News Ticker
  • Warga Blora Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Masjid di Bojonegoro Kota
  • Komunitas Dangdut Bojonegoro Bakal Ajak Goyang Masyarakat di Pantes Budal 7
  • Lolos Seleksi KPK RI, Mahasiswa Asal Dander Bojonegoro Ikuti Bootcamp Antikorupsi Nasional
  • 17 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 17 Juli 2026
  • Optimalkan Pajak Kendaraan Bermotor, Pemkab Blora Sinergi dengan Bapenda Jateng Percepat Pembangunan
  • Pemprov Jatim Dorong Penetapan KH Muhammad Yusuf Hasyim Sebagai Pahlawan Nasional Tahun Ini
  • Angka Kasus Batu Ginjal di Bojonegoro Cukup Tinggi, Masyarakat Perlu Waspada dan Paham Pencegahannya
  • 1.556 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Gelar KKN SDGs Pemuda Berdampak di Bojonegoro
  • 16 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini
  • Maling Motor di Gudang J&T Cargo Baureno Babak Belur Dihajar Massa, Pelaku Berhasil Ditangkap di Sawah
  • Kementerian HAM Kantor Wilayah Jawa Timur Gelar Analisa dan Evaluasi Produk Hukum Daerah di Bojonegoro
  • 4 Mouse Wireless Logitech M650 Terbaik
  • Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Bojonegoro Ikuti Evaluasi EPSS 2026 Bersama BPS
  • Depresi dan Cemas Bisa Pangkas Harapan Hidup Hingga 20 Tahun
  • 15 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Juli 2026
  • Dekranasda Bojonegoro Promosikan Produk Unggulan UMKM Makassar
  • 200 Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar KKN di Bojonegoro, Fokus Mengabdi di Kanor dan Sumberrejo
  • Siapkan Lulusan SMA dan SMK Masuk Dunia Kerja, Disperinaker Bojonegoro Gelar Career Booster Session
  • 14 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Juli 2026
  • Masa Libur Sekolah 2026, Volume Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Naik 13 Persen
Ratusan Pesilat Berebut Tiket Puslatda Jatim dalam Kejurprov Pencak Silat 2026 di Surabaya

Ratusan Pesilat Berebut Tiket Puslatda Jatim dalam Kejurprov Pencak Silat 2026 di Surabaya

Jawa Timur - Gelora Pancasila Surabaya menjadi saksi dimulainya persaingan ketat ratusan pesilat dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Piala Bergilir 2026 yang berlangsung pada 17 hingga 21 Mei 2026. Ajang bergengsi yang diinisiasi oleh Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Jawa Timur ini diikuti sebanyak 390 atlet yang datang dari 37 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Jawa Timur. Kompetisi ini menempati posisi strategis sebagai fondasi utama pembinaan sekaligus penyaringan talenta lokal menuju gelaran PRAPON 2027 dan PON 2028.

Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, menjelaskan bahwa turnamen ini memiliki fungsi krusial yang lebih luas daripada sekadar perebutan piala. Menurutnya, ajang ini dirancang sebagai sistem seleksi terukur bagi para pesilat yang nantinya akan diproyeksikan mengisi skuad utama Jawa Timur pada pesta olahraga multievent tingkat nasional yang akan datang.

“Kejuaraan ini menjadi bagian dari seleksi atlet menuju PRAPON 2027 dan PON 2028. Dari hasil Kejurprov ini nanti akan dipersiapkan atlet-atlet yang masuk puslatda untuk mewakili Jawa Timur,” ujarnya Minggu,(17/05/2026).

Langkah mandiri terpaksa diambil oleh IPSI Jawa Timur demi menjamin keberlangsungan pembinaan atlet di daerah. Bambang Haryo mengungkapkan bahwa fluktuasi atau penyusutan anggaran keolahragaan yang bersumber dari KONI maupun Dispora tidak boleh menjadi penghambat bagi regenerasi prestasi. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal program latihan secara swadaya karena esensi silat mencakup ranah yang sangat luas bagi kepribadian atlet.

“Kami melakukan pembinaan dan puslatda secara mandiri. Pencak silat bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga membentuk kedisiplinan, budaya, kesantunan, dan karakter generasi muda,” kata Bambang Haryo.

Keyakinan tinggi pun diusung oleh kepengurusan IPSI Jawa Timur mengenai capaian target pada PON yang akan datang. Setelah pada edisi sebelumnya Jawa Timur baru mampu membawa pulang dua medali emas, untuk periode mendatang target tersebut ditingkatkan secara signifikan menjadi lebih dari empat medali emas. Jaminan mutu ini didasari oleh kombinasi komposisi skuad yang dihuni oleh para petarung senior berpengalaman internasional serta determinasi tinggi dari para pesilat muda yang baru muncul.

“Kami masih memiliki atlet-atlet kelas dunia seperti Sara, Amri, hingga Maududi, ditambah atlet-atlet muda potensial. Kami yakin Jawa Timur bisa kembali menjadi kekuatan besar pencak silat nasional,” tegasnya.

Respons positif dan dukungan penuh mengalir dari komite olahraga tertinggi di provinsi ini. Ketua KONI Jawa Timur, Nabil, menyampaikan ekspektasi besarnya terhadap kuantitas peserta Kejurprov kali ini yang dinilai sangat luar biasa. Banyaknya jumlah atlet yang turun gelanggang diharapkan mampu berbanding lurus dengan lahirnya kualitas performa yang merata dan peningkatan prestasi pencak silat Jawa Timur secara umum di panggung nasional.

“Selamat bertanding, selamat berkompetisi, dan membawa nama baik daerah masing-masing. Kami berharap kalian bisa menjadi juara dan membawa harum nama Jawa Timur,” ujarnya memberi semangat kepada para atlet.

Lebih lanjut, Nabil memberikan penghormatan atas dedikasi serta kepemimpinan Bambang Haryo di tubuh IPSI Jawa Timur yang dinilai sangat agresif dalam menggulirkan kompetisi lewat jalur mandiri. Keberanian melakukan terobosan ini dianggap sebagai solusi jitu karena kematangan seorang atlet tidak pernah bisa dibentuk hanya melalui rutinitas latihan di dalam padepokan, melainkan harus ditempa lewat atmosfer pertandingan yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Kami berharap kejuaraan seperti ini bisa digelar minimal beberapa kali dalam setahun. Atlet harus terbiasa bertanding agar mental dan kemampuan mereka semakin terasah,” tandasnya.

Perhelatan Kejurprov 2026 ini diharapkan menjadi cetak biru yang sukses dalam menjaga tradisi medali bagi kontingen Jawa Timur. Melalui turnamen ini, jajaran pelatih dan pengurus memiliki waktu yang cukup untuk memetakan kekuatan serta melakukan evaluasi menyeluruh sebelum para atlet terbaik dikirim ke pemusatan latihan daerah jangka panjang.

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

15 Juli dalam Sejarah

Tahukah Anda

15 Juli dalam Sejarah

Tanggal 15 Juli menyimpan banyak catatan penting dalam lembaran sejarah dunia dari berbagai era. Mulai dari penemuan arkeologi yang mengubah ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784283752.6539 at start, 1784283752.987 at end, 0.33306503295898 sec elapsed