News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Mulai Verifikasi dan Validasi DTSEN Serentak di Seluruh Desa
  • Usai Panen Jagung, Seorang Petani di Bubulan, Bojonegoro Ditemukan Meninggal Tenggelam
  • Kecelakaan di Temayang, Bojonegoro, Seorang Pengendara Sepeda Listrik Meninggal
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis Rp 14.000 jadi Rp 2.954.000 per Gram
  • Pleret, Jajalan Tradisional Langka yang Gurih dan lembut
  • Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Naik Rp 20.000 jadi Rp 2.940.000 per Gram
  • Polres Bojonegoro Gelar Ramp Check Bus AKAP di Sembilan Pool, Persiapan Jelang Operasi Ketupat
  • Momentum Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Blora Gelar Jumat Berkah
  • Datang di Bojonegoro, Mahasiswa Perminyakan ITB Belajar dari Lapangan Banyu Urip
  • Reses Anggota DPRD Bojonegoro Sudiyono, Dorong Warga Dapilnya Aktif Pengusus Koperasi Desa Merah Putih
  • Kasus PMK Kembali Merebak di Bojonegoro, 86 Ekor Sapi Terinfeksi dan 6 Ekor Mati
  • Pemerintah Tekankan Koordinasi Lintas Daerah demi Percepatan Penurunan Stunting Nasional 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 64.000 jadi Rp 2.920.000 per Gram
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Guru Ponpes Attanwir, Meninggal Dunia
  • Reses DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto Fokus Infrastruktur dan Pertanian
  • Musrenbang Kecamatan Trucuk Bojonegoro 2026 Berjalan Kondusif
  • Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Anjlok Rp 100.000 jadi Rp 2.856.000 per Gram
  • Diduga Akibat Korsleting Sistem Kelistrikan, Sebuah Mobil di Bojonegoro Kota Hangus Terbakar
  • Erix Maulana Gelar Reses Masa Sidang I, Tekankan Pengelolaan BKK Desa yang Transparan
  • Tertabrak Truk, Seorang Pemotor Anak di Sumberrejo, Bojonegoro Meninggal
  • Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2.956.000 per Gram
  • 5 Februari dalam Sejarah
  • Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Ratusan Rumah Warga Tergenang
  • Diduga Sesak Napas Kambuh, Seorang Kakek Warga Pati Meninggal saat Beli Semangka di Balen, Bojonegoro
Hujan Deras di Cepu Rendam Ratusan Rumah Warga

Hujan Deras di Cepu Rendam Ratusan Rumah Warga

Blora- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Selasa (13/12/2023) malam, mengakibatkan luapan sungai Ngareng dan Sungai Putat di kawasan Taman Siswa merendam ratusan rumah.

Banjir merendam 660 rumah di empat kelurahan, yaitu Kelurahan Cepu, Balun, Tambakromo, dan Karangboyo.

Pusat Penanggulangan Bencana Daerah Operasional (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Blora menyampaikan informasi bahwa ketinggian air di pemukiman warga bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga 150 sentimeter.

Di Kelurahan Cepu, ketinggian air mencapai 100 sentimeter dan merendam 107 rumah. Fasilitas umum berupa kantor kelurahan terendam 50 cm. Tim juga melakukan evakuasi lansia.

Di Kelurahan Balun, ketinggian air mencapai 150 sentimeter dan merendam 350 rumah. Di Kelurahan Tambakromo, ketinggian air mencapai 100 sentimeter dan merendam 125 rumah, dan merendam akses jalan kelurahan sepanjang 500 meter.

Jembatan penghubung antar dukuh juga ambrol wilayah Megalrejo dan Perumahan BRI. Tembok perumahan Grand Maharani jebol sepanjang 25 meter. Kemudian pohon tumbang jenis asem roboh menutup akses jalan kelurahan.

Sementara itu, di Kelurahan Karangboyo, ketinggian air mencapai 100 sentimeter dan merendam 78 rumah, fasilitas umum sekolah dan lainnya juga terendam.

Dalam laporannya, BPBD Kabupaten Blora bersama relawan lainnya telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. di Kelurahan Cepu dievakuasi ke tempat yang lebih aman, yaitu ke rumah saudara atau kerabatnya.

Selain itu, dua bayu di Kelurahan Tambakromo juga dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

"Kami dari tim BPBD sudah mengevakuasi dua bayi di Kelurahan Tambakromo. Dan tadi malam melakukan penyisiran-penyisiran di sekitar lokasi," ungkap anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Triyono.

TRC BPBD Kabupaten Blora juga telah melakukan asesment dan pendataan terhadap warga yang terdampak banjir. Berdasarkan hasil asesment, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Arus deras dan debit air yang tinggi menjadi faktor yang memperparah kondisi banjir," kata dia.

Hingga pukul 23.45 WIB, seluruh wilayah melaporkan kondisi air surut. Warga terdampak banjir mulai membersihkan rumah mereka masing-masing.(teg/toh)

Reporter: Priyo, S Pd

Editor: Mohamad Tohir

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1770924097.9217 at start, 1770924098.3623 at end, 0.44060206413269 sec elapsed