan hasil olah TKP, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup menyangkut di tangga penghubung untuk perahu penyeberangan dengan jarak sekitar satu meter dari daratan.
 
Sementara berdasarkan hasil identifikasi, ciri-ciri korban jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 173 sentimeter, perawakan sedang, kulit sawo matang, rambut pendek hitam lurus. Korban mengenakan celana pendek warna merah kombinasi biru putih.
 
Sedangkan menurut keterangan keluarganya, korban sebelumnya menderita penyakit epilepsi sejak kecil.
 
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab kematian korban murni akibat tenggelam,” kata Kapolsek.
 
 
Akibat kejadian tersebut, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan.
 
“Jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” Kata Kapolsek. (red/imm).
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1771682006.7225 at start, 1771682007.2668 at end, 0.54429793357849 sec elapsed