News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Revitalisasi Alun-Alun senilai Rp 28 Miliar, Pohon Rindang Dipastikan Tetap Dipertahankan
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 36,3 M untuk 65 Paket Jembatan Tahun 2026
  • Gelar Rakerda II dan Workshop Menulis Buku, HIMPAUDI Bojonegoro Perkuat Sinergi Dukung Literasi dan Adminduk Anak
  • 26 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro 26 Juli 2026
  • Film Obession, Horror Kesepian Generasi Saat Ini
  • Bahas Isu Strategis Jatim, Komisi VII DPR RI dan Pemprov Soroti Industri, Pariwisata, hingga UMKM
  • Delapan Makanan Penurun Risiko Stroke Menurut Ahli Kesehatan
  • Truk Molen Tak Kuat Menanjak di Kedewan Bojonegoro, Sopir Meninggal Dunia Tergencet
  • FJTB Desak Presiden Prabowo Minta Maaf ke Insan Pers Buntut Sebutan Londo Ireng
  • Pemkab Bojonegoro Bekali KPM Gayatri Lewat Bimtek Budi Daya Ayam Petelur
  • Kisah Singkat Sosok Mbah Singonoyo, Tokoh Penyebar Islam di Desa Sukorejo
  • Pemdes Sukorejo Gelar Haul Eyang Singonoyo Selama Tiga Hari, Dorong Pelestarian Sejarah dan Gelar Bazar UMKM
  • 25 Juli dalam Catatan Sejarah
  • Prakirakan Cuaca Bojonegoro Sabtu 25 Juli 2026
  • Perkuat Tata Kelola Informasi Publik, Pemkab Bojonegoro dan KI Jatim Gelar SIPINTER Desa
  • Lulusan Bootcamp MC Dinpora Bojonegoro Sukses Unjuk Gigi di Berbagai Event Nasional
  • Kabar Baik bagi Penikmat Kopi, Peneliti Ungkap Minum Kopi Aman dan Sehat untuk Jantung
  • Sedekah Bumi Warga Kelurahan Sumbang, Gelar Pengajian Umum dan Bazar UMKM
  • BAZNAS RI dan Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan
  • Petani Bojonegoro Terima Bantuan Alsintan hingga Asuransi Tani
  • 24 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Media Gathering, Ajak Jurnalis Kenalkan Potensi Daerah
Mengambil Pelajaran dari Kisah Pernikahan Dini Anandhi

Sinetron India Anandhi

Mengambil Pelajaran dari Kisah Pernikahan Dini Anandhi

Oleh Fadhil

ANANDHI ialah sinetron india yang cukup popular. Popularitasnya mendukung sinetron ini sampai pada episode terakhirnya yang sangat panjang. Serial yang berjudul asli “Balika Vadhu” ini di India disebut – sebut sebagai Serial Dengan Episode Terpanjang Di India” memiliki 2200 lebih episode. Bayangkan, mulai tayang perdana pada tahun 2008 dan tamat pada tahun 2016 di India.

Kisah Anandhi dimulai dari cerita seorang anak yang dijodohkan oleh keluarganya di usia dini, yaitu Anandhi yang saat itu masih bersekolah di bangku SD. Dia harus segera meninggalkan sekolahnya karena dijodohkan dengan seorang anak bernama Jaqdish. Setelah beberapa tahun dijodohkan dan tinggal di rumah Jaqdish, Bairon dan Sumitra (orangtua Jaqdish) memutuskan untuk mengembalikan Anandhi ke rumahnya untuk menghindari hamil di usia muda.

Beberapa tahun kemudian, Anandhi yang kini sudah mulai beranjak dewasa atau remaja itu kembali ke rumah keluarga Jaqdish. Jaqdish memutuskan untuk kuliah, tetapi Jadish mulai mencintai seorang perempuan bernama Gauri dan lalu menikah. Tetapi, akhirnyapun mereka bercerai. Ia ingin kembali pada Anandhi, tetapi terlambat. Anandhi sudah mulai bersemi cintanya pada seorang kolektor yang bernama Shivraj shekkar. Di sisi lain, keluarga Jaqdish sudah memaafkan Jaqdish begitu pula Anandhi yang menjadi kepala desa Jaitsar dan tinggal dirumah Jaqdish sebagai anak bukan sebagai menantu. Anandhi menikah dengan Shivraj Shekkar. Jaqdish melarikan diri dari rumah dan bertemu dengan seorang wanita bernama Gangga.

Setelah beberapa hari pergi, Jaqdish kembali dan Gangga diterima di rumah jadish. Singkat cerita, Anandhi yang sudah dewasa tu pergi ke Baldarpur untuk menemui gurunya dulu. Namun, Anandhi menemukan manu (anak Gangga yang hilang) dan berhasil mendapatkannya setelah seluruh keluarga Rattan Sing (mantan suami gangga) ditangkap. Jaqdish yang awalnya akan dinikahkan dengan Sanchi (adik Shiv) akhirnya menikah dengan Gangga dan punya anak bernama Abimanyu. Saat Shiv meninggal, Anandhi punya anak bernama Nandhini dan Shivam.

Pada akhir episode, pada saat kremasi mayat Kalyani (nenek), Anandhi dan anaknya dikejar-kejar oleh seorang pria sampai ke sebuah jembatan. Anandhi menyuruh kedua anaknya melompat ke bawah jembatan untuk menghindari tembakan. Pada saat hendak menceburkan diri menyusul anaknya, Anandhi tertembak dan tercebur. Anak-anak Anandhi masih hidup. Namun, Anandhi meninggal.

Sinetron ini sebenarnya dibuat hanya untuk orang yang sudah cukup umur. Tetapi ada anak-anak yang menontonnya juga, termasuk saya hehehe. Tidak apa – apa, yang penting bisa mengambil pelajaran dan hikmah yang positif.

Tayangan ini mengajarkan kepada orang tua agar tidak menjodohkan anak di usia dini, apalagi perempuan. Anandhi juga mengajarkan kita untuk tidak terkungkung pada tradisi perjodohan dini.

Para Pemain: Anandhi kecil (Avika Gor), Anandhi remaja (Pratyusya Baneerjee), Anandhi dewasa (Toral Rasputra), Jaqdish kecil (Avinash Mukherejee), Jaqdish remaja (Shashank Vyas), Jaqdish dewasa (Shakti Anand).

Fadhil adalah siswa Kelas Ahmad Dahlan, kelas 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1785108083.718 at start, 1785108083.9569 at end, 0.23893904685974 sec elapsed