News Ticker
  • Dokter Gizi Tegaskan Penanganan Obesitas Perlu Pendekatan Multidisiplin dan Modifikasi Gaya Hidup
  • Gubernur Khofifah Sematkan Satyalancana Karya Satya Kepada 250 ASN Pemprov Jatim
  • 15 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Tabrakan Truk dengan Pikap di Dander, Bojonegoro, Pengemudi Pikap Meninggal
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Agustus 2026
  • Bupati dan Wabup Bojonegoro Ikuti Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI
  • Temukan Pekerjaan Impianmu di BEJO CAREER DAY 2026, Tersedia 1.000 Lowongan
  • Pemprov Jatim Sediakan 4.000 Undangan Gratis Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung Negara Grahadi
  • Penanganan Usus Buntu Tidak Selalu Lewat Operasi, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
  • Sambut HUT Ke-81 RI, Kader TP PKK Bojonegoro Gelar Panen Sayur Hingga Lomba Kebersamaan
  • Bukan Sekadar Distribusi Air Bersih, PMI Bojonegoro Edukasi Warga Hemat Air dan Hidup Bersih
  • 14 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Agustus 2026
  • Pelantikan PWRI Blora 2026-2031 Dibuka dengan Kirim 50 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
  • KAI Daop 8 Surabaya Tebar Diskon 17 Persen Tiket Kereta Ekonomi di Hari Kemerdekaan
  • Kebiasaan Pakai Tusuk Gigi Berisiko Melukai Gusi, Ini Pilihan Alat Pembersih Sela Gigi yang Lebih Aman
  • Hadiri Bupati Medhayoh di Cengkir, Pemkab Bojonegoro Siapkan Embung Seri untuk Petani Tembakau
  • Pamerkan Inovasi Pengabdian Desa, 175 Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Gelar Expo di Purwosari
  • 13 Agustus 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 13 Agustus 2026
  • Penyebab Makanan Sering Terselip di Sela Gigi dan Cara Aman Mengatasinya
  • Misi Dagang Jatim-Kalbar Tembus Rp2,5 Triliun, Gubernur Khofifah Dorong Perluasan Investasi Daerah
  • Kunker ke Semenkidul, TP PKK Bojonegoro Dorong Kemandirian Keluarga Lewat GAYATRI dan Kelola Sampah
  • Gandeng ISI Surakarta, Dekranasda Bojonegoro Susun Kajian Akademis dan Motif Pakem Batik Daerah
Kunjungi Blora, Dirut Bulog Pastikan Utamakan Beras Lokal

Kunjungi Blora, Dirut Bulog Pastikan Utamakan Beras Lokal

Blora - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan harga beras yang mahal di pasaran akan segera turun. Hal ini disampaikan saat melakukan kunjungan kerja di salah satu tempat penggilingan dan produksi beras lokal di wilayah Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sabtu (24/02/2024).
 
“Saya lihat ini sudah mulai banyak di daerah Ngawen, Randublatung mulai panen. Di wliayah Blora ini mulai banyak yang panen, produknya mulai ada juga, ini nanti akan di pasarkan di pasar modern dan tradisional, ini adalah beras lokal yang akan mengisi pasar dengan harga yang sesuai HET,“ tutur Bayu Krisnamurthi.
 
 
Menurutnya, stok beras yang ada ini datang dari swasta bukan dari Bulog, namun demikian produk lokal di Ngawen ini merupakan mitra Bulog, untuk bekerja sama memantau bersama ketersedian beras di lapangan dan untuk menjaga kesetabilan harga beras.
 
“Tentunya di bawah bimbingan Pak Bupati. Kita terus meningkatkan produksi dan ini sudah jalan produksi, tentunya jika sudah masuk pasar lagi tentu harga akan normal kembali,” tutur Bayu.
 
 
Bayu Krisnamurthi menyampaikan bahwa harga beras mahal lantaran panen dari petani yang belum masuk dan banyak belum datang, karena ia mengaku ada spot-spot panen yang salah satunya terjadi di Blora ini.
 
“Hasil ini akan memasok di pasar-pasar dengan harga HET dan ini jika terjadi tentunya harga akan kembali normal, memang di beberepa tempat ada harga beras mahal, namun jika ini nanti sudah berjalan tentu akan normal kembali,” kata Bayu Krisnamurthi.
 
Sementara itu, soal beras di Bulog, Mantan Wakil Menteri Perdangan ini mengaku aman, bahkan selama ini Bulog terus memasok kebutuhan beras di pasaran.
 
“Yang jadi kunci itu justru yang swasta ini. Kalau lihat di berbagai pasar beras, beberapa minggu ini hilang, karena panennya belum, tapi sekarang ini alhamdulillah sudah mulai panen dan ini tentu berkat kerja keras Pak Bupati dan seluruh jajarannya, produksi mulai datang dan ini akan segera mengisi pasar,” tuturnya.
 
 
Bayu menjelaskan untuk menekan harga beras yang mahal tentu akan segera meminta agar beras-beras ini didistribusikan ke pasar, sehingga harga beras bisa normal kembali.
 
“Segera didistribusikan, yang swasta-swasta ini segera masuk ke pasar dan itu nanti akan segera menjadi normal kembali,” kata Bayu Krisnamurthi.
 
Terkait impor beras, Bayu menjelaskan, pihaknya akan tetap mengutamakan beras beras lokal milik petani.
 
“Impor kita lakukan untuk memperkuat stok, tapi yang paling penting adalah beras lokal, beras lokal masuk dulu ke pasar dan itu kuncinya,” kata Bayu Krisnamurthi.
 
 
Sementata itu, Bupati Blora H Arief Rohman mengatakan, untuk saat ini di sejumlah wilayah di Kabupaten Blora mulai banyak yang sudah panen. Daerah-daerah itu di antaranya, Kedungtuban, Kradenan, dan sejumlah wilayah yang menjadi lumbung padi di Blora.
 
“Alhamdulillah sudah mulai panen dan kami terus bekerja keras untuk meningkatkan hasil produksi, sehingga kebutuhan beras di tingkat bawah bisa terus teratasi,” kata Bupati Arief Rohman. (teg/imm)
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1786778190.4347 at start, 1786778191.1123 at end, 0.67761898040771 sec elapsed