News Ticker
  • Rayakan Harlah Satu Abad, RS dan Klinik NU Se-Jawa Timur Gelar Pengobatan Gratis di 100 Titik
  • Harga Emas Antam Naik jadi Rp 2.968.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi
  • Kandungan Nutrisi pada Ikan Sapu-sapu dan Ikan Kembung, Mana yang Lebih Tinggi
  • Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Madya di UHC Awards 2026
  • FKH Unair Dampingi Desa Palembon, Bojonegoro sebagai Desa Binaan Ternak Bebek
  • Meski Gaji UMR dan Rupiah Melemah, Anda Tetap Bisa Punya Rumah
  • Misteri Umur Manusia di Masa Kuno, Fakta Sejarah atau Sekadar Simbolisme?
  • Latsar CPNS Pemkab Bojonegoro 2026 Resmi Dibuka: Fokus Tingkatkan Integritas dan Sinergi Pelayanan Publik
  • Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan: Program SIKAP Raih Dua Rekor MURI
  • Bus Rajawali Indah Tabrak Truk di Baureno, Bojonegoro, Kenek Bus Luka Ringan
  • Harga Emas Antam Naik Rp 30.000, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi di 2.917.000 per Gram
  • Kemenkes Temukan Risiko Kesehatan Tinggi di Berbagai Usia dari Hasil CKG 2025, Dorong Penguatan Layanan di 2026
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Program Domba Kesejahteraan, Target 3.325 Keluarga di 2026
  • Kick Off Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Pemkab Bojonegoro Kampanyekan Cegah Stunting
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Rp 2.887.000 per Gram
  • Gubernur Jatim Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
  • Cepokak, Buah Kecil yang Kaya Manfaat Kesehatan dan Masih Jarang Disadari
  • Diterjang Angin, Belasan Rumah Warga di Ngambon, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Angin Kencang Terjang 2 Desa di Tambakrejo, Bojonegoro, Belasan Rumah Warga Rusak
  • Hindari Jalan Berlubang, Terjatuh, lalu Tertabrak Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Luka Berat
  • Harga Emas Antam Rp 2.880.000 per Gram, Kembali Tembus Harga Tertinggi
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Buka Layanan CT-Scan dan Foto Panoramic bagi Peserta JKN
  • Menteri Sosial Kunjungi SRMA 36 Bojonegoro, Dengar Kisah Haru Siswa
  • Warga Blora yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Bengawan Solo Ditemukan Meninggal
Polres Bojonegoro Laksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peragaan Sispamkota Pengamanan Pilkada 2024

Pilkada Serentak 2024

Polres Bojonegoro Laksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peragaan Sispamkota Pengamanan Pilkada 2024

 
Bojonegoro - Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro pada Senin (19/08/2024) melaksanakan Apel Gelar Pasukan yang dirangkai dengan simulasi atau Peragaan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka pengamanan Pilkada serentak 2024.
 
Kegiatan yang digelar di Alun-alun Kota Bojonegoro tersebut sebagai rangkaian dari Operasi Mantap Praja Semeru 2024 dan digelar dalam rangka menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada pelaksanaan pengamanan tahapan Pilkada serentak tahun 2024
 
 
Apel Gelar Pasukan dan Peragaan Sispamkota tersebut bertujuan untuk mengecek kelengkapan dan kesiapan dari seluruh aparat yang akan melaksanakan pengamanan Pilkada nanti, baik dari unsur TNI, Polri maupun dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
 
Kegiatan tersebut juga untuk mengantisipasi jika pada saat pelaksanaan Pilkada nanti ada hal-hal ataupun kegiatan ataupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
 
Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto dan dihadiri oleh Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto berikut jajaran Forkopimda Bojonegoro, KPU, Bawaslu, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
 
 
 

Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto saat pimpin Apel Gelar Pasukan yang dirangkai dengan Peragaan Sispamkota pengamanan Pilkada 2024 di Alun-alun Bojonegoro. Senin (19/08/2024). (Aset: Istimewa)

 
Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto kepada awak media menjelaskan bahwa apel gelar pasukan yang dirangkai dengan peragaan sistem pengamanan kota (Sispamkota) itu dilakukan untuk menggambarkan eskalasi setiap tahapan dalam Pilkada serentak 2024.
 
Menurutnya, simulasi itu dilakukan mulai tahapan masa damai, penetapan pasangan calon (Paslon), masa kampanye, pengamanan distribusi logistik Pilkada, proses pungut dan hitung suara, hingga penetapan Paslon terpilih. Dengan simulasi ini pihaknya berharap seluruh stakeholder dapat berperan sesuai tugasnya masing-masing.
 
Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk mengecek kelengkapan dan kesiapan dari seluruh aparat yang akan melaksanakan pengamanan Pilkada nanti, baik dari unsur TNI, Polri maupun dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
 
“Sispamkota ini untuk mengantisipasi jika pada saat pelaksanaan pilkada ada hal-hal ataupun kegiatan ataupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan di wilayah Bojonegoro.” kata Kapolres
 
 
AKBP Mario Prahatinto menjelaskan bahwa berkaca pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya bahwa kondisi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro cenderung kondusif. Meski begitu pihaknya meminta jajarannya tetap melakukan antisipasi terhadap beberapa kerawanan yang perlu diwaspadai yang mungkin terjadi di setiap tahapan Pilkada serentak 2024.
 
Menurutnya, kerawanan yang perlu diwaspadai antara lain masalah kondisi geografis di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya yaitu lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang sulit dijangkau.
 
Kapolres juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melaksanakan penilaian Indeks Penilaian Kerawanan (IPK) dah hasilnya untuk Polres Bojonegoro masih dalam kategori “hijau”.
 
“Tingkat kerawanan masih dalam sebatas kondisi geografis. Mulai dari TPS yang lokasinya sulit dijangkau, yang cuaca maupun kondisi geografis lainnya. Nanti kita koordinasikan dengan KPU, itu ada beberapa seperti pada saat kemarin Pilpres. Hanya itu titik rawannya.” kata AKBP Mario Prahatinto.
 
 
Saat ditanya berapa jumlah personel yang bakal diterjunkan guna pengamanan tahapan Pilkada di Kabupaten Bojonegoro, Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya bakal menerjunkan 5.721 personel gabungan, terdiri dari Polri 800 personel, TNI 360 personel, dan Linmas 4.326 personel.
 
“Untuk kesiapan pengamanan Pilkada di Kabupaten Bojonegoro kita kita siapkan sejumlah 5.721 personel, yang terdiri dari Polri, TNI dan Linmas.” tutur Kapolres.
 
Di akhir keterangannya, Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban.
 
“Berbeda boleh, tetapi ingat bahwa kita tetap warga Indonesia, kita tetap warga Bojonegoro. Kemudian yang kedua jangan termakan dengan berita-berita hoaks. Tetap pastikan dulu kebenarannya berita yang diterima, jika itu sudah dipastikan kebenarannya baru bisa diterima.” kata Kapolres. (red/imm)
 
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Ibu yang Bahagia Lahirkan Anak yang Sehat

Oleh dr. George David BANYAK mitos seputar kehamilan yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Di antaranya larangan bagi ibu ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1769573523.1711 at start, 1769573523.8797 at end, 0.70861792564392 sec elapsed