News Ticker
  • Peringai Hari Santri Nasional 2026, PCNU Bojonegoro Gelar Jalan Sehat Bersarung
  • Sering Bikin Cemas, Dokter Gizi Ungkap Penyebab Berat Badan Stuck atau Naik Saat Menstruasi
  • Polres Bojonegoro Gelar Operasi Patuh Semeru 2026 Selama 14 Hari, Tilang Manual Mulai Diberlakukan Minggu Kedua
  • Ribuan Warga Padati Car Free Night di Alun-Alun, Kulineran Gratisa Sambil Nonton Sandur
  • 25 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 25 Oktober 2026
  • Inilah Cara Warga Bojonegoro Menabung Air untuk Musim Kemarau
  • Film Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki, Kisah Horror Berbalut Investigasi Jurnalistik yang Mencekam
  • Rutin Minum Teh Tekan Risiko Penyakit Jantung 11 Persen, Ini 4 Aturan Penyeduhan yang Tepat
  • Pemprov Jatim Gelar Deklarasi dan Edukasi Serentak Pelindungan Anak di Ruang Digital
  • Satpol PP Bojonegoro Imbau Warga Hindari Perhiasan Mencolok di Car Free Night
  • Rekayasa Lalu Lintas Car FRee Night, Ruas Jalan Alun-Alun Ditutup dan Tersedia Kantong Parkir Gratis
  • 24 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro24 Oktober 2026
  • Semarakkan HJB ke-349, Pemkab Bojonegoro Gelar Bojonegoro Youth Festival 2026 dan Bagikan 600 Voucher Gratis
  • Rumah Warga Kapas, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta
  • Bojonegoro Ikuti Verlap Penyelenggaraan PUG, Buktikan Program Berbasis Kesetaraan Gender
  • Kunjungi Ponpes Al-Fatimah, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja
  • Kasus Stunting pada Bayi di Blora Jadi Perhatian, Wabup Sri Setyorini Tekankan Pencegahan Sejak Dini
  • Kukuhkan Pengurus IPSM Blora 2026–2031, Bupati Arief Rohman Minta Persoalan Sosial Cepat Teratasi
  • Boleh Dikonsumsi Harian, Ini Aturan BPOM dan Dokter Gizi Soal Penggunaan Susu Kental Manis
  • Cegah Risiko Cyberbullying Hingga Eksploitasi, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi PP Tunas dan Program Perisai Anak
  • 23 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 23 Oktober 2026
Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengambil langkah strategis guna memangkas persentase pengangguran terbuka yang tercatat masih didominasi oleh para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan atau sederajat. Langkah konkret ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Tim Koordinasi Daerah Vokasi serta Bursa Kerja Khusus yang berlangsung di Ruang Angling Dharma Gedung Pemkab Bojonegoro pada hari Senin (08/06/2026) kemarin. Pertemuan tersebut dihadiri oleh puluhan perwakilan dari jajaran birokrasi, akademisi perguruan tinggi, asosiasi sektor industri, hingga puluhan perwakilan pengelola bursa kerja sekolah untuk menyamakan persepsi mengenai kebutuhan riil pasar kerja saat ini.

Dalam forum koordinasi tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan apresiasi mendalam kepada semua elemen yang terlibat aktif dalam upaya penurunan angka pengangguran di wilayahnya. Keberhasilan menurunkan tingkat pengangguran ini dinilai sebagai buah dari integrasi yang solid antara kebijakan daerah, dukungan pemerintah provinsi, serta komitmen dari dunia pendidikan dan pelaku usaha.

“Alhamdulillah, Bojonegoro mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur atas capaian penurunan angka pengangguran. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kerja sama yang selama ini dibangun mampu memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Nurul Azizah memaparkan bahwa arah kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini memang memprioritaskan penyelesaian isu pengangguran, akselerasi nilai Indeks Pembangunan Manusia, penanggulangan kemiskinan, peningkatan taraf hidup warga, hingga aspek konektivitas wilayah. Di tengah dinamika penyesuaian dana transfer pusat, seluruh pemangku kebijakan dituntut melahirkan terobosan baru agar target jangka menengah daerah tetap terealisasi.

“Semua target pembangunan yang tertuang dalam RPJMD harus dicapai melalui program yang terukur. Karena itu diperlukan sinergi yang kuat, termasuk antara sekolah vokasi, dunia usaha, dan pemerintah,” katanya.

Dengan potensi ratusan lembaga SMK dan puluhan ribu pelajar di Bojonegoro yang meluluskan ribuan angkatan kerja baru setiap tahun, ketepatan program pelatihan kerja menjadi kunci utama. Pemkab Bojonegoro menekankan agar orientasi pelatihan tidak sekadar memenuhi kuota formalitas belaka, melainkan bertumpu pada asas kemanfaatan jangka panjang.

“Yang mengikuti pelatihan benar-benar masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dan setelah pelatihan mendapatkan pendampingan hingga bisa bekerja atau mandiri. Jangan hanya mengejar jumlah peserta, tetapi harus menghasilkan manfaat yang nyata,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro Mahmudi membenarkan bahwa sektor lulusan vokasi masih menyumbang angka pencari kerja tertinggi. Kondisi tersebut menuntut adanya sinkronisasi kurikulum sekolah agar sejalan dengan kualifikasi industri, di samping memaksimalkan fungsi bursa kerja di lingkungan sekolah.

Berdasarkan data pelacakan, kontribusi puluhan bursa kerja yang aktif di Bojonegoro telah berhasil menyalurkan ribuan tenaga kerja ke berbagai sektor industri, dengan capaian tertinggi dicatatkan oleh beberapa SMK negeri di wilayah Purwosari, Kasiman, dan Bojonegoro kota. Sebagai penunjang, pihak Disperinaker juga konsisten menggulirkan program pameran bursa kerja berskala kecil maupun besar, sertifikasi kompetensi, penyediaan ruang konsultasi karir, hingga perluasan akses informasi lowongan kerja secara masif.

 

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1792916905.6268 at start, 1792916906.1321 at end, 0.50527000427246 sec elapsed