News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Aturan ASN Berangkat Kerja Naik Sepeda Tiap Senin
  • Diduga Akibat Lilin, Kakek Penderita Sakit Lumpuh di Dander, Bojonegoro Meninggal Terbakar
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Balen, Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Rembesan Air Berbau Gas Muncul di Dalam Rumah Warga Ngasem, Bojonegoro
  • Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu
  • Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi
  • Tim Gabungan Ungkap Sederet Pemicu Kelangkaan LPG 3 Kg di Bojonegoro, Tindak Tegas Pangkalan Nakal
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Kembali CFD Minggu 29 Maret 2026
  • Ikon Lampu Mliwis Putih Percantik Jembatan TBT, Tim PJU Bojonegoro Siaga Penuh Selama Cuti Lebaran
  • Pemprov Jatim Berlakukan WFH bagi ASN Setiap Rabu Mulai 1 April 2026
  • Meninggal Malam Jumat Wage, Makam Warga Dander, Bojonegoro Dibongkar Orang Tak Dikenal
  • 3.378 Penumpang Naik-Turun di Stasiun Bojonegoro Hari Ini
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kepohbaru, Bojonegoro, Meninggal di Sawah
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Jalan Alternatif Lebaran Nyaman Dilewati
  • Dinkes Bojonegoro Jamin Layanan Medis Tetap Buka Selama Libur Lebaran
  • Warga Muhammadiyah Bojonegoro Laksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada 20 Maret 2026
  • Gelar Salat Idulfitri di 87 Lokasi, Muhammadiyah Bojonegoro Tekankan Toleransi
  • Semarak Ramadan di Bojonegoro, Street Muslim Fashion Show Jadi Ajang Kreativitas Menunggu Berbuka
  • 2 Motor 'Adu Banteng' di Kanor, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, 3 Lainnya Luka-luka
  • Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro
  • Lebaran Tinggal Hitungan Hari Lagi, Perbaikan Jalan di Jatim Capai 100 Km
  • Mie Instan Saat Buka Puasa, Praktis tapi Perlu Waspada
  • Banjir Genangi Jalan Raya di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
  • Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan, PMI Bojonegoro Bagikan Paket Sembako Bagi Pendonor
KLHK, UGM, dan Pertamina Resmikan Hutan Pertagama KHDTK Getas, di Blora

KLHK, UGM, dan Pertamina Resmikan Hutan Pertagama KHDTK Getas, di Blora

Blora – Setelah diserah terimakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 2016, Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Getas Ngandong seluas 10 ribu hektare, yang sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dan sebagian lainnya berada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kini mulai dikelola dengan sistem kerja sama multi stakeholder.
 
Kerja sama ini ditandai dengan Peresmian Hutan Pertagama (kolaborasi Pertamina Foundation dengan UGM Yogyakarta) pada Minggu sore (18/09/2022).
 
 
Peresmian dilakukan oleh Sekjen Kementerian LHK, Dr Ir Bambang Hendroyono MM bersama Direktur SDM Pertamina, Erry Sugiyarto, dan Rektor UGM Yogyakarta, Prof dr Ova Emilia PhD, di kawasan hutan Desa Getas, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.
 
Acara ini juga dihadiri Presdir Pertamina Foundation, Agus Mashud, Kepala Balai Restorasi Gambut dan Mangrove Indonesia, Ir Hartono MSc, Dirut Perhutani, Wahyu Kuncoro MM, Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi, dan Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono ST MH.
 
Peresmian dilakukan dengan penanda tanganan prasasti dan dilanjutkan penanaman pohon oleh seluruh tamu undangan secara bersama-sama.
 
Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa sarana pelayanan kesehatan, bibit tanaman, fasilitas seni budaya, kepada masyarakat desa setempat.
 
 
 
 
Sekjen Kementerian LHK Bambang Hendroyono, menyampaikan bahwa dirinya hadir mewakili Menteri LHK untuk meresmikan dimulainya kerja sama pemanfaatan lahan dan kawasan di area KHDTK Getas.
 
“Ini merupakan sebuah komitmen bersama, aksi kolaborasi sebagai upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia. Terima kasih Pertamina Foundation dan UGM yang telah berkomitmen untuk bersama-sama. Semoga hutan di Getas ke depan semakin hijau lestari dan bermanfaat untuk masyarakat,” ucap Bambang Hendroyono.
 
 
Rektor UGM Yogyakarta, Ova Emilia, yang hadir bersama Dekan Fakultas Kehutanan, menyampaikan bahwa luas KHDTK Getas ini mencapai 10.867,19 hektare. Dari keseluruhan luas tersebut, 8.646,10 hektar ada di wilayah Kabupaten Blora, sedangkan sisanya seluas 2.254,90 hektare berada di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
 
Jika sebelumnya hutan tersebut hanya ditanami pohon jati, kini mulai ditambah dengan berbagai varietas pohon buah-buahan dan pohon sahabat air, seperti mangga, jambu monyet, kepuh, pohon minyak kayu putih, dan lainnya.
 
"Ke depan hutan ini akan kita kembangkan bersama dengan Pertamina Foundation, tidak hanya untuk konservasi namun untuk penelitian, research, hingga pemberdayaan masyarakat,” tutur Ova Emilia.
 
 
Direktur SDM Pertamina, Erry Sugiyarto, didampingi Presdir Pertamina Foundation, Agus Mashud, menyampaikan bahwa pihaknya akan konsen dalam pelestarian hutan di Getas ini.
 
“Kegiatan ini kami namakan Project Blora. Ini melengkapi project Pertamina Foundation lainnya yang juga sedang dijalankan di Mahakam Bontang, Manokwari, dan Lembata NTT,” ujar Erry Sugiyarto.
 
Menurut Erry Sugiyarto, untuk di Getas Blora ini, selain mendukung penanaman pohon untuk konservasi blue carbon, Pertamina Foundation juga menyerahkan bantuan sepeda motor tril elektrik (daya listrik) yang ramah lingkungan untuk patroli hutan kepada Fakultas Kehutanan UGM.
 
“Kita juga pasang PLTS di Kampus Lapangan Fakultas Kehutanan UGM yang ada di Desa Getas ini. Harapannya di wilayah yang jauh dari kota ini, kebutuhan listriknya bisa tercukupi secara mandiri,” kata Erry Sugiyarto.
 
 
Sementara itu, Bupati Arief Rohman, mengapresiasi program Hutan Pertagama di KHDTK Getas ini. Dirinya menyatakan siap untuk mengawal kesuksesan program kolaborasi UGM dengan Pertamina Foundation ini.
 
“Tentunya kami siap mengawal program ini agar sukses dan tercapai tujuannya. Sehingga bisa berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Khususnya warga Desa Getas dan desa-desa di sekitarnya,” ucap Bupati Arief.
 
Pada kesempatan tersebut Bupati Arief sempat berdialog dengan warga Desa Getas, dan warga meminta kepada Bupati agar membangun akses jalan menuju Getas yang saat ini kondisinya rusak.
 
Menanggapi hal tersebut, Bupati menyampaikan bahwa akses jalan Randublatung-Getas, saat ini baru saja selesai pembangunan dari Pasar Randublatung ke selatan. Namun kerusakan masih ada menuju Getas.
 
"Semoga tahun depan bisa kita lanjutkan kembali. Karena saat ini kami bersama Bupati Ngawi sedang mengajukan bantuan peningkatan jalan akses tembus Blora-Ngawi ini ke Kementerian PUPR dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. Semoga dikabulkan,” tutur Bupati.
 
Usai peresmian, rombongan melihat instalasi panel PLTS di kampus lapangan Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta yang berada di utara Desa Getas. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1774966919.4985 at start, 1774966920.0215 at end, 0.52305603027344 sec elapsed