Pemkab Bojonegoro Gelar Media Gathering, Ajak Jurnalis Kenalkan Potensi Daerah
Kamis, 23 Juli 2026 15:00 WIBOleh Tim Redaksi
Gelar Media Gathering 2026, Pemkab Bojonegoro Dorong Keterbukaan Informasi dan Promosi Potensi Daerah Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar media gathering dengan insan pers Rabu (22/07/2026) malam kemarin di di Pendopo Malowopati. Ajang ini digelar untuk menguatkan kolaborasi Pemkab dengan insan media. Insan media diharap selalu menyajikan berita yang tepercaya, presisi, serta berdaya edukasi bagi publik.
Forum tahunan ini mengusung tajuk Komunikasi Publik yang Adaptif di Era Digital: Membangun Kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah. Agenda tersebut turut dihadiri jajaran Asisten Daerah Setda Bojonegoro, para kepala OPD, direktur utama RSUD, pimpinan BUMD, serta puluhan jurnalis dari pelbagai media.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa jalinan komunikasi dan keterbukaan antara jajaran birokrasi dan insan media merupakan fondasi utama dalam memupuk kepercayaan warga terhadap deretan program pembangunan daerah. Ia menyebut wartawan sebagai mitra sejajar serta sahabat bagi jajaran pemerintah.
"Karena itu saya selalu berpesan kepada seluruh perangkat daerah agar memberikan pelayanan informasi sebaik mungkin kepada rekan-rekan media sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui komunikasi yang terbuka, kita dapat membangun ruang dialog yang sehat, konstruktif, serta menghadirkan informasi yang benar kepada masyarakat," ujar Bupati.
Di samping itu, Bupati mengajak para jurnalis untuk senantiasa memegang teguh kaidah jurnalistik berbasis data dan fakta di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, karya jurnalistik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan bakal mengokohkan kredibilitas media sekaligus reputasi pemerintah.
Pada momentum yang sama, Bupati memaparkan arah kebijakan strategis Pemkab Bojonegoro dalam menggembleng daya saing wilayah. Salah satunya lewat pembenahan sektor kesehatan sebagai daya tarik bagi warga luar daerah. Kehadiran fasilitas medis modern di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo seperti Digital Subtraction Angiography (DSA) hingga terapi stem cell diproyeksikan menjadikan Bojonegoro pusat rujukan medis. Langkah tersebut juga diperkuat lewat penjajakan kerja sama bersama Universitas Brawijaya guna menghadirkan Fakultas Kedokteran di Bojonegoro untuk memperkokoh iklim pendidikan dan kesehatan.
"Kami berharap media dapat ikut memperkenalkan berbagai potensi daerah yang dimiliki Bojonegoro," tambahnya.
Sejalan dengan hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bojonegoro Arif Afandy menyampaikan bahwa silaturahmi ini ditujukan untuk menyerap aspirasi sekaligus menyelaraskan pengelolaan komunikasi publik.
Ia menekankan pentingnya andil media dalam memublikasikan potensi lokal di bidang pariwisata, ekonomi kreatif, dan kesehatan guna menggerakkan roda ekonomi warga.
"Kami berharap sinergi yang telah terjalin bersama media semakin kuat sehingga penyampaian informasi pembangunan daerah dapat berlangsung secara terbuka, objektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan arahan Pak Bupati," kata Arif.































