News Ticker
  • DPRD Bojonegoro Matangkan 13 Raperda Propemperda 2027, Lindungi Kekayaan Intelektual Hingga Pangan Daerah
  • Angkat Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Festival Geopark Bojonegoro 2026 #2
  • 5 November dalam Catatan Sejarah
  • Lomba Sains Anak Bojonegoro: Wahana untuk Menggali Potensi, Kreativitas, dan Jiwa Inovator Anak
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 05 November 2026
  • Wabup Nurul Azizah Beberkan Empat Prioritas Pembangunan Bojonegoro di Tengah Penyesuaian APBD
  • Garasi SPPG di Temayang, Bojonegoro Roboh, 2 Mobil Operasional dan 10 Motor Karyawan Tertimpa Reruntuhan
  • Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Tegaskan Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas
  • Bojonegoro Raih Dua Penghargaan ATM Award 2026 di Bandung
  • BPOM Intensifkan Pengawasan Pemanis Alami Stevia Tetes, Ingatkan Batas Konsumsi Harian
  • Pemkab Bojonegoro dan Perhutani Siapkan Reboisasi Masif, Targetkan Tanam 1,8 Juta Pohon
  • Disepakati Aklamasi di Paris, Geopark Bojonegoro Direkomendasikan Jadi UNESCO Global Geopark
  • Satpol PP Bojonegoro Sosialisasikan Regulasi Cukai di Trucuk, Ajak Linmas dan Pedagang Gempur Rokok Ilegal
  • Ratusan Peserta Antusias Ikuti Vaksinasi HPV Terjangkau oleh DWP Bojonegoro
  • 4 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 04 November 2026
  • Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!
  • Pemkab dan Kwarcab Bojonegoro Gelar FGD Penyelarasan Program Kepramukaan Lintas Sektor
  • Pemkab Bojonegoro Perluas Akses Layanan Kesehatan Gratis, Wabup Nurul Sebut AHH Naik Jadi 75 Tahun
  • Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 2 Taruna Pamong Praja, Kapolres Bojonegoro Ajak Pelajar Bijak Bermedsos
  • Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Bojonegoro Gelar Pasar Murah Lewat Program PASS ISYA’ di Trucuk
  • Pemkab Bojonegoro Perkuat Pelindungan Anak di Ranah Digital Tindak Lanjuti SE Gubernur Jatim
  • 3 November dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 3 November 2026
Penanganan Longsor Bengawan Solo di Blora Ditargetkan Selesai Akhir Bulan Mei

Penanganan Longsor Bengawan Solo di Blora Ditargetkan Selesai Akhir Bulan Mei

Blora - Bupati Blora, H Arief Rohman didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Ir Samgautama Karnajaya, lakukan sidak atau kunjungan lapangan pembangunan infrastruktur penanganan longsor Sungai Bengawan Solo yang ada di Desa Gadon, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Senin (06/05/2024).
 
Setibanya di lokasi, Bupati langsung turun mengecek tanggul Bengawan Solo yang telah dipadatkan kembali. Hanya saja saat Bupati datang bertepatan dengan jam istirahat kerja sehingga tidak nampak pekerja proyek yang sedang melakukan kegiatan konstruksi.
 
 
Di depan Bupati, Ir Samgautama Karnajaya menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Pekerjaan penanganan longsoran ini ditarget selesai pada akhir bulan nanti.
 
"Kemarin alat berat sudah dikerahkan untuk mengeruk jalan yang longsor dan dipadatkan. Saat ini plat plat besi yang akan ditancapkan untuk penguat tanggul sudah datang, nanti akan digunakan untuk memperkuat tanggul yang longsor. Targetnya nanti akhir bulan bisa selesai," ucap Samgautama.
 
 
Menurutnya, saat longsorannya dikeruk, ternyata ada gorong gorong-gorong lama di bawah jalan. Kemungkinan ini yang mendorong terjadinya longsor karena banyak air mengalir dari perkampungan menuju Bengawan Solo melewati bawah jalan.
 
“Nanti gorong gorongnya akan diperbaiki juga," tutur Samgautama.
 
Selama perbaikan tersebut, masyarakat tidak bisa melintasi jalan. Harus berputar ke desa sebelah, khususnya untuk kendaraan roda empat. Sedangkan roda dua dibuatkan jalan alternatif darurat di sebelah barat lokasi longsor.
 
 
 
 
Sementara itu, Bupati Arief Rohman pun menyambut baik tindakan cepat BBWS Bengawan Solo dalam menangani tanggul longsor yang memutus jalan kabupaten di wilayah Cepu menuju Kedungtuban ini.
 
"Jalan kabupaten ini menjadi alternatif penghubung Cepu menuju Kedungtuban bagian selatan, seperti Klagen, Panolan, Sidorejo dll. Terima kasih atas sinerginya BBWS Bengawan Solo, terima kasih Pak Kepala Balai, begitu juga Pak Menteri PUPR. Semoga perbaikannya berjalan lancar," ucap Bupati.
 
Setelah longsor diperbaiki, Bupati ingin jalan yang terputus bisa disambungkan kembali.
 
"Ini kan tadinya jalan beton, kemudian longsor sekitar 20 meteran. Setelah nanti tanggulnya selesai diperbaiki, kalau bisa jalannya dibangun juga lagi. Minimal diaspal hotmix dulu biar nyaman dilalui. Karena kalau harus dibeton lagi seperti semula, butuh anggaran besar. Dipilih yang cepat agar masyarakat bisa segera melintasi jalan lagi," tutur Bupati.
 
 
Untuk diketahui, longsor yang terjadi pada awal Maret 2024 silam itu, mengakibatkan jalan kabupaten ruas Ngloram-Gadon berupa rigid beton terputus. Karena tanah dasar jalan tergerus aliran Bengawan Solo. Sehingga saat itu Bupati langsung sidak lokasi dan menghubungi Kepala BBWS Bengawan Solo agar bisa dibantu perbaikannya.
 
Kepala Desa (Kades) Gadon, Kecamatan Cepu, Akub, menyampaikan terima kasih atas penanganan longsor tersebut.
 
"Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang cepat melobi pusat agar longsor di Desa kami bisa segera diperbaiki. Sekitar satu bulan setelah kejadian langsung ada penanganan. Biasanya kalau pusat prosesnya lama. Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati atas perjuangannya," ucap Kades Gadon Akub.
 
Selain lokasi ini, saat ini longsoran Bengawan Solo di Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban juga sedang dalam perbaikan dari PUPR SDA Bengawan Solo. (teg/imm)
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793851293.7475 at start, 1793851295.3353 at end, 1.587739944458 sec elapsed