News Ticker
  • Ajak 76 ASN Purnatugas Bojonegoro Terima SK Pensiun
  • 24 Daerah di Jawa Timur Darurat Kekeringan
  • Jangan Lewatkan Besok! Pemkab Bojonegoro Gelar Jalan Sehat dan Senam Massal Peringati HAORNAS 2026
  • Bupati Setyo Wahono Minta Status Kabupaten Layak Anak Tak Sekadar Regulasi di Atas Kertas
  • 24 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 24 September 2026
  • Festival Literasi Digital 2026, Kolaborasi EMCL dan PDPM Bojonegoro Luncurkan Website
  • Pembakaran Sampah Diduga Pemicu Kebakaran Lahan di Mojokampung, Gudang Mebel Ikut Hangus
  • Warga Sudu, Gayam, Bojonegoro Mulai Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah
  • Sekolah Jurnalistik RPS Tuban, Bekali Pelajar Prinsip Dasar Jurnalistik di Era Disrupsi Informasi
  • Ditarget Beroperasi Maret 2027, Groundbreaking Proyek Mini LNG Plant di Bojonegoro Dimulai
  • Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Resmi Diluncurkan
  • Gandeng BBPMP Jatim, Disdik Bojonegoro Mantapkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
  • APBD Menyusut, Pemkab Bojonegoro Gembleng Kepala Desa Soal Akuntabilitas BKK Desa
  • Antisipasi Luapan Bengawan Solo, Dinsos Bojonegoro Gembleng Warga Desa Rawan Bencana
  • Di Festival Literasi Digital Pemuda Muhammadiyah, Wabup Bojonegoro Ajak Remaja Kritis dan Junjung Etika Bermedsos
  • 23 September dalam Catatan Sejarah Dunia dan Nasional
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 September 2026
  • Era Digital dan Mobile Journalism, Peluang Besar Jurnalis Muda Menjaga Kebenaran Informasi
  • Ancaman Kekeringan Meluas, Pemprov dan DPRD Jatim Perketat Antisipasi Puso di Kawasan Selatan
  • Sering Tanpa Gejala, Ini Alasan Batu Ginjal Tetap Berbahaya Meski Tidak Terasa Sakit
  • 22 September dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 22 September 2026
  • Lomba Desain Logo Hari Jadi Bojonegoro ke-349 Selesai Digelar, Ini Pemenangnya
Mancing Ikan, Seorang Anak di Balen, Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Tenggelam

Peristiwa Orang Tenggelam

Mancing Ikan, Seorang Anak di Balen, Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Tenggelam

Bojonegoro - Seorang anak bernama Muhammad Lausi Hakiki bin Heri Kiswanto (9) warga Dusun Jaticilik, Desa Penganten RT 018 RW 002, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Minggu (20/02/2022) pukul 10.30 WIB, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di sungai atau saluran irigasi yang tak jauh dari rumahnya.
 
 
Sebelumnya, korban sedang memancing ikan bersama teman-temannya. Diduga saat itu alat pancing milik korban jatuh ke sungai, sehingga korban turun ke sungai untuk mengambilnya.
 
Namun diduga karena korban tidak bisa berenang akhirnya korban terseret arus sungai dan tenggelam, hingga akhirnya korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
 
 

Petugas saat lakukan olah TKP di saluran irigasi tempat korban Muhammad Lausi Hakiki, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam. Minggu (20/02/2022) (foto: dok istimewa)

 
Kepala Dusun (Kasun) Jaticilik, Desa Penganten, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Kris Imam Baskoro Yunianto, kepada awak media ini menjelaskan bahwa awalnya korban sedang mencari ikan atau memancing di saluran irigasi Waduk Pacal, bersama dua orang temannya
 
"Anaknya mancing di aliran irigasi Waduk Pacal, bertiga sama temannya. Diduga alat pancingnya jatuh ke sungai lalu anaknya mau ambil itu. Entah terpeleset atau nyebur sendiri, lalu tenggelam." kata Kris Imam Baskoro Yunianto.
 
Mengetahui kejadian tersebut, kedua teman korban segera meminta tolong kepada warga yang ada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu mencari korban.
 
"Korban ditemukan kurang lebih 15 menit setelah tenggelam, dengan jarak kurang lebih 250 meter dari lokasi awal korban tenggelam, sudah dalam kondisi meninggal dunia." kata Kasun Jaaticilik, Kris Imam Baskoro Yunianto.
 
 
 

Petugas saat lakukan identifikasi mayat korban Muhammad Lausi Hakiki, yang ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam. Minggu (20/02/2022) (foto: dok istimewa)

 
Terpisah, Kapolsek Balen, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Simoen, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait adanya orang meninggal dunia akibat tenggelam.
 
Menurut Kapolsek, kronologi kejadian tersebut bermula pada Minggu (20/02/2022) pukul 08.30 WIB, korban Muhammad Lausi Hakiki bersama dengan 2 orang temannya yang bernama Fian (9) dan Ipan (10), pergi menuju ke saluran irigasi yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya, untuk memancing.
 
Sesampainya di lokasi kejadian, korban bersama kedua temanya memancing, namun alat pancing milik korban jatuh ke sungai, sehingga korban turun ke sungai untuk mengambilnya.
 
"Diduga karena korban tidak bisa berenang akhirnya korban langsung tenggelam dan terseret arus sungai," kata Kapolsek.
 
 
Mengetahui hal tersebut, kedua orang temannya ketakutan dan meminta tolong kepada warga sekitar. Selanjutnya warga berusaha untuk mencari korban, hingga akhirnya korban ditemukan sejauh kurang lebih 250 meter dari posisi awal tenggelam.
 
"Kemudian warga mengangkat korban ke permukaan, namun korban diketahui sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia. Selanjutnya mayat korban dibawa pulang ke rumah duka." kata Kapolsek.
 
Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan hasil identifikasi dan pemeriksaan petugas medis dari Puskesma Balen, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ata penganiayaan pada tubuh korban. "Penyebab kematian korban karena tenggelam,” kata Kapolsek.
 
 
Atas terjadinya peristiwa tersebut, keluarga korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan.
 
“Selanjutnya jenazah korban kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakaman.” kata Kapolsek Balen, AKP Simoen. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

Opini

Ketika TikTok Mulai Mendiagnosis Kita

PERNAH nggak sih kamu sedang mengusap layar ponsel, lalu menemukan video tentang tanda-tanda suatu kondisi kesehatan yang terasa, Loh, ini ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1790229874.359 at start, 1790229874.6704 at end, 0.311439037323 sec elapsed