News Ticker
  • Sigit Kushariyanto di Reses Bojonegoro: Kawal Aspirasi Warga soal Pertanian hingga Kesehatan Lansia
  • Musrenbang Kecamatan Trucuk Bojonegoro 2026 Berjalan Kondusif
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Anjlok Rp 100.000 jadi Rp 2.856.000 per Gram
  • Diduga Akibat Korsleting Sistem Kelistrikan, Sebuah Mobil di Bojonegoro Kota Hangus Terbakar
  • Tertabrak Truk, Seorang Pemotor Anak di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal
  • Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.956.000 per Gram
  • 5 Februari dalam Sejarah
  • Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Ratusan Rumah Warga Tergenang
  • Diduga Sesak Napas Kambuh, Seorang Kakek Warga Pati Meninggal saat Beli Semangka di Balen, Bojonegoro
  • Inflasi Bojonegoro Januari 2026 Terkendali, Harga Barang & Jasa Relatif Stabil
  • Rekomendasi AC LG 1/2 PK, Hemat Listrik dan Pendinginan Maksimal
  • Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Avanza di Kapas, Bojonegoro Tabrak Motor, 2 Orang Luka-Luka
  • PT KAI Catat Pertumbuhan Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat 13 Persen pada 2025
  • Naik Rp 102.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.946.000 per Gram
  • Diterjang Angin, Atap Gedung Pondok Pesantren Hidayatullah di Trucuk, Bojonegoro Roboh
  • Tertabrak Truk, Pemotor di Dander, Bojonegoro Luka Berat
  • 2 Truk 'Adu Banteng' di Sumberrejo, Bojonegoro
  • Netflix Tayangkan Live Konser BTS 'ARIRANG' Perdana dari Korea, Bisa Disaksikan Global
  • Harga Emas Antam Hari Ini Merosot Tajam Rp 183.000 jadi Rp 2.844.000 per Gram
  • Diduga Karena Lapuk Dimakan Usia, Rumah Warga Purwosari, Bojonegoro Roboh
  • Rangkaian Peringatan 1 Abad NU, PCNU Bojonegoro Agendakan Ziarah Makam Para Pendiri
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Korban Kebakaran Dapur SPPG di Baureno, Dapat Perawatan Intensif
  • Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 167.000 jadi Rp 3.027.000 per Gram
  • Diduga Akibat Tabung Gas Elpiji Bocor, Dapur SPPG di Baureno, Bojonegoro Terbakar, 2 Pekerja Luka-Luka
Semburan Air Bercampur Belerang di Desa Kunci, Bojonegoro Aman untuk Pengairan Pertanian

Peristiwa Semburan Air

Semburan Air Bercampur Belerang di Desa Kunci, Bojonegoro Aman untuk Pengairan Pertanian

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, semburan air setinggi kurang lebih 10 meter terjadi, di area persawahan turut Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Minggu (21/05/2023).
 
 
Semburan air bercampur belerang dari sumur bor yang diproyeksikan untuk pengairan pertanian tersebut hanya terjadi sekitar empat jam, mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.
 
Belum diketahui secara pasti penyebab timbulnya semburan air tersebut. Menurut keterangan Perangkat Desa setempat, pada Senin pagi (22/05/2023) telah dilakukan pengecekan oleh petugas dari dinas terkait, dan hasilnya air tersebut aman untuk pengairan pertanian warga.
 
 

Kondisi sumur bor di area persawahan Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, yang sempat menyembur namun kini sudah berhenti. Senin (22/05/2023). (Foto: Dok Istimewa)

 
Kepala Dusun Kunci, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Warsono (55), ditemui awak media di lokasi sumur tersebut menjelaskan bahwa pembuatan sumur bor tersebut merupakan program ketahanan pangan desa, yang nantinya akan dipergunakan untuk pengairan sawah milik warga desa setempat.
 
"Untuk mengairi pertanian," tutur Warsono.
 
 
Menurutnya, semburan air tersebut mulai terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan berhenti pada pukul 19.00 WIB. "Kurang lebih jam tujuh malam berhenti. Mulai terjadi semburan jam 3 sore," kata Warsono.
 
Warsono mengungkapkan bahwa sebagian besar sumur warga Desa Kunci, khususnya yang berada di sisi utara jalan raya Bojonegoro-Nganjuk, mulai dari Lapangan Desa Kunci ke timur, hampir semuanya berbau belerang.
 
"Ya keluar (bau belerang), cuma tidak seberapa. Di Desa Kunci, mulai lapangan sampai ke timur, yang bagian utara, rata-rata (sumur warga) mengandung belerang," kata Warsono.
 
Sementara saat ditanya dampak dari semburan air tersebut, Warsono menjelaskan bahwa air tersebut relatif aman bagi tanaman padi milik warga.
 
"Saat ini tidak mematikan tanaman. Tadi pagi sudah dicek sama dinas terkait, katanya aman." kata Warsono.
 
 

Kondisi sumur bor di area persawahan Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, yang sempat menyembur namun kini sudah berhenti. Senin (22/05/2023). (Foto: Dok Istimewa)

 
 
Sekadar diketahui, semburan air setinggi kurang lebih 10 meter terjadi pada Minggu (21/05/2023) sekitar pukul 15.30 WIB, di area persawahan turut Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
 
Semburan air bercampur belerang tersebut muncul saat dilakukan pengeboran sumur di area persawahan milik Tarjan, warga desa setempat, yang berjarak kurang lebih 800 meter dari pemukiman warga.
 
Meskipun mengandung belerang, air dari sumur tersebut dipastikan aman untuk pengairan sawah warga desa setempat. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1770422824.0673 at start, 1770422824.807 at end, 0.73961496353149 sec elapsed