Pemkab Bojonegoro Mulai Verifikasi dan Validasi DTSEN Serentak di Seluruh Desa
Usai Panen Jagung, Seorang Petani di Bubulan, Bojonegoro Ditemukan Meninggal Tenggelam
Kecelakaan di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pengendara Sepeda Listrik Meninggal
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis Rp 14.000 jadi Rp 2.954.000 per Gram
Pleret, Jajalan Tradisional Langka yang Gurih dan lembut
Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Naik Rp 20.000 jadi Rp 2.940.000 per Gram
Polres Bojonegoro Gelar Ramp Check Bus AKAP di Sembilan Pool, Persiapan Jelang Operasi Ketupat
Momentum Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Blora Gelar Jumat Berkah
Datang di Bojonegoro, Mahasiswa Perminyakan ITB Belajar dari Lapangan Banyu Urip
Reses Anggota DPRD Bojonegoro Sudiyono, Dorong Warga Dapilnya Aktif Pengusus Koperasi Desa Merah Putih
Kasus PMK Kembali Merebak di Bojonegoro, 86 Ekor Sapi Terinfeksi dan 6 Ekor Mati
Pemerintah Tekankan Koordinasi Lintas Daerah demi Percepatan Penurunan Stunting Nasional 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 64.000 jadi Rp 2.920.000 per Gram
Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Guru Ponpes Attanwir, Meninggal Dunia
Reses DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto Fokus Infrastruktur dan Pertanian
Musrenbang Kecamatan Trucuk Bojonegoro 2026 Berjalan Kondusif
Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Anjlok Rp 100.000 jadi Rp 2.856.000 per Gram
Diduga Akibat Korsleting Sistem Kelistrikan, Sebuah Mobil di Bojonegoro Kota Hangus Terbakar
Erix Maulana Gelar Reses Masa Sidang I, Tekankan Pengelolaan BKK Desa yang Transparan
Tertabrak Truk, Seorang Pemotor Anak di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal
Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.956.000 per Gram
5 Februari dalam Sejarah
Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Ratusan Rumah Warga Tergenang
Diduga Sesak Napas Kambuh, Seorang Kakek Warga Pati Meninggal saat Beli Semangka di Balen, Bojonegoro
Berita Populer
Penemuan Mayat
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Hutan Ngraho, Bojonegoro
Rabu, 27 Desember 2023 11:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Sesosok mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya (Mr X), ditemukan di kawasan hutan turut Desa Bancer, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Rabu (27/12/2023) pukul 05.00 WIB.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga desa setempat yang saat itu hendak buang air besar di kamar mandi di belakang rumah.
Saat itu, saksi melihat ada orang tergeletak di samping warungnya dengan telentang. Dan setelah dilakukan pengecekan, ternyata orang tersebut telah meninggal dunia, sehingga penemuan mayat tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), selanjutnya mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, identitas mayat tersebut masih belum diketahui, karena petugas tidak menemukan kartu identitas pada diri korban.
Petugas saat lakukan olah TKP penemuan mayat laki-laki di kawasan hutan di Desa Bancer, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Rabu (27/12/2023). (Aset: Istimewa)
Kapolsek Ngraho, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Eko Bambang Riyadi SH, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait penemuan mayat di kawasan hutan di wilayah Desa Bancer, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.
Menurutnya, kronologi penemuan mayat tersebut bermula pada Rabu (27/12/2023) sekitar pukul 05.00 WIB, seorang warga bernama Sumaji (56), hendak buang air besar di kamar mandi di belakang rumah atau warung miliknya.
“Saat itu saksi melihat orang dengan posisi tergeletak di samping warung miliknya.” kata AKP Eko Bambang Riyadi.
Mengetahui kejadian tersebut, selanjutnya saksi Sumaji segera membangunkan istrinya yang bernama Wiwik Nuraini (51), untuk diajak bersama-sama melakukan pengecekan terhadap orang tersebut.
“Saat dicek, orang yang sedang tergeletak tersebut sudah dalam posisi kaku atau sudah meninggal dunia,” kata AKP Eko Bambang Riyadi.
Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Kepala Desa setempat dan diteruskan ke kepolisian sektor (Polsek) Ngraho.
Kapolsek menjelaskan dari hasil identifikasi dan olah TKP, diketahui ciri-ciri mayat jenis kelamin laki-laki, perawakan kurus, rambut pendek warna hitam. Korban mengenakan kaus warna biru telur bebek dan celana pendek warna hitam.
“Belum diketahui identitasnya,” kata Kapolsek.
Kapolsek menambahkan bahwa karena identitas mayat tersebut masih belum diketahui, selanjutnya mayat tersebut dibawa ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Mayat dibawa ke RSUD Sosodoro Bojonegoro untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolsek.
Melalui media ini, Kapolsek juga meminta bantuan kepada masyarakat di Bojonegoro maupun di luar Bojonegoro, apabila mengenal atau mengetahui identitas korban sesuai dengan ciri-ciri tersebut di atas, diminta bantuannya untuk segera menghubungi RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. (red/imm)
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...