News Ticker
  • Edukasi Bahaya Merokok di SMP Muhammadiyah 06 Sugihwaras, Perkuat Penerapan KTR di Bojonegoro
  • 26 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Agustus 2026
  • Sosialisasikan Sistem Desil DTSEN, Anggota DPRD Bojonegoro Natasha Devianti Imbau Warga Rutin Pemutakhiran Data
  • IJTI Pantura Raya Kecam Intimidasi Perwira Polresta Tuban Terhadap Jurnalis
  • Kue Harga Seribuan di Padangan Ini Beromzet Puluhan Juta, Tembus Pasar Luar Daerah
  • Mekanisme Kerja Pelembab dan Solusi Medis untuk Bibir Kering
  • Cetak Generasi Qur'ani, Pemkab Bojonegoro Buka Pendaftaran Seleksi MTQ 2026
  • Tingkatkan Akurasi Bansos, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Digitalisasi Perlinsos dan IKD
  • 25 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 25 Agustus 2026
  • Inilah Alasan di Balik Gerakan Pilah Sampah Warga Desa Sudu, Kecamatran Gayam, Bojonegoro
  • Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026
  • FKUB Bojonegoro Gelar Doa Lintas Agama untuk Keselamatan Bangsa dan Pemimpin
  • 24 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Agustus 2026
  • Jelang Libur Peringatan Maulid Nabi, Ribuan Pelanggan Diproyeksikan Memadati Stasiun Bojonegoro
  • Jatuh dan Terlindas Truk, Pemotor di Baureno, Bojonegoro Meninggal Dunia
  • Potensi Budaya Lokal Margomulyo Terangkat lewat Pendaftaran HaKI Batik Lelaku Sulur Wungu
  • Gramedia Bojonegoro dan Perpus Jenggala Hadirkan Penulis Mahfud Ikhwan, Bagikan Pengalaman Berkarya
  • Menko PMK Pratikno Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Padangan Bojonegoro
  • 23 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Agustus 202
  • Ulasan Singkat Film Kungfu Soccer, Tak Sebagus Shaolin Soccer
Semburan Air Bercampur Lumpur dan Gas, Terjadi di Oro-Oro Kesongo, Kecamatan Jati, Blora

Semburan Air Bercampur Lumpur dan Gas, Terjadi di Oro-Oro Kesongo, Kecamatan Jati, Blora

Blora - Semburan air bercampur lumpur dan gas muncul di lokasi Wisata Geologi Kesongo, turut Dukuh Sucen Desa Gabusan Kecamatan Jati Kabupaten Blora, Kamis (27/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.
 
Dalam kejadian itu, seorang warga sempat menghirup gas dari semburan tersebut sehingga mengalami mual-mual. Selain itu, belasan hewan ternak milik warga setempat juga dilaporkan hilang, masuk atau tertelan luapan lumpur tersebut.
 
 
Kapolsek Jati, Polres Blora, AKP Bajuri, ketika konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ada seorang warga yakni, Warno (40) warga Desa Gabusan, yang sempat mual-mual akibat menghirup gas tersebut sehingga. Selanjutnya, korban dibawa ke puskesmas terdekat dan rawat jalan.
 
"Iya, ada yang seperti keracunan.Tadi sempat di bawa ke puskesmas terdekat. Tapi skrang sudah dibawa pulang" ujarnya
 
Kapolsek menjelaskan bahwa dari keterangan saksi Suyatin (46), warga Dukuh Sucen Desa Gabusan, peristiwa alam tersebut yang oleh masyarakat setempat disebut kurdo atau keluarnya air bercmpur lumpur dan gas dari dalam tanah tersebut terjadi Kamis (27/08/2020) sekira pukul 05.00 WIB pagi tadi.
 
"Kejadian sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian berlangsung sekitar 10 menit," tutur AKP Bajuri.
 
 
 
 

Semburan air bercampur lumpur dan gas di Dukuh Sucen Desa Gabusan Kecamatan Jati Kabupaten Blora. Kamis (27/08/2020)

 
Menurut saksi Warno, saat kejadian dia sedang mengeluarkan kerbaunya untuk digembalakan bersama ternak lainnya. Dia menggiring  kerbau untuk minum di rawa dekat pusat letusan.
 
Tiba-tiba dia merasakan tanah bergetar lalu pecah mengeluarkan lumpur dan melihat sebagian kerbaunya terkubur lumpur serta ternak lainnya berhamburan, sementara Warno berupaya menyelamatkan diri dengan berlari tanpa menghiraukan ternaknya. Sedang tiga orang saksi mata lainnya yaitu Sukimin, Kadis, dan Warino, yang berada di belakang kandang yang berjarak sekitar 50 meter, juga berlari menyelamatkan diri.
 
"Kerbau yang hilang tersebut milik Supri sebanyak 3 ekor, Sukimin 3 ekor, Parjono 3 ekor, Warno 3 ekor, Parji 3 ekor. Kemudian milik Samin 1 ekor, dan punya Kadis 3 ekor." tutur Warno.
 
 
 
Sementara itu, menurut keterangan warga di sekitar lokasi, peristiwa tersebut sudah sering terjadi. Dimungkinkan karena faktor alam.
 
Saat ini, semburan lumpur di Kesongo tersebut telah berhenti, namun belum dapat dipastikan berhetni sementara atau berhenti selamanya. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1787713513.3036 at start, 1787713513.6252 at end, 0.32167315483093 sec elapsed